Tips Agar Mudah Menikah


Tips Agar Mudah Menikah

Tips Agar Mudah Menikah. Memasuki umur 20 tahunan, mulai banyak yang menanyakan kapan aku akan menikah. Bukan pertanyaan yang mudah aku jawab karena aku bukan satu-satunya penentu kapan aku bisa menikah. Aku tidak bisa menikah sendiri, yang pasti harus ada mempelai prianya. Sementara waktu itu belum ada pria yang dengan berani melamarku. Sama seperti wanita lain, maka jika ada yang menanyakan kapan aku menikah, aku hanya bisa menjawab “Mohon doanya ya, semoga disesegerakan”.

Sambil terus meminta agar didoakan untuk dapat segera bertemu jodohku, aku pun memasang target kapan aku akan menikah. Target ini aku jadikan sumber motivasi bahwa aku tidak boleh melupakan kodratku sebagai wanita yang membutuhkan pria untuk melengkapi separuh hidupnya. Umur 25 tahun kalau bisa aku sudah menikah, itulah targetku. Kenapa 25? Sederhana saja, karena Ibuku menikah juga di umur 25 tahun.

25 tahun kurang 2 bulan. Aku belum juga menemukan jodohku. Galau mulai meracau. Gimana ini target menikah umur 25 tahun, mungkinkah terlaksana?!

Di tengah kegalauanku memikirkan target pernikahan yang sebentar lagi terlewat, Allah mulai menjawab lantunan doa-doa panjangku. Melalui perantara saudaraku, aku dikenalkan dengan seseorang. Maka pada hari yang sudah ditentukan, aku dipertemukan dengannya di rumah saudaraku itu. Perasaanku bilang, kalau inilah jodohku. Sepertinya dia yang akan jadi imam untukku dan anak-anakku nanti. Nyatanya waktu pertama kali ketemuan, baju kami senada. Kami sama-sama mengenakan kaos warna jingga. Hahaha, kompak pada pertemuan pertama!

Setelah pertemuan pertama, rupanya pria ini serius menanggapi perkenalan kami. Tidak banyak menunda waktu, beberapa hari kemudian, sang pria langsung menemui Bapak di kampung halaman (aku masih kuliah di kota lain) dan menanyakan apa aku sudah ada yang punya atau belum. Istilah jaman sekarang disebutnya “ketuk pintu”. Sang pria datang sendiri ke rumah, tanpa bawa teman dan saudara. Dalam hatiku, berani benar dia datang sendiri ke rumah langsung menemui Bapakku yang terkenal sangar itu. Apalagi kami juga baru satu kali ketemu.

“Jika dia memang dia jodohku, Allah pasti memudahkan jalan kami”

Yap, itulah keyakinanku. Benar saja, Allah memudahkan langkah-langkah kami menuju pernikahan. Tepatnya 9 bulan setelah perkenalan pertama itu (lama ya?), sang pria mengucap janji suci pernikahan di hadapan penghulu, Bapak, dan para saksi. Pintu langit terbuka dan ribuan malaikat ikut mendoakan. Aku menikah umur 25 tahun, sesuai dengan targetku, Alhamdulillah Allah menjawab doa-doaku. Perkenalkan, ini dia pria hebat dan berani yang berani mengambilku dari tangan Bapak.

Menikah di Tahun 2011
Namanya Pupung, pria yang memperjuangkanku untuk dijadikan istrinya. Kami menikah tahun 2011.

Buat rekan-rekan yang sudah memasuki kepala 2 atau 3 dan belum bertemu dengan jodohnya, aku punya beberapa Tips Agar Mudah Menikah:

1. Mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Yap, memang jodoh kan ada di tangan Tuhan, untuk mengambilnya perlu usaha pe-de-ka-te biar “yang punya” jodoh bisa memandang bahwa kita memang sudah layak dan pantas untuk menikah. Caranya, ya lakuin aja apa yang diperintahkanNya, lanjut dengan berdoa siang malam, rajin sedekah, berbakti kepada orang tua, tetap berprasangka baik kepada Allah. Sambil terus menunggu ketetapannya, kita bisa terus memperbaiki kualitas diri dan memantaskan diri agar mendapatkan jodoh yang sesuai dengan kualitas kita. Orang baik jodohnya ya orang baik pula.

2. Luruskan niat untuk serius menikah.

Menikah itu kan sebagai jalan ketakwaan kepadaNya, bukan sekedar gaya-gayaan atau ikutan tren. Pertemuanku dan suamiku sejak awal memang sudah diniatkan untuk menikah. Sebelum hari pernikahan tiba, ada saja cobaan yang dihadapi misalnya waktu pernikahan yang harus diundur, restu Ibu mertua yang tak kunjung datang dan lain sebagainya. Namun karena kami sudah meniatkan diri untuk menikah, kerikil-kerikil cobaan itu bisa kami lewati.

3. Bercerita dan terbuka. 

Seperti pada kasusku, kami bertemu karena difasilitasi oleh saudara. Beberapa bulan sebelum pertemuan kami, aku sudah bercerita ke saudaraku bahwa aku memang sudah ingin menikah, tapi belum ada calonnya. Ya sudah, aku mah terbuka aja kalau aku minta dicarikan jodoh. Eh, gayung bersambut, pas banget ada juga yang lagi nyari jodoh dan sepertinya kriterianya masuk ke suami idamanku. Pokoknya gak perlu takut dan malu deh bercerita ke orang lain kalau kita memang sedang mencari jodoh, siapa tau dengan bercerita ke orang lain akan membuka jalan kita menuju pertemuan dengan kekasih surga. Boleh juga meminta bantuan orang sholeh, guru ngaji, dosen, kakak kelas atau siapa aja (yang penting baik) untuk dicarikan calon.

4. Aktif dan berkumpul dengan orang yang baik.

Dengan cara aktif bersosialisasi, kita bisa jadi kenal banyak orang dan menambah peluang untuk bertemu dengan orang-orang yang siapa tau kelak akan jadi calon suami/istri. Bisa dengan ikutan organisasi sesuai dengan minat kita. Misalnya, kalau kita sukanya memasak, bisa ikutan kelas memasak dan kompetisi memasak yang diadakan oleh berbagai penyelenggara.

Pengantin baru, nempel terus
Pengantin baru, nempel terus. Kalau sudah menikah, mau nempel terus kayak perangko gak akan ada yang protes. Bukan berdosa, malah jadi pahala.

Itulah, sedikit cerita mengenai awal pertemuanku dan suami. Alhamdulillah Allah memudahkan jalan kami menuju pernikahan dan sekarang umur pernikahan kami mau masuk tahun ke 4 bulan September mendatang. Umur pernikahan yang masih muda karena In Sha Allah perjalanan masih panjang dan masih akan terus berlanjut sampai kami tiada nanti. Allah menggenapi kebahagiaan kami dengan hadirnya si kecil Akmal yang semoga kelak menjadi penolong kedua orang tuanya di akherat.

Tips agar mudah menikah yang aku sampaikan di atas semoga juga bisa memicu dan memacu rekan-rekan yang belum menikah. Semoga Allah segera mempertemukan dengan jodohnya masing-masing. Percayalah bahwa Allah akan memudahkan jalan kita menuju pernikahan jika syarat dan ketentuan dari Allah sudah dilaksanakan. Intinya berbaik-baiklah dengan yang punya jodoh, siapa lagi kalau bukan Allah SWT.

Ada lagikah yang mau berbagi tips agar mudah menikah? Hayu-hayu, boleh kok berbagi di kolom komentar ya.

62 thoughts on “Tips Agar Mudah Menikah

  1. Mba Mita.. terharu deh aku bacanya.. sambil angguk2.. iya juga yaa..
    Kalo boleh ikut sharing.. aku pun juga dilanda panik setelah lewat 25, malah belum punya pacar lagi. Dulu selepas kuliah ada yang mengajak menikah, aku malah ambil langkah seribu.. Nooo aku masih 22.. masih pingin kerja, jalan2 dll dll..
    Sampai satu hari ada teman yg bilang, tidak usah panik, sambil nunggu jodohnya dateng, belajar jadi istri dulu deh.. mulai dari bisa mengatur diri sendiri, coba2 masak, banyak sabar, banyak toleransi, yang pasti minta sama Allah.
    Tibalah hari ulang tahun ku yg ke 26 lalu 27, belum juga bertemu calon yg cocok.. tiap kali ditanya apa harapannya ulang tahun sekarang? ku jawab dengan mantap. “Tahun ini aku mau menikah.” Tetap berprasangka baik dengan Allah pasti
    Maha baik Allah.. menjelang hari ulang tahun ku, aku tidak sengaja berkenalan dgn seorang pria yg ternyata sangat dekat lingkungan pertemanannya dengan ku.. sampai sekarang aku berpikir.. kok bisa yaa.. kalau bukan krn Allah, kita gak mungkin kita bisa saling kenal. Baru dia pula pria yg berani langsung berbicara ke orang tua ku, tentang niatnya ingin menikahi aku.
    Tapi tidak semudah itu orang tua ku memberikan restu, meskipun mereka juga tidak menolak. Sabar.. Ya.. kita berdua harus bersabar. Orang tua ku bukan tidak mengerti tentang “menyerakan menikah” mereka hanya ingin kita berdua lebih saling kenal dahulu.
    Kalau niat kita baik, teruslah berusaha. Jangan bersedih jika restu belum didapat. Bagaimana pun restu kedua orang tua adalah restu Allah juga.
    Alhamdulillah setelah banyak cobaan yg kita berdua temui.. Insya Allah, sekarang kami sedang mempersiapkan pernikahan kami tahun ini. Insya Allah, dialah pria yg akan menjadi calon Imam ku kelak.
    Salam 🙂

    Like

    1. Yuhuuuuu… Semangat ya April… aku pun dulu sempat dapat ganjalan restu, tapi pelan pelan akhirnya dapat juga restunya. Tentu dengan rayuan maut dan tetap bersabar.

      Sebentar lagi ya April, hari besar itu tiba. Alhamdulillah.

      Like

  2. Ada yang bilang bahwa menikah atau tidak menikah adalah pilihan.
    Sebaiknya sih menikah karena banyak sisi baiknya, dilihat dari segi agama maupun umum.
    Terima kasih tipsnya Jeng
    Salam hagat dari Surabaya

    Like

  3. Akhirny baca juga tips ini. Sangat bermanfaat mb.. menurutku, dapat jodoh tuh ad yang dipermudah, ad juga yang harus terus berjuang.. 🙂
    Tuhan mempertemukan jodoh kita di waktu yang tepat y mb. Wah harus sering2 meminta pada Yag Maha Memberi Jodoh nih.. biar segera dipertemukan, ud meleset dr target 😦

    Like

  4. Nice sharing mb.. sangat bermanfaat. Harus sering2 mendekatkan diri pada Yang Maha Pemberi Jodoh nih, biar segera dipertemukan.. Tapi aku ud kelewat target nih, hehe.
    ps: harap maklum kalo komenny double, hp lagi error

    Like

  5. baca tulisan Mita jadi flashback kisah hidup sendiri…(bacanya sambil senyum2 dewe)
    keingat jaman masih satu kosan sama Mita di kostan bu dokter, itu jaman galau2 nya karena belum ada jodoh. Sambil tetap menyibukan diri kegiatan di luar jam kerja, terbuka cerita ke teman kantor kalau belum ada jodoh, Alhamdulillah walau penuh liku2 akhirnya dipertemukan jodohku ditempat yang tak jauh dari lingkungan kerjaku. hehe..sama2 meluruskan niat buat ibadah, semua dimudahkan olehNya

    Like

  6. Senangnya mba bisa menikah dgn org yg kita mau.aku dri dulu slalu terganjal restu dan akhirnya kandas.baru2 ini jg kandas 😦
    Padahal aku brhrap dia bisa jd imamku kelak.tp apadaya mba dia terlalu cinta dgn ibunya dan skrg kita lost contact. 😦

    Like

  7. ass.wr.wb.hey mba armita trma ksh y ats tips y.entah apa yg terjd dgn jdoh aku.aku dh berusaha berdoa dn berikhtiar trus menerus dn kesabaran ku yg aku luapkn dikesendirian ku.aku pny target diawal januari 2016 aku hrs sdh nikah.tp imam hdp ku smpai skrng blm jg dipertemukn oleh Allah. entah apa rencana Allah untk ku

    Like

  8. terima kasih mba.. tulisanya menginspirasi…
    aku pun pengen segera menikah di tahun 2017 nanti (masih lama sihh) tapi udah galau banget gara2 sering diledekin temen karena masih jomblo.. padahal aku kan gak pengen pacaran mba.. pengen kaya mba mita bisa menikah tanpa pacaran 🙂 bismillah doakan ya mba biar aku segera menikah seperti targetku ☺😊

    Like

  9. Jadi teringat masa-masa kegalauan menemukan pendamping hati 🙂
    Memang benar ya mba, ketika mendekatkan diri kepada Allah dan banyak berdoa dan ikhtiar, Allah memberikan pendamping yang terbaik untuk kita 🙂

    Like

  10. Alhamdulillah ya Mba..
    Doakan yah, Saya pribadi telah berencana untuk menikah ditahun ini.. cuman saya sementara ngumpulin duit buat biaya nikah.. dan semoga tahun ini Allah swt mengabulkan doaku y mba.. saya sudah ada calon sih.. insya Allah dengan niat yang tulus saya akan datang melamarnya pas diultahnya dibulan Agustus, Aminn

    Like

  11. Usia saya sudah 25 tahun tetapi belum di deketkan dengan jodoh juga
    Tiap dekat dengan pria gagal dan gagal
    Tetapi niat aku emang serius, mungkin allah swt belum percaya ama aku…minta doanya aja ya semoga di segerakan bertemu dengan jodob saya.aamiin
    dan makasih ya atas sarannya di atas

    Like

  12. Assalamu alaikum,,,saya mau nayak,,,gini kan aku punya pacar,,aku sdah pacaran 2thun,,tapi orang tuaku selalu desak2 pacarq untuk datang kerumahq melamar ,,tapi pacarku belum mampu,,karna faktor ekonomi,,,,umurku masi 19 thun,, gmna donk tipsnya

    Like

  13. Ntah pd siapa ku mencurah kn isi hti ni?
    Teh ku seorang wanita yg berumur 21thn ku waktu tu menargetkan tuk menikah d usia 20thn,tpi knyataan nya tdk trjdi dan ku pun pernh bertunangan tpi kndas.
    Dn skrng hti ku gelisah?bnyak pria yg ngjmin nikah sriusan sma ku tpi ga jd trus,pendapat teteh gmna dg problem ku??

    Sblm nya ku mngcapkn trma ksih:)

    Like

  14. mohon didoakan ya semoga saya cepet dapat jodoh yg di idamkan dunia dan akhirat.
    usia saya sudah cukup tinggi 36 tahun
    karena merawat ibu masih sakit,jadi tertunda tunda ingin menikah soalnya masih bingung bagaimana nantinya jika saya menikah ibu masih sakit apa jadinya

    Like

  15. Assalamualaikum,mbak mita, aku lg bingung, dgn smua msalh ku, calon aku udah mantab, nikHin aku tahun dpan, dia n kluargany udah datang melamar,dia udah mapan,udah srius dr mulai saya usia 17 , skrng saya, udah 19 tahun 2 bln lg, saya 20 the point aja
    Ortu ku n kluarga ku, msih mnganjal urusan uang, n biayanya mba krna sya kluarga g pnya, tp saya sdah siap menikah, gmna tuh mba,?
    Sblumnya trims yaa

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s