Tips liburan ke Turki secara spesial aku bagikan ke kalian ya semoga acara traveling ke Turki berjalan lancar, enjoy, menyenangkan dan terhindar dari hal yang bikin berantakan.
Siapa tahu teman-teman sedang mencari informasi tentang ini bisa kalian catat baik-baik ya.
Bisa juga link tulisan ini kalian bagikan ke teman rombongan, saudara, suami/istri, keluarga, anak, dan rekan lain supaya perjalanan mereka juga aman dan nyaman.

Melakukan perjalanan ke Turki bisa jadi merupakan pengalaman pertama.
Ada yang untuk alasan jalan-jalan aja, kerja, maupun wisata religi umroh plus Turki.
Turki memang memang negara yang cantik dan banyak memiliki peninggalan sisa perjuangan Islam di masa lampau.
Sehingga tidak heran jika banyak masyarakat Indonesia yang masukin wisata ke Turki di wishlist nya.

Bepergian ke luar negeri dan jauh dari rumah memerlukan persiapan yang matang.
Oleh karena itu, sangat disarankan untuk menyiapkan segala sesuatunya jauh-jauh hari.
Apalagi jika kita melakukan perjalanan mandiri (tanpa tour) karena kita harus arrange perjalanan sendiri.
Namun jika kita pergi wisata ke Turki pakai tour, tentu perjalanan akan lebih mudah karena udah diatur oleh pihak travel.
Walaupun begitu, tetap saja persiapan untuk traveling ke Turki harus dilakukan.

Tips Liburan ke Turki
Di artikel kali ini, aku tuliskan tips penting yang perlu teman-teman lakukan sebelum berangkat ke Turki.
Tips liburan ke Turki ini aku paparkan berdasarkan pengalamanku kemarin pergi kerja sambil wisata ke Turki dan juga berdasarkan pengalamanku selama ini menangani pelajar dan mahasiswa yang berangkat sekolah/kuliah ke Turki melalui kantor agensi pendidikan tempat aku bekerja.

Seperti kapan dan dimana beli tiket ke Turki, apakah ke Turki perlu visa, hotel di Turki, makanan yang dimakan selama perjalanan ke Turki, waktu terbaik ke Turki, cara tukar uang dan penggunaan ATM, asuransi perjalanan, transportasi di Turki, internet dan beberapa hal penting lainnya.
Sebisa mungkin aku tuliskan Question and Answer yang banyak ditanyakan oleh warga Indonesia yang akan melakukan perjalanan ke Turki.
Baca sampai selesai ya.
1. Pemilihan Waktu Keberangkatan

Hal pertama yang perlu teman-teman tentukan adalah kapan mau berangkat traveling ke Turki.
Turki adalah negara 4 musim jadi sebenarnya masing-masing musim memiliki keindahan sendiri yang tidak bisa kita dapatkan di Indonesia.
Kalau memungkinkan, kalian bisa menghindari musim liburan karena peak season.
Musim liburan biasanya di sekitar bulan Juli – Agustus berbarengan dengan musim libur sekolah anak-anak dan mahasiswa.

Bulan Juli – Agustus termasuk musim panas di Turki.
Kalau kalian pergi liburan ke Turki di musim panas, harga tiket dan hotel naik dan lebih mahal dari biasanya.
Selain itu, kondisi cuaca di Turki lagi panas-panasnya dengan suhu rata-rata melonjak hingga 28°C (82°F).
Dan musim panas di Turki tuh kita sering mencium aroma tak sedap alias bau kethek. Ups.
Apalagi kalau pas lagi di dalam kereta di Turki. Beuh aromanya 🙁 mengsedih deh.
Saat summer, bayangkan orang-orang yang jarang mandi berkeringat campur parfum dan bau rokok.
Fyi, orang Turki jarang mandi. Beda dengan kita orang tropis yang mandinya minimal 2x sehari.

Kapan waktu terbaik ke Turki?
Teman-teman bisa datang di saat musim semi (April – Juni) atau saat musim gugur (September – Oktober).
Kondisi Turki di kedua musim tersebut lagi nyaman-nyamannya dan Turki pun lagi cantik-cantiknya.
Balon udara Cappadocia pun banyak dioperasikan di waktu ini karena cuaca relatif lebih aman.

Harga tiket dan hotel pun lebih murah dibandingkan saat musim panas.
Namun jika teman-teman ingin merasakan salju di Turki, kalian bisa datang saat musim dingin di Turki dari bulan Desember – Februari.
Di musim ini, harga tiket dan hotel paling miring karena low season.
Saat musim dingin, kalian bisa nyobain main ski dan naik gondola di Uludag National Park, Bursa, Turki.

2. Itenerary
Hal penting selanjutnya yang perlu disiapkan adalah itenerary/rencana perjalanan.
Apalagi buat teman-teman yang wisata ke Turki tanpa tour.
Bandara International di Turki ada di Istanbul dan Ankara.
Tapi biasanya pesawat internasional lebih banyak mendarat di Istanbul International Airport.

Dari Bandara Istanbul ini kalian wajib mampir ke Provinsi Istanbul, kota teramai se Turki dan dulunya merupakan Ibukota Turki sebelum sekarang pindah ke Ankara.
Tempat wisata di Turki Istanbul yang harus didatangi adalah Masjid Hagia Sophia, Masjid Sultanahmed/The Blue Mosque, Topkapi Palace, Dolmabahce Palace, Masjid Ortakoy, Grand Bazaar, Bosphorus Tour, dan lainnya.
Semuanya sudah pernah aku tulis di blog ini, kalian cari-cari aja ya.

Kalau kalian bepergian dalam waktu yang lama, selain Istanbul, teman-teman juga bisa ke Bursa, Izmir, Pamukalle, Cappadocia, Ankara.
Tempat ini bisa dijelajahi dalam waktu sekitar 7 – 10 hari.
Dalam pembuatan itenerary, sebaiknya dibuat sedetail mungkin.
Misalnya hari pertama mau ke mana, naik apa, nginep di mana, budget berapa.
3. Paspor

Sebelum berangkat, pastikan paspor kalian masih berlaku minimal 6 bulan ke depan.
Paspor adalah identitas paling penting saat kita keluar negeri.
Kalau gak punya paspor, kita gak bisa berangkat.
Jadi, kalau kalian belum punya paspor, bikin baru ya.
Biaya pembuatan paspor Rp 350.000 untuk paspor biasa, Rp 650.000 untuk e-paspor, ada tambahan Rp 1.000.000 untuk percepatan pembuatan paspor yang bisa selesai dalam 1 hari.
Buat yang sudah punya paspor, cek lagi masa berlakunya.
Kalau sudah mendekati masa expired, segera lakukan perpanjangan paspor di Kantor Imigrasi terdekat.
4. Visa

Apakah Turki bebas visa?
Untuk WNI yang terbang dari Indonesia, masuk ke Turki tidak perlu visa karena sudah bebas visa.
Tahun 2022 waktu aku ke Turki pun udah bebas visa.
Asalkan kalian tidak melebihi masa tinggal maksimal selama 30 hari.
Selamat di Turki, kalian bisa mengunjungi Istana Dolmabahce yang cantik sekali.

Tapi, jika teman-teman ingin tinggal lebih lama, kalian bisa mengajukan izin melalui Embassy Turki di Jakarta, nanti akan diberikan visa untuk mengajukan Kısa dönem (izin tinggal jangka pendek).
Kelebihan memiliki Kısa dönem, kita bisa mendapatkan banyak kemudahan.
Misalnya harga tiket transportasi lebih murah dari harga turki.
Atau bisa juga keluar ke negara terdekat yang bebas visa kemudian masuk ke Turki lagi.
5. Tiket

Beli tiket ke Turki di mana?
Sekarang, urusan beli tiket sangat mudah karena kita bisa beli di OTA (online travel agent) seperti Tiket, Traveloka, dll.
Bisa juga beli di travel agent yang sudah langganan dan terpercaya.
Harga tiket pilih sesuai dengan waktu keberangkatan yang sudah ditentukan di tips nomor 1 di atas.

Tips dari saya, jangan mudah tergiur dengan tawaran tiket murah yang ditawarkan oleh orang-orang yang tidak kalian kenal karena bisa saja itu penipuan.
Ada teman saya yang pernah tertipu dengan nominal yang tidak sedikit karena mupeng dengan harga tiket ke Turki yang lebih murah dari harga yang ditawarkan OTA.
6. Pesawat
Naik pesawat apa ke Turki?
Dari pengalaman naik Turkish Airlines, pergi ke Turki memang paling enak tuh naik pesawat Turkish Airlines atau Garuda Indonesia.
Karena kedua pesawat ini melayani direct flight tanpa transit. Penerbangan langsung sekitar 12 jam dan nyaman banget pesawatnya.

Namun harganya biasanya lebih mahal dibandingkan pesawat lain yang transit.
Kecuali kita beli tiket pesawatnya jauh-jauh hari.
Selain Turkish Airlines dan Garuda Indonesia, kita juga bisa pilih pesawat Qatar Air transit di Doha, Emirates Transit di Dubai, Saudia transit di Jeddah, Etihad transit di Abu Dhabi, Oman Air transit di Muscat, atau Air India transit di Mumbai.
7. Hotel

Mau nginep di mana selama di Turki juga perlu banget kalian persiapkan.
Mau di hotel, hostel, penginapan, air BnB, apartement, nginep di saudara/teman pun harus diperhitungkan.
Hotel di Turki bisa dipesan jauh-jauh hari bareng sama beli tiket via aplikasi dari Indonesia misal Tiket, Traveloka, Booking, Airbnb.
Kalian bisa pesan dari yang harganya murah sampai yang jutaan per malamnya.
Tetap sesuaikan dengan anggaran ya biar gak over budget.

Kalau mau penginapan murah, sebenarnya banyak warga negara Indonesia yang buka sharing room gitu di Turki.
Jadi mereka menyewakan kamar di rumahnya untuk ditempati dengan harga yang relatif murah mulai dari 10$/malam.
Bahkan mereka juga bisa menyediakan makanan ala Indonesia sesuai dengan request kita.
Ini yang aku lakukan ketika traveling ke Turki beberapa waktu lalu sehingga bisa menghemat budget akomodasi.
Tips memilih hotel di Turki, kalau bisa pesan yang dekat dengan tempat wisata dan tempat makan.
Supaya kalian gak harus jalan jauh untuk pergi jalan-jalan atau cari makan.
8. Biaya Liburan Ke Turki

Biaya liburan ke Turki perlu dihitung secara cermat.
Komponen utamanya adalah tiket, hotel/akomodasi, transportasi, dan konsumsi/biaya makan.
Biaya tiket dan hotel sudah bisa dihitung saat kita pesan dari Indonesia.
Biaya transportasi bisa disiapkan selama perjalanan.
Agar tips liburan murah ke Turki, bisa memanfaatkan transportasi masal seperti metro, trem, atau bus.

Tinggal beli e-money lokal seperti Istanbul Card jadi tinggal tap-tap aja saat mau naik kereta/bus.
Biaya makan bisa disesuaikan dengan kalian mau makan apa dan dimana.
Dari mulai makan di restoran kecil atau fine dining juga bisa tinggal atur-atur aja uangnya.

Jangan lupa biaya beli oleh oleh khas Turki karena barang-barang di Turki tuh lucu-lucu banget dan gak bisa ditemukan di Indonesia.
Ke Turki bawa uang berapa?
Bisa disesuaikan dengan itinerary dan kebutuhan teman-teman selama di sana.
9. Mata Uang Turki
Mata Uang Turki adalah Lira seringkali di singkat dengan TL atau Turkish Lira.
Simbolnya “₺” dengan kode mata uang “TRY”
Kurs lira terhadap Rupiah saat ini (update Januari 2025) adalah Rp 450..
Sehingga nilai 100 lira turki berapa rupiah? sekitar Rp 450.000.

Tips liburan ke Turki bisa bawa uang dalam bentuk Lira, dollar, euro.
Nilai tukar Lira sekarang makin drop karena inflasi.
Ambil lira seperlunya saja. Karena inflasinya gila-gilaan kalau sampai nyisa sayang banget duitnya.
Untuk jaga-jaga bisa bawa dollar atau euro.
Tukar uang bisa dilakukan di money changer di Indonesia atau bahkan bisa tarik tunai di ATM di Turki.
Di ATM, bisa tarik uang dalam bentuk dollar, lira, dan euro.
Misal di Bandara International Istanbul exit 13.
Sebelah kiri ada ATM center. Ambil disitu. Rate penukaran uangnya lumayan bagus.
Jangan ambil di ATM Centre yang deket claim bagasi karena biayanya mahal.

Teman-teman saya sarankan untuk bawa ATM dari Indonesia yang berlogo Visa jadi bisa tarik tunai di ATM di Turki.
Paling kena charge sekitar Rp 25.000
Bank yang rate bagus kalau mau ambil pakai ATM Indonesia : BNI Mandiri BCA.
Tapi sebelum berangkat, teman-teman harus info ke CS nya bisa via telepon untuk minta diaktifkan fitur pemakaian di luar negeri.
Untuk pengambilan ada batas maksimal jumah dan frekuensi per hari namun untuk transaksi debit dan kartu kredit tidak ada pembatasan.
Tarik tunai di Turki bisa pilih Bank Turki misalnya Ziraat Bankası atau VakıfBank.
Bisa juga bawa kartu Jenius, nanti tinggal tap tap aja kalau mau transaksi.
Tapi di Turki jarang (bukan tidak ada). Mereka kebanyakan minta cash Lira, kalau nggak ya dollar.
Mau bawa kartu kredit juga bisa. Tapi bijaklah dalam menggunakannya karena tau-tau nanti tagihan numpuk.
Bawa cash secukupnya dan yang penting isi tabungan jangan mepet. Takut terjadi sesuatu.
10. Transportasi di Turki

Ada banyak jenis transportasi di Turki yang bisa kalian cobain.
Tapi untuk mendapatkan tips liburan murah di Turki, teman-teman perlu menggunakan transportasi umum.
Contohnya: metro, tramvay, bus, kapal, gondola.
Jalur bus dan kereta bisa dengan mudah didapatkan. Bahkan di Google Maps pun sudah tersedia jalurnya sehingga kita gak akan bingung.
Di Taksim, Istanbul, teman-teman bisa nyobain naik tramvay yang kental dengan nuansa sejarah karena sudah ada sejak tahun 1875.
Nostalgic banget gak tuh.

Di negara maju, transportasi umum sangat maju sehingga kita dengan mudah bisa memanfaatkannya dan tentu saja harganya lebih hemat daripada kita naik taksi.
Cuma taksi di Turki tuh suka males ambil kalau tujuannya dekat.
Kalaupun terpaksa naik taksi, kita bisa berhentiin taksi di pinggir jalan raya.
Jangan lupa ditawar karena kadang taksi di Turki gak pakai argo.

Di Turki, ada aplikasi ojol namanya Uber dan Bitaksi.
Sebenarnya masih ada yang lain, namun dua ojol inilah yang taksi online paling populer di Turki.
Kalau mau jalan-jalan di Turki pakai motor, gak bisa ya teman-teman.
Turki merupakan negara maju yang transportasi umumnya beda dengan Indonesia. Mereka sudah maju dengan transportasi umum yang bagus.
Sewa motor di Turki itu nyaris tidak ada. Hanya pengantar makanan saja dan polisi yang mengendarai motor di Turki.
11. SIM Card dan Wi-Fi
Untuk komunikasi di Turki, kita bisa memanfaatkan kartu SIM lokal Turki.
Harganya memang agak mahal karena termasuk harga turis.
Cara belinya bisa pakai paspor dan berlaku selama 2 minggu.
Bisa juga pakai ESIM yang beli dari Indonesia. Untuk mengaktifkannya bisa menghubungi penjualnya.
Yang paling mudah adalah memanfaatkan WiFi baik WiFi di Bandara, Hotel, penginapan, apartemen, resto, cafe, maupun tempat umum.
Tapi hati-hati saat menggunakan Wi-Fi umum karena rawan kejahatan.
12. Barang Bawaan

Sebaiknya, selektiflah dalam membawa barang bawaan. Seperlunya saja.
Sisanya bisa beli di Turki.
Misalnya baju dingin, coat, itu lebih murah di Turki dan barangnya bagus-bagus. Bisa dapat yang asli pula.

Pakaian di Turki yang bermerek pun banyak misalnya LC Waikiki, Mango, Beymen, Mavi, Koton, Zara, Armine.
Kalau butuh baju bisa beli di toko tersebut. Stores nya tersedia di Taksim dengan harga bersaing.
Cari yang ada tulisannya “Indirim” artinya barang tersebut lagi diskon/sale supaya dapat harga lebih murah.
Yang perlu dibawa mungkin obat-obatan pribadi dan lauk kering.
Lauk kering ini sangat membantu karena biasanya lidah orang Indonesia gak cocok dengan makanan khas Turki yang cenderung hambar.
Bisa juga bawa mie instant dan bumbu instan gitu kayak bumbu nasi goreng, soto, dll. Apalagi kalau nanti selama penginapan di Turki ada dapurnya.
Asyik banget tuh bisa masak.

Tapi sih saran aku mumpung masih di Turki ya lebih baik eksplor makanan khas Turki dan rasakan gimana rasanya jadi warga lokal. Contohnya Iskender Kebab ini.
13. Kuliner Khas Turki
Nah mumpung di Turki, wajib donk cobain kuliner khas Turki.
Dari mulai makanan khas Turki sampai minuman khas Turki.
Ada kebab, baklava, simit, gozleme, turkish delight/lokum, keju, teh khas Turki, kopi Turki, yogurt, ayran, dan buah-buahan yang berlimpah dan segar-segar.


Makanan khas Turki berikutnya yang harus dicobain adalah Baklava,
Baklava adalah cemilan manis khas Turki yang terdiri dari kacang walnut atau pistachio yang dicincang dan diberi pemanis dan dibungkus adonan roti tipis semacam pastri.
Pecinta kuliner manis pasti suka deh.

Baklava Turki bisa dibeli di banyak toko oleh oleh khas Turki dan cocok dijadikan buah tangan buat keluarga tercinta karena baklava tahan sampai 2 minggu.
Yang paling terkenal adalah Hafiz Mustafa dan Karaköy Güllüoğlu.
Ada lagi makanan khas Turki yang perlu kalian icip. Namanya Simit.

Simit adalah panganan khas Turki berupa roti dengan bentuk melingkar seperti cincin dengan permukaan penuh taburan wijen. Seperti bagel.
Rasanya agak sedikit keras dan gurih.
Harganya cukup murah sekitar 8 – 10 TL dan bisa dibeli di penjaja makanan di pinggir jalan.

Ini Turkish Delight/lokum/lokma, semacam dodol kalau di Indonesia. Rasanya manis dan kenyal seperti permen Yupi. Cocok juga buat oleh oleh karena banyak tersedia dalam kemasan rapih, cantik, dan kuat.
Makanan dan minuman khas Turki ini bisa teman-teman cobain dengan cara eksplor sekitar. Bisa jalan kali biar lebih terasa menikmati suasana.
14. Es Krim Turki

Nah kuliner Turki selanjutnya yang harus dicobain adalah es krim Turki/Dondurma.
Kenapa?
Karena es krim Turki tuh unik. Tidak mudah meleleh, kenyal, bisa ditarik ulur dan tidak mudah jatuh.
Penjualnya suka iseng dan usil minta ampun. Dengan ciri khas baju khas Turki yang unik dan topi/peci merah, penjual es krim Turki siap ngerjain kita.

Sayang es krim Turki tidak cocok untuk oleh-oleh karena pasti meleleh.
Tapi kalau di Indonesia, teman-teman bisa beli es krim Turki terdekat dari rumah.
15. Surat Penting
Tips liburan ke Turki berikutnya yang harus diperhatikan adalah bagaimana menyimpan surat penting dan barang berharga lainnya.
Surat penting seperti paspor, visa, tiket, KTP, ada baiknya disimpan di tas kecil yang handy, praktis, dan gampang dibawa. Bisa pakai sling bag.
Siapkan juga foto kopi paspor, KTP, in case ada apa-apa jadi lebih mudah.

Soft file surat penting ini juga simpan di Google Drive dan Galeri foto di HP.
Kalau butuh e-file nya langsung cepat tunjukkan tanpa perlu cari-cari lagi.
Selama perjalanan di Turki, bawa selalu paspor dan identitas penting tersebut.
Tapi kalau ragu, bawa FC dan e-filenya saja. Fisik aslinya bisa simpan di brankas hotel.
Selain itu, barangkali ada yang bawa laptop selama liburan di Turki, laptop ini juga bisa dititip ke petugas hotel.
Daripada dibawa-bawa pas jalan-jalan kan rempong.
16. Waspada Copet

Apakah Turki aman?
Insya Allah traveling ke Turki aman.
Namun kita tetap perlu waspada misalnya dari pencopetan di tempat ramai atau kendaraan umum karena kejahatan akan muncul jika ada kesempatan.
Selalu simpan barang berharga di tas. Kalau perlu disimpan dulu ke tas kecil/pouch baru dimasukin ke tas yang lebih besar.
17. Oleh Oleh Khas Turki

Ada banyak jenis oleh oleh khas Turki dan harganya yang bisa teman-teman pilih.
Misalnya baklava, turkish delight, aneka coklat, gantungan kunci, tempelan kulkas, cezve/panci khusus untuk membuat kopi Turki, gelas khas Turki berbentuk bunga tulip, lampu, kerudung, kacang-kacangan, karpet, sajadah Turki, dan lain-lain.

Oleh oleh Turki untuk wanita ada tas etnik, dompet unik, batu zultanite yang bisa berubah hingga 20 warna, baju khas Turki.
Rekomendasi tempat beli oleh-oleh khas Turki sebagai berikut:
- Grand Bazaar
- Taksim Square
- Tuğba
- Hafiz Mustafa
- Karaköy Güllüoğlu (beli baklava enak banget di sini)
- Oriental Gift Shop (tempat beli oleh oleh Turki termurah se Istanbul)

Hati-hati kalap beli oleh-oleh khas Turki karena selucu itu memang.
Beli yang ringkas dan mudah masuk koper aja karena kalau over baggage bisa kena charge tambahan nanti. Lumayan harganya mahal.
Alternatifnya, kalian bisa belanja jastip oleh oleh khas Turki. Ada banyak kok yang buka jasanya.
18. Pakaian di Turki

Memilih pakaian yang akan dikenakan untuk tips liburan ke Turki disesuaikan dengan waktu kapan kalian berangkat.
Kalau waktu bepergian pas dengan musim dingin di Turki ya bekal baju hangat, jaket, syal, sarung tangan, payung, kupluk, sepatu, kaos kaki, long john, dll.

Saat musim panas di Turki ya bajunya gak usah bawa yang tebal-tebal.
Santai saja seperti kondisi kita di Indonesia, kurang lebihnya sama.
Yang penting nyaman dan menyerap keringat.

Bisa bawa sepatu yang ringan, empuk, dan nyaman buat jalan karena di Turki tuh kulturnya orang jalan cepet nyaris ngebut.
Bawa sepatu sandal juga bisa.
Bawa masing-masing satu pasang, biar bisa dipakai gantian.
Sepatu Traveling Ternyaman

- Slip on anti ribet tanpa tali
- Nyaman, kuat, dan empuk
- Dipakai jalan jauh gak bikin pegal
Topi Pelindung Wajah

- Cantik, fashionable
- Nyaman
- Melindungi Wajah dari Paparan Sinar Matahari
Jangan lupa bawa deodorant karena kalau pergi ke Turki pas musim panas tuh aromanya campur-campur antara keringat orang dan lain-lain.
Siap-siap bawa masker biar gak cium aroma yang aneh.
Berikut rekomendasi pakaian yang bisa dibeli untuk dipakai tips liburan di Turki saat liburan musim panas.
19. Politik

Tips liburan di Turki yang wajib dipatuhi adalah jangan bicara masalah politik.
Hal ini karena orang Turki tidak suka bicara politik dengan orang asing.
Apalagi kalau ternyata keyakinan politik orang Turki berbeda dengan apa yang kalian percayai.
Mereka bisa-bisa bete dan gak suka dengan kalian.
Tips Liburan ke Turki Sebelum Berangkat

Menjelang hari keberangkatan, perhatikan beberapa tips berikut ini:
1. Timbang barang bawaan kalian sebelum berangkat dan perhatikan berat batas maksimal. Biasanya berat maksimum untuk bagasi berkisar antara 20 – 30 kg, tergantung pada maskapai dan kelas penerbangan. Sedangkan untuk kabin, berat maksimal sekitar 7 kg.
2. Lakukan check-in online 24 jam sebelum waktu penerbangan supaya tidak perlu check in di counter karena pasti antre.
3. Hadir di bandara lebih awal. Misalnya 4 jam sebelum jadwal keberangkatan karena teman-teman akan melakukan penerbangan internasional.
4. Saat pemeriksaan di imigrasi siapkan tiket dan paspor. Bisa pakai tas kecil untuk menyimpan tiket, paspor, dan dompet. Kalian harus jawab pertanyaan petugas Imigrasi dengan tenang, sopan dan jelas. Tidak boleh memotret/mengambil video di area imigrasi ya.
5. Jika transit di Dubai, teman-teman harus cek gate yang dituju. Sesuaikan waktu keberangkatan dengan waktu setempat sebab Dubai merupakan quite airport dan tidak ada pengumuman melalui pengeras suara.
Kesimpulan Tips Liburan ke Turki

Tips liburan ke Turki sudah selesai deh diceritakan.
Semoga bisa membantu teman-teman yang akan melakukan perjalanan ke Turki.
Baik itu pergi ke Turki tanpa tour/mandiri/backpacker ataupun pergi bareng-bareng pakai tour melihat tempat wisata di Turki.
Jangan lupa mengunjungi tempat hits di Turki ini.







Nikmati setiap waktunya karena Turki tuh cantik banget sampai ia mengundang kita untuk datang kembali.
Aku juga mau balik lagi ke Turki. Insya Allah, soon! Doakan please.
Sampai ketemu lagi di tulisan berikutnya dan selamat bersenang-senang liburan di Turki ya!
14 Komentar
mayamaya · 14/04/2024 pada 7:26 pm
Assalamualaikum bu armi, saat ke Turki pakai e-visa atau VOA saat di Istanbul airport?
dan apakah harus membayar polis asuransi apabila jenis visa yg dipakai adalah e-visa?
terimakasih
Armita Fibriyanti · 15/04/2024 pada 6:40 pm
Walaikumsalam wrwb, tidak pakai visa Bu karena Indonesia dan Turki sudah memberlakukan bebas visa.
Junes · 17/04/2024 pada 9:51 am
Kak, berapa harga untuk naik Hot Air Balloon? Idealnya minimum butuh berapa hari untuk backpacker ke Turki? untuk public transportnya apakah mudah? sudah macam korea/SIngapore/Hongkong gitu? Terima kasih sebelumnya.
Armita Fibriyanti · 17/04/2024 pada 12:46 pm
Harga naik balon udara di Cappadocia selalu berubah tergantung musim. Paling murah saat musim dingin/winter, saat musim semi/spring harga mulai naik, dan puncak harganya nanti pas musim panas/summer dengan harga sekitar 250 dolar USD udah beruntung banget. Paling mahal sekitar 300 dolar.
Kemarin teman ada yang dapat harga 150 euro pas naik balon udara di musim semi/spring.
Untuk backpacker ke Turki bisa alokasikan minumum 7 hari biar puas. Bisa lebih lama tergantung area mana aja yang mau di explore.
Public transportasinya gampang banget karena termasuk negara maju. Ada kereta, tram, metro, bus, pesawat, kapal, taksi. Yang gak ada motor.
Semoga membantu.
dida · 28/07/2024 pada 10:40 pm
kak ke turki tanpa visa saat sampai disana di cek paspor tanpa visa apakah ada diminta untuk menunjukan tiket pulang ke indo ?
Armita Fibriyanti · 28/07/2024 pada 11:29 pm
Iya Kak, ditanyain tiket pulang ke Indonesia
Yuni · 01/08/2024 pada 9:00 am
Halo ka , Saya mau tanya , apakah perlu atau wajib /syarat apply health insurance ke turki ?
Armita Fibriyanti · 03/08/2024 pada 4:18 am
Untuk keperluan apa Kak ke Turkinya? Kalau buat study, wajib punya.
Bin · 21/08/2024 pada 11:12 pm
Helping bgt mbak Armita post ttg Turki nya. Suka bgt penjelasannya detail tp gak ribet. Aku rencana mau liburan November ini kesana bareng suami, honeymoon yg tertunda rencana 14hari tapi udah dengan Dubai 2 (pakai Visa transit Dubai, masi coba mempelajari tapi).
Ada rekomen ittinerary/rute perjalanan mbak?
Agak nya sedikit ya mbak post ttg liburan autumn di Turki, apalagi bln November. Apakah worthed bln Nov ke Turki? Dan bingung apakah sbaiknya pake jasa travel atau bagpacker..??
Sy liat2 utk transport di kota besar Turki sperti Istanbul n Ankara cukup mudah y mbak, tp gimana y dgn transport umum antar kota? Atau dalam kota sprti bursa, Safran bolu / pamukkale / cappadocia?
Maklum ini perdana kami ke Turki mbak, super excited tp jg agak takut krna bahasa (gak bs bahasa Turkiye)
Armita Fibriyanti · 22/08/2024 pada 7:43 am
Halo Mbak Bin, terima kasih sudah mampir ke tulisan saya ya.
Wah seneng banget nih mau honeymoon sama suami, semoga lancar ya nanti.
– Untuk tulisan tips liburan di Turki saat musim gugur/autumn/fall season, sudah saya tulis juga di blog, berikut link nya: https://armitafibri.com/musim-gugur-di-turki/
– Untuk itinerary perjalanan wisata di Turki, saya baru menuliskan di Istanbul, bisa dibaca di link berikut ini: https://armitafibri.com/itinerary-wisata-istanbul-3-hari-2-malam/
Kalau gak mau ribet sebenarnya bisa pakai jasa travel, tapi kalau mau intimate berdua sama suami bisa ala-ala backpacker karena bisa lebih lama menikmati perjalanan tanpa diburu-buru pihak travel.
Untuk transportasi di kota selain Istanbul, seperti Bursa, Cappadocia, Pamukalle, bisa menggunakan taksi, Uber, bus, ataupun pakai pesawat.
Clement · 22/09/2024 pada 9:07 am
Hallo mba terima kasih ulasannya untuk negara Turki,saya akan berangkat ke Turki juga bulan January 2025.Saya mau tanya waktu ke Turki mba menggunakan pasport biasa atau e passport ? Thank you
Armita Fibriyanti · 22/09/2024 pada 7:28 pm
Halo Mba, terima kasih sudah berkenan mampir ke tulisan saya.
Waktu ke Turki, saya menggunakan pasport biasa.
Semoga membantu ya.
Nyimas · 08/10/2024 pada 12:28 pm
Hai mba Armita, mau tanya, kalo misalnya nyari penginapan di Turki rekomendasi mbak apaa? terus kalo winter bisa naik hot air balloon gakk
Armita Fibriyanti · 10/10/2024 pada 4:39 pm
Mba rencana akan ke kota mana aja?
Winter mostly gak bisa naik balon udara karena cuaca buruk, angin kencang/windy, dan udara dingin sehingga tidak aman untuk penumpang.
Paling nyaman naik balon di akhir musim semi karena cuaca relatif lebih ramah.