Mandi Istimewa Ibu Beranak Dua


Mandi-Istimewa-Bouncia

Mandi Istimewa Ibu Beranak Dua. Sejak melahirkan anak pertama tiga tahun lalu dan kemudian disusul anak kedua 7 bulan lalu, kegiatan mandi dengan tenang bagi saya adalah hal yang istimewa. Mandi tanpa gangguan rengekan atau tangisan bayi. Mandi tanpa perlu membawa serta bayi ke dalam kamar mandi. Mandi dengan waktu yang sedikit lebih lama dari lima menit.

Hahaha, iya LIMA menit saja waktu mandi saya. Itupun kadang cuma sehari sekali. Kalau saya rajin, lagi sempat dan tidak malas, mandi bisa dua kali sehari. Itu juga sudah Alhamdulillah.

Makanya, jika saya bisa mendapatkan ritual mandi tenang seperti yang saya sebutkan di atas, itulah istimewa. Mengapa saya sebut istimewa? Karena jarang saya dapat dan begitu saya mendapatkan momen itu, rasanya bahagia sekali. Mewah.

Yang ibu-ibu pasti tau rasanya ya.

Saya bisa mandi dengan “istimewa” biasanya kalau pas akhir pekan. Anak-anak ada yang jagain. Siapa lagi kalau bukan bapaknya.

Kalau hari kerja, saya seringnya mandi sekali: pas siang aja menjelang sholat dhuzur. Wekekek. Itu pun terburu-buru. Takut keburu anaknya nangis. Takut anak saya yang kecil (7 bulan) keburu diisengin kakaknya (3 tahun). Waktu mandinya biasanya pas si kecil tidur dan kakaknya saya suruh nonton tivi sebentar, biar saya bisa mandi dengan sedikit tenang. Gak jarang pas saya lagi asyik-asyik mandi, salah satu anak nangis. Atau malah dua-duanya nangis. Mencari keberadaan Ibunya.

Ohya, saya ibu rumah tangga yang membuat kantor sendiri di rumah alias bekerja dari rumah (SOHO) dan saya gak punya asisten rumah tangga. Pekerjaan rumah tangga dikerjakan bareng-bareng sama suami. Jadi pas suami kerja, otomatis saya sendiri jagain anak-anak. Sambil ngasuh, biasanya saya mengerjakan kerjaan domestik juga membuat pesanan nama bayi dan perusahaan atau nerjemahin dokumen.

Oke, kebayang kan aktivitas padat saya di siang hari? Makanya, 5 menit itu berharga banget buat saya. Setidaknya bisa dipakai untuk mandi.

Saya bisa sih mandi pagi-pagi sebelum suami berangkat. Tapi kok malas ya, hehehe. Soalnya dingin. Kalau gak pakai air hangat suka malas mandi. Kecuali terpaksa. Wekekek. Saya kan tinggal di salah satu kaki gunung di Bandung, yang mana kalau pagi masih suka berkabut. Dinginnya air jangan ditanya, yah seperti air di kulkas itu lah. *Alesyaaan 😛

Gimana kalau badan udah gerah banget, rasa pengen mandi tapi anak yang kecil gak mau ditinggal? Ya gimana lagi, terpaksa saya ajak masuk ke dalam kamar mandi. Dia saya taruh di dalam jolang/bak mandi bayi dan saya byar byur aja mandi di situ. Basah donk bayinya? Yap, tentu! Kan pasti kecipratan air mandi saya. Ya setelah saya selesai mandi, si bayi saya mandiin lagi.

Hal sama juga berlaku ketika saya kebelet ingin buang hajat.

Kalau lagi nekat dan gak ingin bawa bayi ke kamar mandi, saya biarin aja bayi di dalam kamar. Taruh di kasur, kasih guling atau bantal di pinggiran kasur. Buat jaga-jaga biar dia gak jatuh terguling. Kakaknya saya amanin di depan tivi. Kasih cemilan dan setelin acara favorit.

Karena waktu mandi saya yang singkat itu, jadi saat mandi saya inginnya juga istimewa. Mulai dari sikat gigi, cuci muka, keramas, pakai sabun dan bilas semuanya harus sudah terlaksana dengan bersih sekitar 5 menit. Gak termasuk acara buang hajat ya. Ini mah beda lagi. Bisa jadi lebih lama waktunya.

Ngomong-ngomong sabun, sekarang saya lebih suka mandi pakai sabun cair. Lebih praktis, mudah dan higienis. Tidak perlu takut jatuh sabunnya. Cara pakainya juga gampang. Tinggal tuang dan gosok-gosok ke badan pakai spon mandi. Keluar busa yang banyak.

1452293358346
Cowstyle Bouncia Body Soap

Ohya, sudah beberapa hari belakangan ini saya nyobain mandi pakai sabun cair Bouncia Body Soap buatan Jepang (made in Japan). Foam yang berlimpah, padat, dan kenyal seperti whip cream dan dapat menembus pori-pori kulit. Saya juga suka wanginya. Segar seperti bunga. Setelah mandi, kulit terasa segar, wangi, bersih dan lembab.

Cara membuat foam yang melimpah dari Bouncia Body Soap mudah banget. Tuang sedikit Bouncia Body Soap ke tangan. Tambah sedikit air. Gosok-gosok dengan spon mandi sampai busanya melimpah. Siap dipakai untuk mandi. Gampang banget kan.

1452293410581

Ternyata, Bouncia Body Soap ini mengandung hyaluronic acid, collagen, dan milk butter sehingga bisa menjaga kelembutan dan kelembapan alami kulit. Sangat cocok untuk kulit kering seperti kulit saya. Bouncia Body Soap ini dapat menggantikan sel-sel kulit mati karena mengandung licorice-derived dipotassium glycyrrhizate

Bouncia Body Soap ini ukurannya lumayan besar ya jadi cocok untuk family. Saya sih suka karena tidak cepat habis dan bisa dipakai oleh suami juga. Suami saya juga ternyata suka wangi floralnya, segar katanya.

Walaupun waktu mandi saya sangat singkat, saya berusaha menikmati setiap sesinya. Mungkin drama-drama mandi ini masih akan berlangsung sampai beberapa tahun ke depan. Setidaknya sampai kedua anak saya mandiri. Gak papalah. Santai aja, nikmati aja. Drama pasti berlalu dan pasti suatu saat nanti saya akan merindukan masa ketika anak-anak kecil dan momen seperti ini jadi kenangan yang sangat berharga.

Cowstyle Bouncia Body Soap Berlimpah Busanya.
Cowstyle Bouncia Body Soap Berlimpah Busanya Seperti Whip Cream.

Terima kasih Bouncia Body Soap sudah membantu sesi mandi saya ibu beranak dua ini menjadi lebih istimewa. Ohya, Bouncia Body Soap dapat dibeli di Guardian, PAPAYA, Metro, Watson, Yogya Super, Setiabudi Super, Grand Lucky, Ranch Market, AEON, Century, dan Hypermart serta online shop di Sukamart & Nihonmart. Harganya sekitar Rp 85.000 untuk ukuran botol 550ml dan Rp 43.000 untuk kemasan isi ulang 430ml. Harganya bisa berbeda-beda antar toko.

Selengkapnya di:

Salam,

Armita 🙂

25 thoughts on “Mandi Istimewa Ibu Beranak Dua

  1. Kebayang repotnya cari waktu buat mandi kalau punya bayi dan balita, apalagi ndak punya ART. saya aja punya balita 1 sudah rempong :).

    Untung ada bouncia body soap yg bisa membuat Mandi kilat jadi tetap istimewa ya Mbak 🙂

    Like

  2. Huaaaaa, saya jg nih Mak.. saya beranak 1 aja mandinya sekali sehari, tu pun jg mandinya gak teratur. Kadang udh sore banget menjelang suami pulang, kadang malah klo suami pulang baru mandi gegara si Bayi (13m) ini gak mau ditinggal.

    Like

  3. Haduh mbak kok sama ya, saya juga jarang mandi wkwkkww
    apalagi punya dedek bayi, kalau libur biasanya mandi 1 x doang pas siang 🙂
    Si dedek umur 7 bulan ya? beda sama dedekku 1 bulan aja, Kenzo berumur 6 bln
    Btw baru tau lho ada merk sabun kyk itu

    Like

  4. Salut mba :). Bisa ngerjain semua tanpa bantuan ART. Aku jujurnya msh blm bisa tanpa asisten -_-.
    Kalo utk sabun mandi, dr kecil aku memang slalu pake sabun cair, soalnya ya krn higenis itu, kan dipake ama semua org dlm rumah.. kalo sabun batang dari dulu ga begitu suka krn suka jatuh2, trs busanya ga sebanyak cair :p

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s