Gambar Ibu dan Anak

Menyapih Anak dengan Cinta, Impian di Tahun 2015

Tubuhnya membiru. Nafasnya tidak teratur. Tidak ada satu jam setelah lahir, dia langsung di bawa ke rumah sakit (RS). Belum sempat aku menciuminya, suamiku sudah terlanjur mengendongnya untuk segera di bawa ke rumah sakit. Anakku, Akmal, harus segera dirujuk ke rumah sakit karena ada gangguan pernapasan.

Proses Inisiasi Menyusui Dini (IMD) yang aku idam-idamkan selama ini ternyata cuma bisa dilakukan tak lebih dari 15 menit. Sedih banget, soalnya kan aku menginginkan paling tidak bisa IMD selama 1 jam. Kenyataannya cuma 10 menitan.  Padahal menurut artikel-artikel yang aku baca, IMD bermanfaat untuk merangsang keluarnya Air Susu Ibu (ASI) sehingga bayi kelak bisa lebih berhasil menyusu secara ekslusif. (lebih…)

OOTD: Santai

Kalau lagi acara santai, saya lebih suka memakaikan kaos ke Akmal biar lebih nyaman dan leluasa dalam bergerak. Apalagi Akmal anaknya aktif sekali, nyaris tidak mau diam. Lari ke sana ke mari, jungkir balik, sampai bikin orang tuanya ngos-ngosan karena harus ikut ngejar sana sini.

Seperti Sabtu kemarin, kami mengajak Akmal silaturahmi ke rumah temannya suami. Kami ke sana untuk menengok adik bayi (Al Fatih Bimantara) yang baru lahir seminggu yang lalu. Benar saja, selama di sana, Akmal gak mau diam. Sibuk main mobil-mobilan, makan ini itu, lihat kereta yang melintas, dan di ajak main PS sama kakak sang bayi (Bimasakti). (lebih…)

kanker rahim

(Pernah) Frustasi

Jika kamu berpikir aku baik-baik saja selama 3 tahun terakhir ini, bisa jadi kamu salah.

Kesehatan fisikku memang tidak ada masalah. Aku tampak sehat dan bugar dari luar. Aku masih bisa beraktivitas dengan lancar dan lincah setiap harinya. Alhamdulillah Allah sudah menganugerahkan kesehatan yang luar biasa kepadaku belakangan ini.

Tapi taukah kamu bahwa aku menyimpan nestapa yang selama ini aku sembunyikan. Selama ini aku tidak berani menceritakannya kepada publik, hanya teman-teman dan kerabat dekat saja yang mengetahuinya. Maka hari ini aku beranikan menceritakannya kepada teman-teman berharap bahwa aku bisa menjadi lebih legowo dan ikhlas menjalani kehidupanku sekarang dan di masa yang akan datang. (lebih…)

ELLIPS, Untuk Sebuah Kesetiaan Tanpa Batas.

Kabuurr… awas ada singa

Tahun 2000.

Sore itu, aku tengah tergesa-gesa. Sambil setengah berlari, aku ayunkan kaki mengejar angkot yang akan mengantarkanku ke tempat les. Sebentar lagi les akan dimulai, jika tak segera berangkat, aku khawatir akan terlambat. Ujian nasional SMP sudah di depan mata, aku gak mau nilaiku jelek sehingga aku harus tepat waktu tiba di tempat les.

“Hey rambut singa, mau kemana?” Teriakan seorang pemuda mengagetkanku. Sontak membuatku menoleh sebentar mencari-cari sumber suara itu. Aku lihat sekumpulan pemuda tengah duduk-duduk main gitar, tertawa-tawa menatapku yang tengah pasang muka sebal.

Aku tau, panggilan Rambut Singa itu mereka tujukan kepadaku. Rambutku memang tipe rambut yang mengembang dan cenderung susah untuk diatur. Helaian rambutnya pun besar-besar dan kasar jika diraba. Pagi hari adalah momok bagiku karena setiap bangun pagi rambutku kesana-kemari, persis seperti S-I-N-G-A.

(lebih…)