Cara Mengatasi Blog WordPress Yang Kena Hack

Cara Mencegah dan Mengatasi Website Plagiat Konten

Halo semua. Tau donk teman kalau mesin pencari terbesar di dunia untuk saat ini adalah Google. Dan tentunya Google memiliki masalah serius yang harus di atasi seperti plagiat konten. Duplikat konten adalah konten orisinil yang disalin ulang oleh pencurinya lalu dipublikasikan ulang oleh si pencuri dan lebih parahnya lagi konten plagiat dapat dijual jika orang yang membeli benar-benar tidak mengetahui apa itu konten plagiat. Tentunya teman-teman harus tau cara mengatasi dan mencegah konten plagiat apa lagi teman-teman adalah orang yang bekerja sebagai konten creator dan konten marketer. berikut ini adalah caara mencegah dan mengatasi konten plagiat.

Di tahun 2013 Matt Cutts yang merupakan seseorang dari Google berkata bahwa20-30% konten internet adalah konten plagiat.jika kita perkirakan lagi di tahun 2013 saja yang notabene pengguna internet belum banyak berkembang seperti tahun ini yaitu2020 tentunya konten plagiat ini sudah jauh lebih meningkat bukan.mengapa konten plagiat ini sering marak terjadi,. Kita tahu bahwa meng-copy paste karya blog seseorang sangat lah mudah makanya kegiatan konten plagiat ini semakin banyak dan kegiatan ini dianggap hal yang sudah biasa bagi Google. Makanya Google tidak memberikan sanksi apapun tentang plagiat konten bila tidak ada yang melaporkan pada Google.

Sebenarnya secara otomatis Google sudah bekerja untuk menyaring versi konten terbaik yang akan dia rekomendasikan untuk hasil pencariannya dan masalahnya bisa jadi konten yang sudah kita buat susah payah tidak mincul di hasil pencariannya hal ini membuat sang konten kreator kecewa tentunya. Google juga kerap gagal untuk menyaring konten plagiat jadi solusinya teman-temanlah yang harus menyaringnya jika teman-teman adalah konten kreator dan konten marketer agar tidak bertambah banyak terjadinya plagiat konten yang sudah menjadi masalah yang lazim bagi Google.

Cara mengetahui apakah konten yang kita terima adalah termasuk konten plagiat atau bukan yaitu dengan mengetikkan atau menyalinnya di website untuk cek plagiat konten. Tetapi ada cara yang lebih mudah agar teman-teman tidak perlu menyalin dan mengeceknya satu persatu yaitu dengan Copyscape, Akismet, Webmaster Tool dan Google Arts. Keempat yang saya sebutkan tadi sangatlah direkomendasikan pilihlah salah satu yang menurut teman-teman lebih baik karena keempatnya sudah banyak yang memakai dan cukup efektif untuk mengecek apakah konten yang teman-teman terima adalah konten plagiat atau bukan.

Ada baiknya jika teman-teman menerima plagiat konten maka cobalah untuk menghubungi si tukang plagiat konten tersebut dan tegur dengan memberikan pengertian bahwa hal itu tidak boleh dia lakukan karena bisa saja dia belum mengetahui apa itu plagiat konten dan teman-teman harus bisa memanfaatkan keempat yang saya sebutkan di atas tadi  lalu teman-teman bisa menambahkan Watermark pada link konten teman-teman.

Jadi bagaimana apakah teman-teman sudah mengetahui bagaimana cara mengatasi dan mencegah terjadinya plagiat konten yang akan teman-teman terima?

Saya rasa tulisan di atas sudah sangat cukup untuk membuat teman-teman mengerti apa itu konten plagiat dan bagaimana cara mengatasi dan mencegah konten plagiat. Ada baiknya jika teman-teman yang membaca sering melakukan pencurian konten untuk tidak melakukannya lagi selain dapat merugikan orang lain sang plagiat konten juga dipastikan tidak berkembang dan bahkan tidak mendapatkan hasil apapun. Jadilah orang yang kreatif dan jadi diri sendiri agar sukses semakin dekat.

Baiklah teman-teman, itu tadi sedikit pengertian cara mencegah dan mengetasi konten plagiat semoga dapat dipahami dengan jelas dan dapat membantu. Sampai ketemu di tulisan berikutnya ya!

1 thought on “Cara Mencegah dan Mengatasi Website Plagiat Konten”

  1. Iya kadang kalau saya lagi searching di Google, urutan 1 sd 3 itu kadang isinya sama persis. Buat saya ngabisin waktu karena saya berharap akan mendapatkan informasi yang berbeda. Kasihan penulis aslinya, karena dijiplak tanpa ijin dan pasti dirugikan ya mbak. Semoga ke depannya tidak ada lagi plagiat sehingga pembaca dan penulis sama-sama diuntungkan.

    Reply

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.