Health

Konsultasikan Alergi Baik Jenis Ringan Maupun Parah

Pada bulan-bulan awal kelahiran Azril, kalau tidak salah saat Azril berumur 2 bulan, di sekitar area wajahnya terlihat bintik-bintik kecil dan kemerahan. Awalnya saya kira itu biang keringat. Tapi setelah saya amati dan diskusi dengan keluarga saya, kemungkinan bintik-bintik merah itu adalah alergi. Kemungkinan besar alerginya disebabkan oleh alergi susu karena saya juga ada riwayat alergi terhadap susu.

Konsultasikan alergi dengan orang yang tepat, misalnya dokter dan praktisi kesehatan, adalah bagian dari pencegahan.  Sebenarnya alergi bukan sebuah masalah baru dalam masyarakat Ini sudah lama ada dengan jenis-jenis yang berbeda. Dalam beberapa kasus sebenarnya alergi ini sendiri memang sangat membahayakan, khususnya adalah untuk jangka panjang. Karena bisa menyebabkan beberapa macam perubahan pola perilaku.

Umumnya anak-anak yang menderita alergi harus segera ditangani secara langsung. Apalagi khusus untuk alergi yang berhubungan dengan makanan dan juga obat-obatan, karena dampaknya akan sangat berbahaya. Selain jenis alergi berbahaya, umum juga beberapa alergi ringan yang memang sering kali dialami oleh buah hati, diantaranya adalah:

  1. Alergi kulit, beberapa hal yang menyebabkan alergi kulit mulai dari suhu udara hingga gigitan serangga. Ini biasanya adalah ditandai dengan gejala-gejala awal yaitu kulit yang memerah, rasa gatal dan juga membengkak. Namun jenis yang satu ini umumnya juga bisa menghilang dengan sendirinya hanya dengan menggunakan minyak oles atau konsumsi obat untuk meringankan rasa gatalnya.
  2. Alergi saluran pernapasan luar, umum diderita oleh siapa saja, ketika mencium aroma debu, serbuk sari atau bahkan aroma-aroma yang cukup menyengat pastinya akan mengalami gejala alergi ini yang ditandai dengan bersin-bersin dan keluar ingus dari hidung.
  3. Alergi yang disebabkan oleh suhu, alergi suhu atau cuaca juga yang paling sering diderita oleh anak-anak. Mungkin sebagian diantara orang dewasa sendiri juga masih ada yang mengalaminya, umumnya gejala tak jauh berbeda dengan alergi kulit, karena akan muncul bintik-bintik merah dan juga rasa gatal. Namun bisa disembuhkan dengan sangat mudah juga yaitu dengan mengusahakan suhu yang ada di dekat Anda normal kembali.

Untuk kasus Azril yang alergi terhadap susu itu, saya sempat beberapa lama puasa dulu mengonsumsi produk susu dan turunannya. Setelah jangka waktu kira-kira satu bulan, kulit Azril kembali mulus dan sudah tidak ada lagi bintik-bintik merah di sekitar dahi dan juga wajah.

Namun meskipun masuk dalam kategori alergi ringan, tetap wajib kita konsultasikan bagaimana solusi alergi anak tersebut ke tempat yang tepat. Masalah kesehatan yang satu ini tak hanya mengganggu aktivitas saja, namun juga bisa menyebabkan tubuh menjadi kurang nyaman. Untuk itu pencegahan lebih baik dari pada pengobatan.

Teman-teman pernah punya masalah alergi yang diderita oleh anaknya? Yuk sharing di kolom komentar ya, saya pengen baca pengalaman teman-teman gimana mengatasi alergi pada anaknya.

Satu Komentar

  • rani yulianty

    Bener banget, alergi itu nurun dari orangtua, saya juga ada alergi dingin, suka gatal-gatal kalau dingin, nurun dari mama, heuuu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.