Tips Memaku Pada Kayu


Rumah saya itu termasuk rumah minimalis. Dibangun di atas lahan yang memang minimal alias tidak terlalu luas. Tanahnya cuma 90 meter persegi. Awalnya, dari developernya bangunannya termasuk tipe 36.

Alhamdulillah kami ada rezeki jadi bisa menambah beberapa ruang seperti dapur dan taman belakang. Karena rumah kami tipe rumah minimalis, makanya perobatannya juga terbatas. Daripada rumah penuh sesak dengan barang-barang yang jarang digunakan, mendingan dari awal kami membatasi apa saja yang boleh masuk ke dalam rumah.

Termasuk hiasan yang ada di tembok juga kami batasi. Sedikit saja lah ya. Yang penting ada yang dipajang buat pemanis tembok. Hehehehe.

Malas juga memajang banyak hiasan dinding karena katanya kalau kebanyakan memaku tembok bisa merusak struktur tembok itu sendiri.

Beda lagi ya kalau rumahnya dari bahan kayu. Tentunya memaku kayu berbeda dengan cara memaku tembok. Ada tips nih gimana biar teman-teman tetap aman saat memaku kayu. Walau mungkin sepele namun memaku kayu itu tetap ada seninya.

Berbeda dengan tembok, memaku pada kayu memerlukan teknik tersendiri supaya paku bisa masuk ke dalam penuh, tidak bengkok, dan juga supaya kayunya tidak pecah. Berikut adalah tipsnya : Continue reading “Tips Memaku Pada Kayu”

Ibu-Ibu Juga Perlu Tau tentang Dunia Konstruksi


Dari dulu kepingin punya rumah impian yang didesain sendiri sesuai dengan apa yang saya mau. Dibangun sendiri pakai tukang kepercayaan. Tapi sampai sekarang impian itu belum tercapai.

Mau beli tanah dan membangun rumah dengan desain sendiri ternyata biayanya mahal juga ya. Apalagi harga tanah dan bahan bangunan di kota yang ternyata gak murah. Huhuhu.

Yo wes, dari pada gak punya-punya rumah, akhirnya kami beli rumah yang sudah jadi di sebuah komplek perumahan dekat kantor suami. Tentu desainnya dari pengembang. Kami tinggal akad jual beli dan rumah sudah bisa dimasuki kalau KPR sudah disetujui oleh bank.

Tapi impian untuk membangun rumah dengan desain sendiri tetap ada. Doakan ya teman-teman supaya terkabul.

Sekarang pelan-pelan belajar dulu tentang dunia kontruksi ya biar kalau nanti bangun rumah sudah tau istilah-istilah di bidang konstruksi. Gak papa donk Ibu-Ibu juga perlu tau.  Continue reading “Ibu-Ibu Juga Perlu Tau tentang Dunia Konstruksi”

Hal Yang Harus Diperhatikan Ketika Membeli Sepatu Secara Online


Membeli barang secara online kini sedang menjadi trend. Bahkan bukan anak muda saja yang kecanduan, orang tua pun banyak melakukannya. Maka tak heran jika banyak toko online yang bermunculan. Toko online tersebut juga menawarkan beragam barang yang dijual. Barang yang dijual juga bukan hanya produk lokal saja. Produk keluaran luar juga ikut terpampang. Oleh karena itu setiap orang bisa membeli barang dari merek terkenal dengan mudah. Tak perlu jauh-jauh keluar negeri.

Barang yang banyak dibeli secara online menurut survey adalah fashion. Sepatu adalah salah satu tren fashion yang juga banyak dibeli secara online. Bukan hanya modelnya yang menarik, tetapi juga sepatu tersebut mempunyai kualitas tersendiri. Tetapi banyak orang yang pada akhirnya kecewa ketika membeli sepatu secara online, karena tidak memikirkannya dengan bijak. Biasanya sebagian dari mereka memilih sepatu tanpa melihat detailnya, seperti muat atau tidak. Mengingat membeli secara online, tak akan bisa dicoba sepatunya. Untuk itu teman-teman harus lebih bijak ketika membeli sepatu secara online. Continue reading “Hal Yang Harus Diperhatikan Ketika Membeli Sepatu Secara Online”

Jika Ibu Harus Bepergian dan Meninggalkan Anak di Rumah


Jika Ibu Harus Bepergian dan Meninggalkan Anak di Rumah. Minggu lalu, Akmal baru saja berulang tahun yang ke empat dan Azril masuk usia 1,5 tahun. Senang mereka sudah tambah besar yang artinya saya sudah bisa mulai pergi-pergi meninggalkan rumah untuk urusan pekerjaan.

Yap, selama hampir 5 tahun ini saya memang menghindari pekerjaan yang menuntut saya harus pergi jauh dari rumah dan meninggalkan anak. Saya tidak punya pengasuh dan hidup di perantauan jauh dari orang tua dan saudara yang tidak bisa dititipi anak.

Beberapa kali datang tawaran pergi ke luar kota untuk urusan blogging dan wawancara usaha tapi tidak saya ambil. Terpaksa saya tolak dengan halus karena saya belum bisa meninggalkan anak-anak di rumah, terutama Azril yang masih menyusu.

Sering juga ada lomba blog dengan hadiah jalan-jalan ke luar pulau dan perlu menginap paling tidak 2 malam 3 hari. Lomba blog dengan hadiah jalan-jalan seperti ini juga tidak pernah saya ikutin. Takutnya kalau saya menang, haha, kepedean, dan ternyata saya gak bisa datang karena tidak tega meninggalkan anak-anak di rumah hanya dengan suami. Uhm, walau saya gak sering ikut lomba blog tapi tipe lomba blog dengan hadiah jalan-jalan seperti ini mendingan saya tidak ikut sekalian. Daripada baper ya kan, lebih baik untuk peserta lain saja yang sudah siap untuk pergi.  Continue reading “Jika Ibu Harus Bepergian dan Meninggalkan Anak di Rumah”

Memutuskan Menjadi Freelancer, 5 Jenis Investasi Ini Adalah Modal Awal Saya


Memutuskan Menjadi Freelancer, 5 Jenis Investasi Ini Adalah Modal Awal Saya. Dulu, ketika masih bekerja kantoran, ada banyak fasilitas yang bisa saya nikmati. Misalnya laptop yang disediakan oleh kantor dan boleh dibawa pulang. Begitu juga dengan pulsa dan paketan internet yang juga sudah diberikan oleh kantor lama saya. Saya tinggal reimburse saja atas segala pengeluaran yang saya habiskan untuk keperluan kantor.

Namun ketika saya memutuskan untuk resign dari pekerjaan lama tersebut, tentu saja semua fasilitas yang kantor berikan harus dikembalikan. Sudah menjadi resiko dari keputusan saya ini. Dan sejak saat itu, saya menekuni pekerjaan sebagai freelancer. Bekerja dari rumah sebagai seorang konsultan nama dan penerjemah dokumen. Saya ngeblog juga untuk refreshing, tapi baru belakangan ini diseriusin untuk menghasilkan uang.

Menjadi seorang freelancer memang bukan pekerjaan impian saya dulu. Saya tidak kenal dengan istilah freelancer waktu itu. Pekerjaan impian saya dulu adalah bekerja kantoran dengan jam yang teratur Senin sampai Jumat, berangkat jam 7 pagi pulang jam 4 sore, Sabtu Minggu libur.

Kecebur. Saya menjadi freelancer memang karena kecebur. Sejak punya anak, saya tidak diperbolehkan bekerja full time di luar rumah oleh suami saya. Saya diminta fokus mengurus anak di rumah, setidaknya (mungkin) sampai mereka mandiri nanti. Saya boleh bekerja di luar rumah, asalkan tidak menyita banyak waktu saya sebagai istri dan ibu dari dua orang anak. Continue reading “Memutuskan Menjadi Freelancer, 5 Jenis Investasi Ini Adalah Modal Awal Saya”

Jalan-Jalan dan Pakaian yang Sebaiknya Dikenakan


Jalan-Jalan dan Pakaian yang Sebaiknya Dikenakan. Kalau ada yang sadar dengan update-an blog saya belakangan ini, pasti tau ya kalau sebulan ini saya lagi banyak nulis tentang jalan-jalan. Iyap betul. Mumpung pas kemarin akhir tahun lagi ngehabisin waktu buat jalan-jalan keluarga, mumpung lagi banyak stok foto yang sayang kalau cuma disimpan di harddisk doang, mumpung lagi ada waktu juga nulis di blog. Sayang kalau seperti yang lalu-lalu momen jalan-jalan gak sempat ditulis di blog. Padahal objeknya keren-keren.

Saya dan keluarga bukan tipe yang tiap akhir pekan harus jalan-jalan. Selain dana terbatas, jalan-jalan tiap minggu juga bikin capek euy. Jalan-jalan paling biasanya sebulan sekali atau kalau jalan-jalannya rada jauhan ya dua bulan sekali atau tiga bulan sekali.

Buat saya yang seorang Ibu dari dua anak laki-laki (4 tahun dan 1,5 tahun), penting banget pilih baju yang nyaman untuk pergi selama jalan-jalan. Tidak semua jenis baju yang saya punya cocok untuk jalan-jalan. Karena saya masih menyusui, pilihan utama baju untuk jalan-jalan haruslah yang busui friendly. 

Supaya lebih mudah bacanya, saya buat list aja ya gimana saya pilih pakaian untuk jalan-jalan. Continue reading “Jalan-Jalan dan Pakaian yang Sebaiknya Dikenakan”

Senja di Pantai Jetis Purworejo


Senja di Pantai Jetis Purworejo. Liburan yang dadakan seringkali berhasil daripada yang terencana. Setidaknya itu yang sering terjadi di keluarga saya. Seperti contohnya liburan dadakan kami ke Taman Air Sabda Alam Cipanas Garut tiga minggu yang lalu. Yang terbaru adalah liburan dadakan kami ke Pantai Jetis, Grabag, Purworejo minggu kemarin.

Baca: Berenang di Kolam Renang Air Panas di Cipanas Garut

Minggu lalu saya dadakan pulang ke Purworejo. Tadinya tidak ada niat pulang kampung. Tapi berhubung lihat SIM C yang akan kadaluarsa bulan depan dan juga STNK motor yang habis akhir bulan Januari ini, maka kami memutuskan pulang kampung. Sekalian silaturahmi dengan keluarga di kampung.

Sampai di Purworejo hari Minggu dini hari. Istirahat sebentar sambil golar goler dan ngobrol dengan Bapak & Mama. Siangnya, saya nyeletuk ke suami ngajakin main ke pantai karena Akmal juga beberapa kali kepengin main ke pantai kalau pas lagi di rumah Mbah.

Suami setuju langsung saja kami cuss ke pantai. Tidak ada tujuan sebetulnya mau ke pantai mana yang penting pantai dan lokasinya dekat dari rumah. Tujuan awal kami mau ke Pantai Keburuhan, Ngombol, Purworejo. Empat bulan lalu, kami pernah juga ke Pantai Keburuhan ini. Lumayan sepi dan bersih. Jadi kami ingin ke Pantai Keburuhan lagi.

Di jalan menuju Pantai Keburuhan ini, kami melihat ada plang bertuliskan “Pantai Jetis”. Wah boleh tuh ke Pantai Jetis, kita kan belum pernah, kata saya. Langsung saja suami belok menuju Pantai Jetis ini.

Continue reading “Senja di Pantai Jetis Purworejo”

Berenang Sore-Sore di Hotel Puri Khatulistiwa Jatinangor


Berenang Sore-Sore di Hotel Puri Khatulistiwa Jatinangor. Awal tahun baru kemarin, iseng coba-coba berenang di Hotel Puri Khatulistiwa Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat. Biasanya kami sekeluarga berenang di kolam renang Al Ma’soem Rancaekek. Tapi karena bosan renang di sana terus, pengen cari suasana baru, jadilah kami coba berenang di Hotel Puri Khatulistiwa ini.

Hotel Puri Khatulistiwa Jatinangor ini letaknya gak jauh dari rumah. Alamatnya ada di Jalan Raya Jatinangor KM. 20, Cibeusi, Jatinangor, Sumedang. Posisinya ada di depan IPDN. Sebenarnya, hotel ini tiap hari kami lewati tapi baru setelah 5 tahun menetap di sini baru kemarin itu kami punya kesempatan nyobain renang di sana.

Continue reading “Berenang Sore-Sore di Hotel Puri Khatulistiwa Jatinangor”

Tips Berbisnis Jual Beli Tanah yang Aman


Bisnis jual beli tanah adalah bisnis yang penuh dengan risiko. Jelas, alasannya tanah adalah satu diantara produk property yang menjanjikan. Tidak hanya lantaran harganya yang cenderung merangkak naik setiap tahunnya, namun juga tanah merupakan satu diantara sumber pendapatan yang menguntungkan bagi beberapa orang. Tidak hanya itu, teman-teman tidak membutuhkan biaya perawatan yang banyak bila berinvestasi tanah serta tidak membutuhkan asuransi lantaran investasi tanah ini terbilang cukup amat aman.

Oleh karena itu wajar saja bisnis jual beli tanah memiliki risiko yang tingi, rasa aman menjadi kunci bisnis ini. Jadi, untuk teman-teman  yang ingin berinvestasi tanah sebaiknya teman-teman  memerhatikan dengan cermat tips aman dalam membeli tanah. Berikut ini ini yaitu beberapa panduan beli tanah yang aman. Continue reading “Tips Berbisnis Jual Beli Tanah yang Aman”

Pengalaman Operasi Mata dengan BPJS


Pengalaman Operasi Mata dengan BPJS. Assalamu’alaikum teman-teman. Yap, di blogpost sekarang saya mau cerita tentang perjuangan bapak saya berdamai dengan penyakit mata glaukoma yang sudah dideritanya selama 3 tahun terakhir ini. Jika ada teman-teman penasaran apa itu glaukoma dan sebelumnya belum pernah dengar glaukoma, ini pengertiannya ya. Saya kutip dari Wikipedia Indonesia.

Glaukoma adalah salah satu jenis penyakit mata dengan gejala yang tidak langsung, yang secara bertahap menyebabkan penglihatan pandangan mata semakin lama akan semakin berkurang sehingga akhirnya mata akan menjadi buta. Hal ini disebabkan karena saluran cairan yang keluar dari bola mata terhambat sehingga bola mata akan membesar dan bola mata akan menekan saraf mata yang berada di belakang bola mata yang akhirnya saraf mata tidak mendapatkan aliran darah sehingga saraf mata akan mati – Wikipedia.

Jadi, mudahnya, glaukoma adalah kerusakan saraf mata yang bisa menyebabkan kebutaan. Awalnya, Bapak saya tidak sadar kalau glaukoma sedang menyerangnya diam-diam. Perasaan beliau katanya kok sepertinya penglihatannya agak kabur. Oh mungkin kacamatanya sudah tidak cocok lagi, pikir beliau. Lalu pergilah Bapak ke toko kaca mata yang ada dokter matanya sekaligus konsultasi tentang kondisi penglihatannya. Singkat cerita, nah dari hasil ini kemudian diketahui bahwa Bapak ternyata menderita glaukoma di mata kirinya. Sekitar 75% penglihatan mata kirinya sudah tidak berfungsi. Serabut syaraf mata kirinya sudah mati akibatnya mata kiri beliau tidak bisa melihat.  Continue reading “Pengalaman Operasi Mata dengan BPJS”