Pengalaman Pertama Muncul di Rubrik Buah Hati, Koran Republika

November kemarin, saya mencoba sebuah tantangan baru dengan mengirimkan tulisan ke Koran Republika. Saya sengaja cari tema yang ringan-ringan saja. Pas banget langsung kepikiran Rubrik Buah Hari. Kebetulan pula, saya punya stok tulisan tentang Akmal yang sekarang sudah tidak memakai popok lagi baik itu clodi atau pospak. Tulisan ini pernah saya tuliskan juga di blog, cek disini ya dan disini juga ya.

Saya edit dikit dikit tulisan saya di blog dan kemudian saya emailkan ke redaksi Republika. Ketika menekan tombol ‘send’ saya sebenarya gak terlalu berharap banyak akan dimuat karena ini pengalaman pertama saya mengirimkan tulisan ke media cetak sekaliber Republika. Yah, namanya juga yang pertama ya, dimuat ya Alhamdulillah, gak dimuat ya coba lagi. Hehehe.

Eh tapi ternyata datang sebuah email di hari Jumat lalu dari redaksi Leisure Republika yang mengabari bahwa tulisan saya tersebut layak untuk di terbitkan. Alhamdulillah, berkah di hari Jumat yang indah. Berarti proses tunggunya kira kira sebulan dari pengiriman tulisan sampai proses penerbitannya.

Hari ini, Selasa 16 Desember 2014, suami mau berbaik hati membelikan koran Republika khusus untuk saya. Dalam perjalanannya menuju ke kantor, mampirlah suami ke tukang koran. Sesampainya di kantor, beliau memfoto dan segera mengirimkan bukti gambar tulisan saya tersebut. Ini di gambar tulisan saya yang dimuat di Koran Republika.

image

 

Terimakasih ya Republika sudah memberikan kesempatan tulisan saya terbit di koran nasional dan khususnya redaksi Leisure Republika yang sudah membuat tulisan saya lebih ‘manis’ dan mengalir untuk dibaca. Ohya, kalau teman-teman punya tulisan tentang Buah Hati, bisa loh coba dikirimkan ke redaksi Leisure Republika. Alamat emailnya leisure@rol.republika.co.id. Panjang naskahnya sekitar 2.500 karakter dan jangan lupa kirimkan juga foto rekan-rekan dengan sang buah hati ya.

Selamat mencoba dan semoga beruntung. Saya juga mau lagi ah coba kirim naskah ke Leisure Republika.

Comments

  1. saya udah baca.. yeay.. keren

    1. Terimakasih ya Mba sudah disempatkan untuk membaca.

  2. proud of you
    tapi aku belum baca versi korannya 😀

    1. Versi korannya hampir mirip

  3. lieshadie says:

    Iya memang nulis di media dan dimuat itu rasanya ‘apa banget’ gitu…aku juga dulu pas anak pertama lahir dan nulis2 ke media (Tabloid NAKITA waktu itu) dan dimuat…wuuiii rasanya…pokoknya norak – norak bergembira hihihihi ( maklum mamak2 ndeso hahahaha )

    Btw, selamat ya Nduk…

    1. Iya Budhe.. namanya juga yang pertama yaa.. qiiqiii

  4. evrinasp says:

    pengen kaya armita masuk koran sama tivi hehe, harus belajar nih supaya masuk ke surat kabar

    1. hehe.. ayo semangat terus Kak Ev, pasti bisa 🙂

  5. […] ingat cerita saya mengenai Pengalaman Pertama Muncul di Rubrik Buah Hati, Koran Republika? Saya post tulisan tersebut kurang lebih 1.5 bulan yang lalu. Yap, ditulisan tersebut saya membahas […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *