Dokter Kandungan Perempuan di Bandung

dokter kandungan perempuan di Bandung

Dokter Kandungan Perempuan di Bandung. Hai teman-teman, mau cerita nih tentang daftar dokter kandungan perempuan khususnya yang praktek di Bandung. Kenapa yang perempuan aja? Ya karena selama dua kali hamil kemarin saya periksanya memang selalu ke yang dokter perempuan. Dan saya tinggalnya di Kabupaten Bandung tepatnya di Cileunyi. Jadi kami nyarinya dokter kandungan yang dekat-dekat rumah, sekitaran Bandung Timur saja.

Kebetulan di Bandung itu banyak dokter kandungan yang perempuan dan keberadaannya tidak susah dicari. Saking banyaknya bisa milih mau dokter yang kayak gimana. Periksa ke dokter kandungan yang perempuan juga rasanya lebih nyaman dan tidak malu daripada periksa ke dokter yang laki-laki. Ya soalnya khan kita harus buka ini dan itu kalau pas periksa kandungan. Hehehe. Meskipun kalau periksa selalu ditemani suami, tapi tetap saja lebih percaya diri kalau yang meriksa Ibu-Ibu ūüôā

Beda cerita kalau di daerah, misalnya Purworejo ya, daerah asal saya. Di Purworejo, dokter kandungan perempuan itu kalau gak salah ya (kalau saya salah tolong dibenerin), dokter kandungan perempuan itu cuma 2 atau 3, sisanya laki-laki. Kalau gak banyak pilihan, mau gak mau, milihnya paling cuma yang ada saja. Kalau gak ada yang perempuan, mungkin saya juga pilihnya yang laki-laki. Mau gimana lagi. Hehe.

Saya mau berbagi hal ini soalnya saya dulu (4 tahun lalu) ngerasa agak susah nemuin dokter kandungan yang cocok dengan saya dan suami. Apalagi saya dan suami itu rantau di Bandung, harus nanya-nanya periksa kandungan ke klinik mana ya enaknya, ke dokter siapa ya yang friendly dan yang tarif periksanya terjangkau oleh dompet kami. Pengen dapat dokter yang enakeun diajak komunikasi karena hamil itu kan saat-saat yang istimewa bagi wanita, gak akan terjadi setiap waktu.

Baca: Istimewanya Wanita Hamil dan Menyusui

Read moreDokter Kandungan Perempuan di Bandung

10 Alasan Mengapa Tidak Nonton Drama Korea

Drama Korea

10 Alasan Mengapa Tidak Nonton Drama Korea. Tentang blogpost saya sebelumnya di mana saya menulis tentang drama Korea. Ternyata lumayan banyak yang senasib sama saya yaitu mereka yang kurang bisa menikmati menonton drama Korea. Saya kirain, saya doang yang gak bisa nonton drama Korea. wikikikik. Yang belum baca, boleh baca dulu tulisan saya sebelumnya ya.

Baca: Belum Bisa Cinta Sama Drama Korea

Membaca tanggapan pembaca yang kebanyakan ibu-ibu itu, saya bisa sarikan sepuluh alasan mengapa ternyata banyak yang tidak terlalu suka nonton drama Korea:

Read more10 Alasan Mengapa Tidak Nonton Drama Korea

Belum Bisa Cinta Sama Drama Korea

Belum Bisa Cinta Sama Drama Korea. Oh yess, this is so true. Gak tau ya, saya kurang bisa menikmati aja nonton film/drama korea yang sekarang lebih ngetop dengan istilah drakor. Ketika teman-teman di lingkaran saya sibuk nonton drakor sampai berpuluh-puluh episode, dibela-belain gak tidur malam karena mereka harus nonton sampai larut, katanya penasaran kalau gak nonton sampai tuntas, saya mendingan tidur ngelingker di kamar.

Tulisan saya kali ini gak ada maksud apa-apa, apalagi memojokkan pecinta drakor. No, big no. Cuma curhat aja sih kalau saya gak bisa nonton drama korea. Gak cuma drakor aja sebenarnya, drama-drama yang lain sekarang. Maksud saya sekarang ya, kondisi saat ini, beda dengan kondisi dulu saat masih single. Saya sekarang adalah IRT dengan dua balita yang kadang bisa mandi dua kali sehari aja udah untung banget, bisa nyisir plus nguncir rambut aja udah sujud syukur. Wkwkwk. Makanya saya mending milih tidur saat ada waktu luang daripada nonton drama baik di TV maupun di laptop. Atau mendingan duduk depan laptop ngerjain pesanan nama bayi dan perusahaan, plus ngecek dokumen terjemahan yang kadang deadlinenya Alhamdulillah banget, saling salip-salipan. 

Read moreBelum Bisa Cinta Sama Drama Korea