Homeschooling montessori

Inspirasi Permainan Rumahan Untuk Balita

Inspirasi Permainan Rumahan Untuk Balita. Punya satu toddler dan satu bayi dalam satu rumah itu gampang-gampang susah. Dua-duanya aktif semua dan menyita energi lebih dari kedua orang tuanya.

Anak saya yang pertama, Akmal, usia 3 tahun. Belum masuk sekolah, jadi sehari-hari masih di rumah. Anak yang kedua, Azril, usia 10 bulan. Otomatis masih di rumah. Jadi, kami bertiga uyek-uyekan di rumah siang hari kalau ayahnya pas lagi kerja.

Saya tipe ibu yang gak telaten bikinin anak-anak dengan mainan yang bikin sendiri/DIY. Hobi ngumpulin bahan-bahannya aja misalnya kardus bekas susu, sedotan, pewarna, dan sebagainya. Tapi eksekusinya gak jalan.

Jadi weh itu bahan-bahan nganggur di rumah, numpuk di pojokan, lalu lama-lama dibuang karena gak sempet bikin mainan sendiri.

Walaupun saya di rumah, tapi Alhamdulillah punya aktivitas lumayan padat di balik layar komputer: mengerjakan dokumen terjemahan dan pesanan nama bayi dan perusahaan.

Sekarang sedang merambah bisnis baru dengan berjualan kaos keluarga. Sekali-kali ngeblog untuk menyeimbangkan hidup.

Seringnya, deadline satu kerjaan dengan kerjaan yang lain itu tumpuk-tumpukan. Mau gak mau saya kudu atur-atur waktu supaya kerjaan tetap beres tapi tetap bisa sambil ngasuh anak-anak.

Ohya, saya gak pakai jasa ART di rumah. Karenanya, anak-anak saya kondisikan biar mereka bisa main berdua di rumah dan saya bisa ngetik tenang di depan komputer.

Berikut beberapa aktivitas permainan rumahan ala anak-anak saya. Propertinya gak ribet. Cukup gunakan apa aja yang ada di rumah. Semua bisa jadi bahan permainan: (lebih…)

Trend Fashion Busana Muslim Modern Koleksi ETU

Perkembangan dalam dunia fashion tidak akan pernah ada matinya. Terbukti dengan semakin banyaknya desainer atau perancang busana muda berbakat yang bermunculan. Dengan bakat dan kreatifitas para desainer muda ini, mampu menghasilkan sesuatu atau inovasi terbaru yang di terapkan pada busana rancangannya masing-masing. tidak terkecuali di dunia fashion untuk busana muslim. Dimana kini sudah semakin banyak desainer busana muslim Indonesia yang melahirkan karya terbaiknya. Salah satu desainer busana muslim yang memiliki brand Etu yaitu Restu Anggraini, termasuk salah satu desainer untuk busana muslim yang menciptakan model dan motif dengan sentuhan modern. (lebih…)

Gambar Jika Istri Tidak Bisa Memasak

Suamiku Sering Membantu Pekerjaan Rumah Tangga, Bagaimana dengan Suamimu?

Suami saya itu tipe suami yang pengertian banget. Gak cerewet dengan urusan rumah tangga ini itu. Gak banyak nuntut rumah harus rapi setiap saat. Gak banyak protes kalau saya hari ini gak masak apa-apa kecuali ceplok telur.

Haha, kebangetan yak saya?!

Alhamdulillah ini sudah jadi garis hidup saya ditemukan dengan suami yang pengertiannya sudah kayak pramuka dan tunas kelapa, unggul di mana-mana. Ehm, maksud saya ke mana aja bisa, ngerjain kerjaan rumah tangga hayuk aja.

Kami biasa berbagi pekerjaan rumah tangga di rumah soalnya kami gak punya rewang alias yang bantu-bantu di rumah. Mau gak mau kami saling ngertiin tugas masing-masing. Boleh ya saya list pekerjaan rumah tangga yang biasa dilakukan oleh suami saya: (lebih…)

Merawat Baju Anak Agar Awet dan Tahan Lama

Merawat Baju Anak Agar Awet dan Tahan Lama. Iya, jadi gini, saya punya masalah sama baju anak-anak. Beberapa baju anak-anak saya itu ada yang gak awet dan gak tahan lama. Baru dipakai sebentar timbul masalah misalnya bajunya jadi molor ke sana ke mari, bentuknya tidak seperti ketika pertama kali beli, ada yang luntur, ada yang malah mengkeret setelah di cuci. Ada juga yang kancingnya cepat copot.

Beberapa baju anak saya juga ada yang bahannya  kurang bagus. Serat kainnya kasar dan gak lembut. Dipakai anak kerasa gerah. Terus ada baju yang benangnya mbrodoli (apa ini Bahasa Indonesianya?).

Baju-baju tersebut ada yang saya peroleh dari kado/dikasih orang lain ataupun beli online. Iya, beli online. Kalau dikasih sama orang lain kan saya gak boleh protes ya. Sudah dikasih aja Alhamdulillah, artinya dia perhatian, gak usah lah protes.

Beda lagi dengan kasus kalau saya beli online. Saya pernah loh beli kaos untuk anak saya di sebuah online shop di Facebook. Dari penampilannya fotonya oke sih. Harganya juga masih wajar menurut saya, tidak terlalu mahal. Tanpa banyak tanya, saya langsung deal. Beberapa hari kemudian barang sampai di rumah.

Pas saya buka, zonk! (lebih…)