Lagi Ya, Bu..


Satu Cukup

Akmal baru lahir
Akmal baru lahir

“Sudah ah, satu aja anaknya. Aku kasihan lihat kamu tadi meregang nyawa” ungkap suami beberapa hari setelah aku melahirkan anak pertama kami, Akmal.

Kalimat tersebut masih segar terngiang di telingaku tatkala suami menyodorkan proposal untuk menambah anak lagi. Katanya anaknya cukup satu saja, eh ini kenapa tiba tiba beliau mau punya anak lagi saat Akmal masih belajar tengkurap. Ternyata keinginan punya satu anak cuma bertahan 4 bulan saja.

Kalau aku hamil lagi, apakah rasa sayangmu akan bertambah berkali-kali lipat?” Tanyaku iseng.

Hamil Itu Nikmat

Sekarang umur Akmal sudah hampir 2 tahun. Masih teringat hamil Akmal bisa terbilang cukup teringat mulus nyaris tanpa hambatan. Test pack positif, tanpa mual, dan tanpa muntah. Paling paling pusing sebentar kalau telat makan. Makan apapun masuk. Hamil ‘kebo’, begitu orang-orang bilang.

Perut mulai membesar tapi tetap bisa jalan-jalan
Perut mulai membesar tapi tetap bisa jalan-jalan

Masuk kehamilan 37 minggu, saatnya test VT (Vagina Toucher) untuk melihat bagaimana ukuran lebar panggul. Tidak aku bayangkan sebelumnya, bahwa periksa dalam/VT ini rasanya sedap sekali. Pegal, panas, nyeri campur jadi satu. Selesai VT, aku lihat sarung tangan bidan berlumur darah segar.

“Panggulnya bagus Bu dan lebar. Insya Allah bisa lahiran dengan normal ya” Ibu Bidan menenangkanku, sepertinya Beliau melihat garis-garis kecemasan di mukaku.

Rupanya ada cara supaya VT ini tidak terasa terlalu sakit. Kuncinya ada pada diri sang Ibu. Jika Ibu merasa tenang dan rileks, VT akan mudah dilakukan. Buka mulut dan senyum lebar. Yakinkan pikiran (semacam hipnotis) bahwa VT akan terasa nikmat. Tarik nafas yang dalam dan hembuskan pelan-pelan. Tidak lupa berdoa dan pasrah kepada Yang Kuasa.

Belajar dari pengalaman VT tersebut, aku mengambil hikmah bahwa ternyata pemberdayaan diriku belum maksimal. Masih ada kurang lebih 3 minggu menuju persalinan. Tidak ada kata terlambat. Meskipun sejak awal kehamilan, kami sudah berusaha bahu membahu memberdayakan diri, kini saatnya kami menambah kadar semangat dan ilmu agar bisa mendapatkan persalinan yang ramah terhadap ibu dan bayi. Kami lahap lagi buku-buku melahirkan tanpa rasa sakit, persiapan persalinan, sampai buku-buku parenting. Jalan pagi, senam hamil, yoga sederhana juga rutin aku jalankan.

Suami Juga Turut Memberdayakan Diri dengan Ikut Membaca Buku Persalinan
Suami Juga Turut Memberdayakan Diri dengan Ikut Membaca Buku Persalinan

Melahirkan Juga Tak Kalah Nikmat

Kehamilan 39w2d. Selepas magrib kudapati beberapa bercak darah menetes membasahi celana dalamku. I now its the time. 

“Sudah pembukaan 3 Bu” Sebut Bu Bidan begitu aku sampai di klinik bersalin tempatnya praktek. “Kalau lancar tengah malam nanti sudah bisa lahir bayinya” begitu tambahnya.

Sudah mulai pembukaan, tapi masih bisa senyum-senyum
Sudah mulai pembukaan, tapi masih bisa senyum-senyum

Pembukaan demi pembukaan aku lewati menit demi menit. Untuk mempercepat pembukaan, aku bolak balik keluar masuk klinik dan aku sempatkan untuk tidur di pembukaan 6 supaya masih ada tenaga untuk mengejan. Terdengar sayup-sayup Ibu Bidan melantunkan ayat suci Al Quran diselingi dengan murotal. Sejuk. Bertambahlah ketenangan dan keromantisan, ketika Ibu Bidan mulai menyalakan tiga api lilin. Benarlah tiga lilin ini yang menjadi saksi syahdu pertemuan kami dengan si kecil.

***

Jadi gimana Bu, nikmat kan hamil dan melahirkan? Lagi yaa” goda suami.

Apaan sih” cubitan pun mendarat gemas di lengannya. 

“Tulisan ini diikutsertakan dalam GA Hamil dan Melahirkan ala Bunda Salfa”

 Banner-Giveaway-Bunda-Salfa

10 thoughts on “Lagi Ya, Bu..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s