Mom and Son Talk

Beberapa minggu menjelang kelahiran bayi, saya sudah membuat daftar barang kebutuhan bayi yang perlu dibeli. Saya menggunakannya sebagai patokan akan beli yang mana saja. Saya prioritaskan yang penting-penting saja dulu seperti popok, baju, celana, selimut, jaket, bedong/kain pernel, kaos kaki, selendang, kosmetik sederhana (baby oil dan minyak telon), sisir, gunting kuku bayi, kaos dalam, perlak, alas ompol, dan kapas bulat (untuk membersihkan sisa kotorannya karena pup).

Sedangkan barang kebutuhan yang dibeli untuk keperluan saya adalah bra menyusui, korset, pembalut nifas, celana dalam, penampung asi/breast pad. Kebutuhan lain seperti baju kancing depan, kain jarik, dan sarung sudah saya punyai dari sebelum hamil, jadi gak perlu beli. Lumayan menghemat pengeluaran.

Kenapa saya belinya yang penting-penting saja? Karena kebutuhan bayi setelah lahir itu banyak banget. Ya biaya sandang, pangan, sampai perlu alokasi biaya untuk kebutuhan pendidikannya kelak. Jadi, ada beberapa barang yang saya skip pembeliannya karena saya anggap gak terlalu butuh. (lebih…)

Tips Traveling ke Luar Negeri

Liburan Menyenangkan Bersama Pasangan di Jepang

Sekali-kalinya menginjakkan kaki di Jepang cuma di Bandar Udara Internasional Narita di Tokyo. Itupun cuma 3 jam. Waktu transit yang cuma sebentar tidak memungkinkan aku keluar dari bandara. Jadi selama 3 jam itu, aku cuma mondar-mandir di dalam bandara. Aku pergi ke bagian pemeriksaan, pindah gate, dan belanja mata lihat-lihat barang yang di pajang di toko-toko di bandara.

Waktu itu bulan Mei tahun 2008. Pesawat yang membawaku menuju Ohio, USA berhenti di Tokyo. Yap aku harus ganti pesawat di Tokyo dan melanjutkan perjalananku ke negeri Paman Sam.

Kesanku ketika menginjakkan kaki pertama kali di Jepang adalah orang Jepang ternyata mungil-mungil ya. Gak beda jauh dengan kebanyakan orang Indonesia. Ya iyalah, kan masih sama-sama orang Asia yang postur badannya gak segede orang Amerika. Walaupun begitu, mereka ramah dan sopan loh.

Suhu di Jepang juga gak terlalu panas. Wajar aja, soalnya aku ke sana pas bulan Mei. Sudah mulai masuk musim semi. Suhu rata-ratanya 19-23 derajat Celcius di Tokyo. Ya hampir sama dengan kondisi di Bandung tempat aku tinggal sekarang.

Kalau musim dingin di Jepang kayak gimana ya rasanya? Aku sering bertanya-tanya dalam hati.



(lebih…)

Jatuh Cinta Pada Buah Lokal Sejak Kecapan Pertama

Kawan, perkenalkan. Namaku Akmal. Sekarang umurku 25 bulan. Aku adalah anak pertama dari Ayah Ibuku. Kali ini aku mau berbagi cerita dengan kawan semua mengenai makanan kesukaanku. Apa itu? Nanti aku kasih tau ya.

19 Juli 2013 adalah hari yang sangat berharga bagiku. Ini adalah hari pertama dimana aku mulai bisa mengkonsumsi makanan dan minuman selain ASI karena umurku sudah 6 bulan. Ibuku hari ini mulai memperkenalkan MPASI (Makanan Pendamping ASI) kepadaku. Wah aku sangat penasaran sekali dengan bagaimana rasa makanan dan minuman yang ada di luar sana. Selama ini, aku cuma bisa menonton orang lain mengecap makanan dan minuman yang nampaknya sangat lezat. Ibu belum memberikanku kesempatan untuk mencoba makanan dan minuman selain ASI sampai umurku cukup 6 bulan. Kata Ibu, 6 bulan pertama adalah masa ASI ekslusif, jadi hanya ASI yang boleh masuk ke tubuhku.

Taukah kau kawan, makanan pertama apa yang pertama kali masuk ke tubuhku? (lebih…)