Bubur Mutiara “Cinta Ibu”

Dua hari yang lalu, lihat anak saya, Akmal (2 tahun) lahap banget makan kolak pisang di rumah tetangga. Satu mangkok habis. Memang sih, saya jarang bikin kolak, soalnya gak kuat sama manisnya. Eh la kok ini Akmal malah doyan banget.

Lihat nafsu ngemil Akmal yang naik daun dengan makan kolak, saya jadi kepikiran untuk buatin dia kolak juga. Tapi e tapi, lihat stok di rumah gak ada bahan buat bikin kolak. Hahaha. Yang ada cuma santan dan bubur mutiara. Ya wes, eksekusi aja deh bubur mutiaranya. Mutiara ini terbuat dari sari pati sagu yang dibentuk bola-bola kecil.



Sagu adalah salah satu jenis makanan yang sering dikonsumsi oleh masyarakat di Indonesia selain nasi, dikonsumsi terutama oleh masyarakat di daerah Indonesia bagian timur. Peran sagu hampir sama dengan nasi, jagung, umbi-umbian yaitu sebagai sumber karbohidrat dimana karbohidrat merupakan pemasok utama kebutuhan energi tubuh.

Okelah, jadi deh kemarin saya buatin camilan sehat untuk Akmal yaitu bubur mutiara ‘Cinta Ibu’. Hahaha. Namanya lebay banget ya. Biarin deh, buatnya dengan penuh cinta soalnya. Qiiqiiqii. Cara bikin Bubur Mutiara “Cinta Ibu” gampang banget. Saya yakin teman-teman juga pasti bisa kok.

Bubur Mutiara “Cinta Ibu”

(lebih…)

Jatuh Cinta Pada Buah Lokal Sejak Kecapan Pertama

Kawan, perkenalkan. Namaku Akmal. Sekarang umurku 25 bulan. Aku adalah anak pertama dari Ayah Ibuku. Kali ini aku mau berbagi cerita dengan kawan semua mengenai makanan kesukaanku. Apa itu? Nanti aku kasih tau ya.

19 Juli 2013 adalah hari yang sangat berharga bagiku. Ini adalah hari pertama dimana aku mulai bisa mengkonsumsi makanan dan minuman selain ASI karena umurku sudah 6 bulan. Ibuku hari ini mulai memperkenalkan MPASI (Makanan Pendamping ASI) kepadaku. Wah aku sangat penasaran sekali dengan bagaimana rasa makanan dan minuman yang ada di luar sana. Selama ini, aku cuma bisa menonton orang lain mengecap makanan dan minuman yang nampaknya sangat lezat. Ibu belum memberikanku kesempatan untuk mencoba makanan dan minuman selain ASI sampai umurku cukup 6 bulan. Kata Ibu, 6 bulan pertama adalah masa ASI ekslusif, jadi hanya ASI yang boleh masuk ke tubuhku.

Taukah kau kawan, makanan pertama apa yang pertama kali masuk ke tubuhku? (lebih…)