Karena dia tidak sempurna

“sempurna” Sebuah kata yang mudah untuk dituliskan dan diucapkan tapi sulit untuk direalisasikan. Sama halnya seperti mencari sebuah kesempurnaan dalam mendapatkan pekerjaan maupun pendamping hidup. Kalau saat ini kita sudah bekerja dan ternyata tempat kita bekerja tidak cocok dan tidak sesempurna seperti apa yang kita bayangkan, maka bisa saja kita keluar/resign dari tempat kerja tersebut. cocok-cocokan. Tapi bagaimana dengan kasus pilihan pasangan hidup? Apa bisa kita seenaknya “keluar” dari tempat kerja (baca: rumah tangga) yang telah disepakati untuk dibina? Saya yakin jawabannya: TIDAK. Lalu bagaimana? Mencari sebuah kesempurnaan adalah hal sia-sia. Nihil. Percuma saja melakukan hal itu. Sampai kita tua …

Continue Reading

Halo!

Halo dunia.. Berawal dari sebuah pembicaraan melalui telpon antara saya dan Mas Pupung, tiba-tiba terlintas di pikiran kami untuk menuliskan apa yang telah kami lalui di dunia maya. Yup, lewat blog. Akhirnya, siang harinya, sebuah blog yang kelak akan kami isi dengan apa yang telah dan akan terjadi pada kami menjadi sebuah kenyataan. Menara Hati… sebuah pilihan nama yang telah terpilih setelah melalui pemikiran dan survey sana sini yang lumayan menguras pikiran. Hehe. Karena kami tidak ingin sembarangan dalam memilih nama blog. Setidaknya kami berpikir bahwa nama blog kami adalah nama yang mudah diingat dan merepresentasikan harapan kami. Harapan-harapan yang …

Continue Reading