Gambar Jika Istri Tidak Bisa Memasak
Review

Suamiku Sering Membantu Pekerjaan Rumah Tangga, Bagaimana dengan Suamimu?

Suami saya itu tipe suami yang pengertian banget. Gak cerewet dengan urusan rumah tangga ini itu. Gak banyak nuntut rumah harus rapi setiap saat. Gak banyak protes kalau saya hari ini gak masak apa-apa kecuali ceplok telur.

Haha, kebangetan yak saya?!

Alhamdulillah ini sudah jadi garis hidup saya ditemukan dengan suami yang pengertiannya sudah kayak pramuka dan tunas kelapa, unggul di mana-mana. Ehm, maksud saya ke mana aja bisa, ngerjain kerjaan rumah tangga hayuk aja.

Kami biasa berbagi pekerjaan rumah tangga di rumah soalnya kami gak punya rewang alias yang bantu-bantu di rumah. Mau gak mau kami saling ngertiin tugas masing-masing. Boleh ya saya list pekerjaan rumah tangga yang biasa dilakukan oleh suami saya:

Mengasuh si kecil

  • Memasak. Iyap, suami saya itu lebih jago urusan masak-memasak daripada saya. Gak jarang saya malah belajar masak ini dan itu ke dia. Apalagi pas awal-awal nikah, bumbu buat goreng ikan aja saya gak tau. Eh malah dia yang ujung-ujungnya ngulek seluruh rempah-rempahnya dan sreng… jadilah ikan emas goreng ala Chef Pupung.
  • Menyapu dan mengepel. Walaupun gak tiap hari, paling gak seminggu sekali pasti ada satu hari dia bantuin saya menyapu dan/atau mengepel. Pernah loh pagi-pagi pas bangun tidur saya nemuin rumah dalam kondisi rapih pih bersih sekinclong-kinclongnya. Dalam hati saya heran ini rumah kok bersih amat ya, siapa yang ngerjain. Ternyata setelah cerita ke suami, eh rupanya dia yang nyapu-ngepel-ngelap-ngelap tengah malam pas saya tertidur pulas.  Jadi dia gak bisa-bisa tidur. Daripada bingung mau ngapain, ya sudah dia bersih-bersih rumah.
  • Mencuci dan menjemur baju. Mencuci baju dengan mesin mah gampang ya tinggal pencet tapi ini suami saya mau loh nyuci baju manual dikucek pakai tangan. Apalagi pas awal-awal saya melahirkan dua anaknya, sebulan pertama dia yang nyuciin baju anak-anak.
  • Menyetrika. Gak semua baju kami diseterika. Yang penting-penting aja. Yang gak terlalu kusut mah cukup dilipat. Kalau baju kerja suami wajib lah disetrika. Masalahnya, kadang saya itu gak sempat nyetrika baju kerja dia. Alasannya: anak minta nenen. Qeqeqe. Kalau udah urusan nenen kan gak bisa diwakilin yak, nah jadinya suami nyetrika baju dulu deh sebelum kerja.
  • Memandikan, menyuapi, dan mengasuh anak. Lima hari saya ngurusin anak-anak, pengen donk di hari Sabtu atau Minggu saya libur sebentar. Saatnya anak-anak diambil alih oleh bapaknya. Saya ngapain? gogoleran lah sebentar di kasur.
  • Mencuci piring. Pekerjaan ini gak tiap hari juga dilakukan suami. Kalau dia lihat tumpukan piring dan gelas kotor di dapur berarti tanda-tanda saya gak sempat nyuci piring. Mungkin saya lelah atau lagi ada deadline ngerjain terjemahan dan pesanan nama makanya gak sempat nyuci piring dan gelas. Stok piring dan gelas bersih pun sudah gak ada. Dan inilah saatnya pahlawan turun tangan: cuci piring dan gelas.

Mencuci piring ini sebenarnya pekerjaan yang tidak terlalu favorit dilakukan oleh suami. Karena ia harus mencuci dengan posisi berdiri. Kalau cucian piringnya banyak berarti dia harus berdiri lebih lama. Mungkin karena masalah usia yang sudah tak lagi muda, berdiri dalam waktu lama sungguh menyiksanya.

Makanya biar urusan cuci piring dan gelas ini lancar dan suami mau tetap bantuin, saya memilih sabut spons cuci dengan kualitas yang baik. Sabun spons dari Scotch-Brite™ sudah bertahun-tahun menjadi sahabat kami di dapur.

Kami suka dan setia pakai sabun spons dari Scotch-Brite™ karena tahan lama, awet, dan kualitasnya bagus. Gak bikin peralatan makan tergores. Kalau dipakai dalam waktu lama juga tidak jadi mengkerut. Kan ada tuh spons lain yang malah jadi mengkerut setelah pemakaian beberapa waktu.

Ada beberapa jenis sabut spons dari Scotch-Brite™. Saya sih selama ini pakainya yang warna hijau karena mudah ditemui di pasaran. Ternyata ada loh jenis sabun spons Scotch-Brite™ yang lain selain yang warna hijau. Ada yang warna pink, oranye, tosca, ada yang pendek, panjang, dan sebagainya. Fungsinya beda-beda. Yuk kita coba ketahui apa fungsi dari masing-masing spons.

  • Sabut Spons Hijau Scotch-Brite™
Sabut spons warna hijau ini memiliki daya gosok yang kuat, 3X lebih bersih,  dan 3X lebih tahan lama. Dapat digunakan untuk peralatan memasak (panci, wajan, dll) karena dilengkapi dengan partikel penggosok khusus. Nyaman digunakan loh. Kami sehari-hari biasa pakai yang ini.
  • Sabut Spons Anti Gores Scotch-Brite™ 

Sabut spons jenis ini diklaim tidak menggores‎ ketika digunakan untuk mencuci peralatan masak dan makan anti lengket dan rawan gores. Kemampuannya membersihkan 3X lebih bersih, dan tanpa gores. Keunggulan lainnya adalah nyaman digunakan dan bentuknya yang ergonomis. Ada tiga varian warna loh yaitu pink, oranye dan tosca.

  • Sabut Spons Tempat Makan Anak Scotch-Brite™

Scotch-Brite™ mengeluarkan produk sabut spons untuk tempat makan anak-anak yang diyakini tidak akan menggores peralatan makan anak-anak. Good news ya. Soalnya saya pernah pakai sabut spons merek lain dan peralatan makan jadi tergores sana-sini. Jadi gak bagus lagi deh. Untunglah sekarang ada Scotch-Brite™ sudah punya solusinya.

  • Sabut Spons Tempat Minum Scotch-Brite™

Yang ini mah produknya kece banget. Khusus digunakan untuk peralatan makan tinggi yang rawan gores. Kemampuannya tidak menggores peralatan makan dan minum dan mampu menjangkau bagian sulit. Nyaman digunakan pula. Cocok buat nyuci tumbler atau gelas-gelas yang tinggi.


Pagi tadi, suami nyobain nyuci tempat minum anak pakai sabut spons yang warna pink. Kalau yang warna hijau kan sudah biasa pakai, kali ini mau nyobain pakai yang warna pink.

“Beneran nih anti gores? masa sih?” Reaksi suami.

Yap, beneran lah jawab saya. Dia membuktikan.

Alhamdulillah, suami saya mah mau banget bantuin ngerjain kerjaan rumah tangga, kalau suamimu gimana? Mau jugakah? atau maunya malah duduk manis aja? Sharing yuk teman…

***

Scotch-Brite™ Blog

Fanpages Scotch-Brite(TM)

43 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.