Apakah Paspor Umroh Sama dengan Paspor Biasa

Apakah Paspor Umroh Sama dengan Paspor Biasa

Assalamu’alaikum. Temans, sejak aku posting tulisan di blog ini tentang cara membuat paspor umroh, banyak yang tanya-tanya ke aku. Apakah paspor umroh sama dengan paspor biasa? Apakah bisa pergi umroh pakai paspor biasa? Apakah ada promo paket umroh Oktober? dan pertanyaan semacamnya.

Baca: Pengalaman Membuat Paspor Umroh

Padahal yah aku sudah tulis dengan detail loh di blogpost aku sebelumnya. Tapi mungkin karena tulisan tersebut terlalu panjang. 2500 kata euy. Jadi netizen malas baca. Plis atuhlah people, baca, baca, dan baca kalau kalian pengen tahu prosedur pembuatan paspor dengan detail.

Untunglah stok sabar aku banyak. Dan ini lagi ada waktu. Makanya aku tuliskan lagi ya tentang pembuatan paspor umroh. Kali ini tulisannya gak akan panjang. Kalau kalian mau baca detailnya, bisa baca tulisanku di link tersebut di atas ya.



Apakah Paspor Umroh Sama dengan Paspor Biasa

Temans, ssst… sini aku bisikin. Tidak perlu khawatir ya. Paspor umroh sama dengan paspor biasa ya. Yang sampul paspor warnanya hijau.

Jumlah halaman paspor untuk umroh sebaiknya paspor 48 halaman. Kenapa? karena biasanya paspor 24 halaman dianggap sebagai paspor yang umumnya digunakan para TKI ke luar negeri.

Kalau teman-teman sebelumnya sudah punya paspor dan ingin berangkat umroh, teman-teman bisa langsung menggunakan paspor tersebut. Langsung saja datang ke travel agent yang khusus mengurusi pemberangkatan umroh dan haji. Nanti akan dipandu langkah-langkahnya oleh mereka.

Tapi kalau teman-teman belum punya paspor dan akan menggunakan paspornya pertama kali untuk keperluan berangkat umroh, temans perlu bikin paspor dulu ya. Ya karena syarat utama pergi keluar negeri itu adalah paspor. Kalau gak punya paspor ya gak bisa berangkat. Karena paspor itu adalah dokumen resmi dan penting untuk melakukan perjalanan antar negara.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Armita Fibriyanti (@armitafibri) on

Syarat Pembuatan Paspor

Ada beberapa persyaratan yang diperlukan saat akan membuat paspor. Berikut syarat pembuatan paspor yang bisa teman siapkan.

  1. KTP asli dan fotokopinya 1 lembar.
  2. Kartu keluarga asli dan fotokopinya 1 lembar.
  3. Akta kelahiran/ijazah terakhir/buku nikah (pilih salah satu) dan fotokopinya 1 lembar.
  4. Uang pendaftaran senilai Rp 355.000.
  5. Materai 2 lembar.
  6. Alat tulis (pulpen).

Pulpen ini biasanya disediakan oleh pihak Imigrasi. Tapi daripada rebutan sama orang lain, mendingan bawa pulpen sendiri dari rumah.

Nah kalau teman mau bikin paspor pertama kali untuk umroh, temans perlu bawa persyaratan tambahan berikut ini:

  1. Surat rekomendasi dari travel.
  2. Surat rekomendasi dari Kementrian Agama Kabupaten/Kota.

Pendaftaran Paspor Online

Kalau semua syarat pembuatan paspor tersebut di atas sudah siap, teman bisa daftar pembuatan paspor ke Kantor Imigrasi. Sekarang, pendaftaran pembuatan paspor harus online. Temans bisa akses daftar paspor online di website Imigrasi alamatnya di https://antrian.imigrasi.go.id/ ya.

Bisa juga daftar paspor online dengan unduh aplikasi di Play Store atau AppStore. Nama aplikasinya: Layanan Paspor Online. Isi data-datanya dan tinggal ikuti petunjukknya ya.

Beberapa kantor imigrasi ada yang membuka pendaftaran via nomor WhatsApp. Tapi aku gak hafal nih nomor-nomornya. Kalian cari sendiri ya.

 

View this post on Instagram

 

3 minggu lalu nekad datang ke Kantor Imigrasi Wonosobo, Jawa Tengah. 💪 Sudah tahu kalau sekarang bikin pasport itu harus ambil antrean online. Tapi berkali-kali aplikasi antrean pasport online gak bisa dibuka. Boro-boro daftar, masuk aja ke aplikasinya enggak bisa padahal sinyal internet full. 😔 . . Akhirnya dengan modal nekad kami langsung aja datang (go show) ke Kanim Wonosobo yang jarak 62 km dan waktu tempuh 2 jam perjalanan darat dari rumah orang tua di Purworejo. Jalan menuju ke sana kelak-kelok luar biasa, sempit, dan kanan-kiri jurang sukses bikin Akmal mabok muntah-muntah. Lengah dikit bisa kepleset masuk jurang. 🏞️ . . Sampai di Kanim Wonosobo tentu kami ditegur karena gak daftar online 😒. Tapi dengan bukti bahwa aplikasi antrean pasport online tidak bisa dibuka sejak 2 hari sebelumnya, akhirnya pegawai di Kantor Imigrasi mengizinkan kami buat pasport. Apalagi kami datang bersama 2 orang lansia yang jauh-jauh ke Wonosobo demi bisa dapat hak memiliki paspornya. Alhamdulillah, Allah lembutkan hatinya dan 3 hari kemudian pasport sudah ada ditangan kami 💕 . . Nanti detail cerita bikin pasport aku ceritain di blog ya. Kenapa aku pilih bikinnya di Wonosobo, kenapa gak di Bandung/Jogya, apa kendalanya, kenapa harus pakai antrean online, syaratnya apa aja, biayanya berapa dll. Moga-moga malam ini aku gak pelor jadi blogpostnya bisa publish besok pagi. Doakan aku semangat ya 😘💪 . . . #outstandingmama #blogger #pasport #carabuatpasport #pasportonline #kanimwonosobo #wonosobo #explorewonosobo #antrianpasportonline #antreanpasportonline #tropic #gazebo #wonderfulindonesia #indonesia #likeforlike

A post shared by Armita Fibriyanti (@armitafibri) on

Tahun lalu, pas aku daftarin orang tuaku untuk daftar buat paspor, aku langsung datang ke kantor imigrasi. Alhamdulillah diterima walau gak daftar pakai aplikasi online. Karena aplikasi online aku cobain beberapa kali gak berhasil.

Aku nekat aja datang ke Kantor Imigrasi Wonosobo. Untunglah petugas di sana baik-baik. Orang tuaku bisa buat paspor tanpa kendala berarti. Mungkin karena orang tuaku sudah lansia, jadi dapat prioritas.

Baiklah teman. Itu saja ya tulisan aku menjawab pertanyaan netizen apakah paspor umroh sama dengan paspor biasa. Semoga kita bisa umroh segera ya. Aku pun mau. Yuk saling mendoakan. Siapa tau nanti kita bisa dapat umroh promo. Bisa dapat harga umroh dengan harga murah dan bersaing.



18 thoughts on “Apakah Paspor Umroh Sama dengan Paspor Biasa”

  1. Iya, paspor sudah bisa online yaa… Waktyu itu ada temen mau umroh nanya2, karena ternyata berangkatnya dimajukan dan waktu bikin passportnya jadi mepet. Terbantu oleh pemerintah yg tanggap akan segala permasalahan, hehehe

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.