Tips Nyaman Naik Kereta Lanjutan Untuk Lakukan Perjalanan

Tips Nyaman Naik Kereta Lanjutan Untuk Lakukan Perjalanan

Tips Nyaman Naik Kereta Lanjutan Untuk Lakukan Perjalanan. Kumal, terlambat, bau keringat, rambut lepek dan traveling bareng ayam jago serta segepok pete. Itulah bayangan tentang naik kereta api jaman kuda masih jadi alat transportasi. Alias jaman belum terjadi revolusi besar-besaran di moda transportasi andalan masyarakat Indonesia. Aku masih ngalamin loh. Bahkan pas zaman kuliah dulu antara tahun 2007 – 2011. Masih ketemu kereta yang bau pesing, muntah, dll. Gak cuma kereta domestik (KRL) bahkan kereta jarak jauh juga.

Kini zaman sudah berubah. PT KAI sudah melakukan perombakan besar-besaran. Naik kereta api sekarang bahkan bisa di adu kenyamanannya dengan pesawat untuk urusan rute hingga fasilitas yang ditawarkan. Apalagi kereta api telah memiliki sistem kereta lanjutan yang menawarkan perjalanan dengan jangkauan lebih luas tapi dengan cara yang lebih mudah. Bahkan bawa anak-anak juga nyaman dan aman kok.

Baca: Naik Commuter Line Pertama Kali

Naik kereta bisa pakai sistem lanjutan sekarang. Sudah tahu belum teman-teman? Sistem kereta lanjutan ini mirip banget sama penerbangan transit. Kita harus turun dari kereta pertama lalu melanjutkan perjalanan dengan kereta berikutnya. Bisa berbeda arah dengan kereta pertama, bisa juga arahnya sama tapi tempat duduknya sudah habis tersedia sehingga perlu dilanjutkan dengan kereta yang lain.

Baca: Tip Mudik Lebaran Bersama Bayi dan Balita Menggunakan Kereta Api

Kalau mau beli tiket kereta lanjutan, kita bisa mencobanya di salah satu agen travel online terbesar di Indonesia, Traveloka, yang menjadi pelopor penyedia layanan pemesanan tiket kereta lanjutan. Kita bisa cek langsung info kereta lanjutan secara online kapan saja ya.  Namanya seperti transit, tentu ada trik biar tetap nyaman selama perjalanan dengan kereta lanjutan. Apa saja? Ini dia tipsnya, ya teman-teman.

Tips Liburan Naik Kereta Membawa Anak
Asyiknya Naik Kereta

Durasi Transit, Paling Penting Nih!

Seperti sistem penerbangan transit, kitaharus memerhatikan berapa lama jarak antara kereta pertama dan kereta lanjutannya. Supaya apa? Tentu biar nggak ketinggalan keretanya. Beberapa waktu transit bisa mencapai 2-3 jam, buat yang hobi berpetualang waktu yang singkat ini juga bisa dimanfaatkan, bukan? Bisa mencicipi kuliner di dekat stasiun transit, atau berburu oleh-oleh incaran yang mungkin selama ini nggak terpikirkan.

Ingat, Harus Check-In Ulang!

Sekali lagi, sama seperti penerbangan transit, sistem kereta lanjutan pun menggunakan cara yang sama yaitu kamu perlu check-in ke kereta lanjutan. Perjalanan kita tidak sama dengan kereta pertama, oleh karena itu wajib check-in di kereta lanjutannya.

Jangan Tinggalkan Barang Bawaan

Yap, kita akan berpindah kereta bukan melanjutkan perjalanan dengan kereta yang sama. Bukan juga sekadar mampir di stasiun yang dilewati. Ingat, daripada kita tiba-tiba bengong di stasiun yang bukan tujuan utama, turunkan semua barang bawaan beserta tiket kereta lanjutan. Angkut dan masukkan ke kereta lanjutan seperti yang sudah kita pesan di Traveloka.

Simpan Terus Tiket Kereta Lanjutan

Terbiasa membuang tiket kereta api begitu sudah diperiksa Masinis? Wah jangan langsung dibuang ya teman-teman. Soalnya sewaktu-waktu ada pemeriksaan, kita masih siap dengan tiket keretanya. Lebih baik disimpan saja, kan juga bisa buat dokumentasi perjalanan. Apalagi ini kereta lanjuta. Tiket dari awal sampai akhir perjalanan kudu disimpan ya biar secure gitu.

Wisata Saja Jika Sempat

Inilah pentingnya mengingat durasi transit. Kalau waktunya fleksibel dan kita melakukan perjalanan santai, kita bisa dengan mudah mengatur jadwal jalan-jalan di stasiun transit dan kembali sesuai waktu check-in kereta lanjutan. Kita bisa berwisata sebentar di dekat stasiun tempat kita transit. Bakalan menyenangkan, ya!

Oke deh teman-teman. Kalau kita sudah biasa melakukan penerbangan transit, naik kereta lanjutan asyik-asyik aja kok. Kalau bisa dinikmati dengan nyaman, bakal jadi perjalanan yang tidak terlupakan, lho! Ah, jadi gak sabar naik kereta lagi nih.



Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.