Proyek Taman

Lama menghilang dari dunia perblogan.. selain karena disibukkan oleh aktivitas tesis yang menguras tenaga, saya dan suami sebulan terakhir juga wira wiri nyiapin gubuk kami. Langsung aja lah ya, gak usah banyak-banyak introduction, biarkan gambar yang bicara.. 😉

Taman belakang samping kamar belakang.. rencananya akan ditanami macam-macam tanaman tropis. Satu tanaman favorit aku adalah Cyathea (Pakis). Sudah sejak lama aku mengidam-idamkan tanaman dataran tinggi ini.. Yeahh akhrinya kesampaian juga nanem ini.

Taman di samping dapur.. Rencananya ini mau saya bikin taman sayuran. Berhubung harga sayur dan bumbu dapur di Bandung ini mahal, buat ngirit uang dapur mendingan saya manfaatkan lahan ini buat apotek tanaman keluarga. Di pojok itu sudah saya tanami sereh dan kunyit. Yang lagi ditanam ada jahe, lengkuas, tapi belum muncul. Nantinya saya mau nanam cabai, tomat, kemangi, kangkung, bayam, dsb.. hahahaa.. yg pengen di tanami banyak tapi lahannya cuma segedhe kutil.. :/

Taman depan, tampak dari pintu masuk. Lihat Phoenix-nya, itu loh tanaman yang mirip pohon kurma. Bagus kan? center of viewnya dapat bgt.. hehee.. apalagi tanaman itu bisa saya peroleh dengan harga murah, cuma Rp 80.000 aja.. kalau yang lain bisa dihargai Rp 350.000. Emak-emak suka yang bagus tapi murah.. qiqiqiii…

Taman depan tampak dari samping rumah. Bambu air (yang panjang-panjang kayak lidi di pot warna hitam) itu saya gunakan sebagai pagar alami. Berhubung gak punya duit buat masang pagar besi, jadi we  pake pagar tanaman aja. Cuma butuh biaya Rp 175.000 untuk beli 5 pot dan bambu air. Tetangga sebelah pasang pagar besi habis Rp 4,5 juta.. horaayy aku lebih irit..

Dan inilah tetangga baru kami, si kecil Yoda.. berhubung baru satu tetangganya, ya mainnya sama keluarga ini aja..

Comments

  1. dalam rangka apa kamu ke medan mit? senangnya… jalan2….

    1. ambil data buat tesis slih.. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *