Nasi Kebuli Yaman lezat banget untuk disantap apalagi kalau bosan dengan menu makanan sehari-hari di rumah.
Gak ada salahnya mencoba jajan makan di luar dan pilih Kebuli Yaman.

Beberapa kali kami sekeluarga makan di Kebuli Yaman terdekat.
Kebetulan ada salah satu cabang Kebuli Yaman yang buka dekat rumah.
Suami suka banget beli nasi Kebuli Yaman baik makan di tempat maupun dibungkus di bawa pulang.
Kenapa kami bolak-balik beli di sana terus.
Aku ceritain ya.

Kalian boleh baca review Kebuli Yaman sampai akhir karena aku cerita tentang menunya ada apa aja, berapa harganya, enak atau gak, dan layanan apa saja yang mereka sediakan.
Alamat Kebuli Yaman
Kami makan di salah satu cabang Nasi Kebuli Yaman terdekat dari rumah kami yang berlokasi di Cileunyi yang beralamat di Jl. Raya Tagog Cinunuk No.200, Desa Cimekar, Kec. Cileunyi, Bandung, Jawa Barat.
Namun ternyata, Kebuli Yaman yang didirikan sejak tahun 2020 ini, juga memiliki banyak cabang yang lain tersebar di pulau Jawa.
Cabangnya ada di Tangerang, Cilego, Kebuli Yaman Depok, Pandeglang, Cibubur, Cipinang, Cibinong, dll.
Keistimewaan Kebuli Yaman
Nasi kebuli, biasanya dimasak dengan menggunakan beras khusus.
Bukan seperti beras yang biasa kita konsumsi di Indonesia.

Nama jenis berasnya yaitu beras Basmati, yaitu sejenis beras long grain yang panjang dan beda dengan jenis beras panjang lainnya.
Beras Basmati ditanam di India, Nepal, dan Pakistan, biasanya di impor sehingga harganya cukup mahal dengan harga sekitar Rp 35.000 – Rp 65.000/kg.
Bandingkan dengan harga beras lokal yang berkisar Rp 10.000 – Rp 17.000

Maka tidak heran jika nasi kebuli harganya lumayan pricey.
Beras Basmati mengandung serat tinggi, rendah lemak, rendah karbohidrat, rendah kadar glukosa, melancarkan pencernaan, bebas kolesterol, dan mengandung vitamin.
Selain itu, Kebuli Yaman mengandung kapulaga yang bermanfaat untuk mengurangi stress, melancarkan pencernaan, mencegah infeksi, menjaga kesehatan tulang, dan baik untuk menjaga daya tahan tubuh.

Saat makan nasi kebuli Yaman, kita juga bisa menjumpai rempah-rempah yang berlimpah seperti cengkeh, kapulaga, kayu manis, lada hitam, kunyit dan aneka bumbu lain.
Karena rempah-rempahnya banyak, saat makan kita perlu memisahkan rempah tersebut terlebih dahulu supaya tidak ikut tertelan bersama nasi.
Daging Kambing Bikin Kolesterol?
Nasi kebuli biasanya disajikan dengan lauk daging kambing.
Ini aku suka banget karena segitu sukanya aku dengan daging kambing.
Tapi ada yang khawatir saat makan daging kambing karena katanya tinggi kolesterol.
Benarkah kambing bikin kolesterol?

Menurut informasi dari website Kebuli Yaman, kolesterol daging kambing, ternyata lebih rendah dibanding daging ayam dan sapi.
Setiap 10 gram daging kambing, kurang lebih mengandung sekitar 109 kalori.
Total kalori ini lebih rendah dibanding daging sapi yang memiliki 250 kalori dan daging ayam dengan total 195 kalori.
Wah ternyata lebih aman makan daging kambing ya.
Menu Kebuli Yaman
Ada beberapa menu Kebuli Yaman yang bisa dipilih, yaitu ada menu makanan, minuman, dan juga snack/makanan ringan.
Menu makanan utamanya ada kebuli ayam, kebuli kambing, kebuli iga sapi, dan kebuli rabeg
Menu satuan Kebuli Yaman bisa dilihat di gambar berikut ini:

Biasanya kami beli menu paket kebuli ayam yang harganya lebih terjangkau buat makan kami sekeluarga berlima.
Kadang suka ada promo, harga lebih murah.
Seperti saat kemarin kami makan di sini, pesan 4 paket nasi kebuli ayam masing-masing Rp 27.000 dan minuman es teh manis (@Rp 5.000) total habis sekitar Rp 123.000.
Lumayan dapat promo dari harga normal Rp 33.000 jadi Rp 27.000.

Ohya, untuk setiap paket nasi kebuli, sudah termasuk acar dan sambal.
Acarnya enak banget, pas manis, asamnya.
Begitupun dengan sambalnya, pedasnya nendang.
Kami sering bawa pulang sambalnya karena anak-anak gak suka sambal.


Dari pada mubazir, di bawa pulang aja deh biar di rumah gak usah bikin sambal lagi. Hemat.
Ohya, mereka juga sedia menu loyangan gitu untuk dimakan ramai-ramai/family/rombongan atau partai besar gitu.
Berikut menunya loyangan dan kombi di Nasi Kebuli Yaman:


Aku sendiri belum pernah beli menu loyan atau kombi. Selalu beli yang menu satuan, baik yang dimakan di tempat atau di bawa pulang.
Beberapa kali juga order online via Gojek dan ShopeeFood.
Yuk Cobain Nasi Kebuli Yaman
Makan di Kebuli Yaman, bisa di meja dan kursi di lantai 1 atau mau versi lesehan di lantai 2.
Kami suka makan di versi meja dan kursi karena lebih dekat dengan area parkir.
Tidak usah naik turun tangga, hehe.
Mau makan tapi gak mau repot 😀

Tempat parkir lumayan luas, bisa muat beberapa mobil dan motor.
Selain itu, juga tersedia toilet dan mushola untuk ibadah.
Yuk cobain Nasi Kebuli Yaman, biar menu makan kita bervariasi selain menu nasi Sunda dan bisa ngerasain makan nasi basmati ala Timur Tengah sana.
0 Komentar