wisata halal di Turki

Wisata ke Turki paling enak bulan apa? Apakah musim semi di Turki waktu terbaiknya? Atau justru di musim lainnya?

Aku rasa kalian wajib banget tau supaya teman-teman bisa tau kapan waktu terbaik untuk berwisata ke Turki.

Di tulisan ini aku bakalan cerita pengalamanku saat liburan (sambil kerja) di Turki beberapa waktu lalu.

Kalian harus baca sampai bawah karena aku akan bagi-bagi tips wisata perjalanan ke Turki supaya kalau teman-teman ke sana nanti bisa lebih enjoy dan bisa menikmati setiap sudut kotanya.

Aku ke Turki akhir bulan Maret sampai pertengahan April 2022. Aku pergi ke negeri 2 benua itu dengan 2 orang rekan kerjaku.

Perjalanan kali ini tidak pakai travel agent dan kami menentukan sendiri destinasi wisata ke Turki sesuai kebutuhan pekerjaan.

Baca: Pengalaman Traveling Ke Turki : Kerja Sambil Liburan

Tadinya, kami maju mundur nih mau berangkat ke Turkinya kapan dan bulan apa. Pakai pesawat apa dan budget berapa.

Setelah berdiskusi dengan tim, akhirnya kami memutuskan berangkat ke Turki selama 14 hari di bulan Maret – April.

pembagian musim di Turki
Daun Mulai Bersemi di Jalan Kota Turki

Pembagian Musim di Turki

Berapa iklim di Turki sih? Hayo siapa yang penasaran?

Kalau lihat di kalender musim, Turki adalah negara yang mengalami 4 musim. Yaitu musim dingin (winter), musim semi (spring), musim panas (summer), dan musim gugur (autumn/fall).

Masing-masing musim di Turki ini tentunya menawarkan ciri khas yang berbeda dan pengalaman unik tentunya. Maunya sih ke sana setiap musim ya, jadi bisa merasakan hawa berbeda. Plus bisa nulis di blog pengalaman yang beda pula.

Musim panas bisa dirasakan bulan Juni – Agustus. Biasanya Turki ramai banget di bulan ini. Pas barengan liburan anak sekolah soalnya.



Di bulan September – November, orang Turki merasakan musim gugur. Daun-daun cantik menguning dan menggugurkan daunnya. Bersiap memasuki musim dingin.

Musim di Turki bulan Desember adalah musim dingin mulai dari bulan Desember – Februari. Cocok buat kalian yang mau merasakan liburan musim dingin di Turki.

Salju turun di Turki bulan apa? Sebenarnya gak semua wilayah di Turki turun salju ya.

Ada salju di beberapa tempat di Turki, seperti di Kota Bursa. Di Istanbul juga ada. Kalau mau main ski cocok deh di Kota Bursa. Nanti aku ceritain lengkapnya.

Nah, kalau musim semi di Turki bulan apa? Yap, dari bulan Maret – Mei.

“Spring work is going on with joyful enthusiasm.” — John Muir

pengalaman kerja di Turki
Gulhane Park Istanbul Saat Awal Musim Semi

Bagaimana Rasanya Spring di Turki

Tiket perjalanan wisata dari Bandara Internasional Cengkareng (CGK) Jakarta ke Istanbul International Airport/Bandara Atatürk (IST) sudah ditangan. Kami beli tiket ini di aplikasi tiket online bulan Februari.

Yang aku lakukan selanjutnya adalah cek berapa rentang suhu di Turki dari bulan Maret sampai April. Dengan tahu berapa suhu di sana, aku punya cukup waktu selama sebulan untuk mempersiapkan fisik dan juga perlengkapan bawaan.

Cek suhu aku lihat secara online aja di website cuaca accuweather.com. Di web ini kita bisa lihat berapa rentang suhu terendah sampai tertinggi dari waktu ke waktu. Misalnya mau di set harian atau bulanan juga bisa.

perkiraan cuaca di Istanbul bulan April
Perkiraan suhu membantu banget nih

Tidak hanya suhu, di web tersebut kita juga bisa lihat apakah hari itu akan berawan, hujan, badai, atau malah justru terang benderang. Wah sekeren ini ya perkiraannya.

Bisa mengetahui musim semi di Turki berapa derajat. Cobain deh.

Terlihat di gambar di atas kalau bulan April di Turki, khususnya Istanbul, udah masuk musim semi. Rentang suhu dari 4 -16  derajat celcius.

Cukup dingin menurutku. Paling gak kuat tuh kalau pas lagi hujan rintik dan angin gedhe.

Cuacanya jadi terasa semakin dingin. Karena Istanbul kan dekat dengan laut, jadi angin lautnya membawa suhu dingin. Brrrr….

“Spring adds new life and new beauty to all that is.” — Jessica Harrelson

Merasakan Musim Semi di Istanbul

Musim Semi di Turki Berapa Derajat
Bunga Magnolia Yang Mulai Bersemi

Musim semi di Turki ditandai dengan mencairnya salju, suhu yang menghangat, hujan yang mulai mereda, dan tanaman yang mulai bersemi kembali.

Aku dan rekan kerjaku selama 13 hari full di Istanbul. Sehari di Kota Bursa. Selama 2 minggu ini, kami bisa merasakan perubahan cuaca dari musim dingin ke musim semi khususnya di Kota Istanbul.

Waktu aku sampai di Bandara Internasional Istanbul, kesan pertama yang aku rasakan adalah suhu yang dingin. Tidak ada salju. Tapi ada hujan kecil.

Mantel yang aku kenakan masih bisa melindungi tubuhku dari terpaan angin dingin. Segelas teh khas Turki juga sukses menghangatkan.

Selama 2 minggu ini, langit di Istanbul Turki membiru. Bersih dari awan gelap.

Penduduk masih mengenakan jaket walau tidak tebal. Mesin penghangat di dalam rumah masih dinyalakan terutama di malam hari.

Bunga tulip sudah ditanam dan mulai bermekaran. Cantik sekali.

Musim Tulip di Turki

Tiket Murah ke Turki
Bunga Tulip Yang Aslinya Berasal Dari Turki

Teman-teman, tahukah kalian kalau bunga tulip itu aslinya dari mana? Ssttt, bukan Belanda seperti yang kita tahu bersama itu.

Sejak ke Turki, aku jadi tahu kalau ternyata nih, bunga tulip aslinya berasal dari Turki. Dulu bunga ini adalah bunga liar yang banyak ditemukan di kawasan Asia Tengah dan Asia Barat.

Lalu Kerajaan Ottoman terpikat dengan kecantikan, keindahan, dan kesempurnaan dari bunga tulip ini. Lalu mereka pun membudidayakan bunga tulip ini.

Sampai akhirnya sekarang bunga tulip bisa beraneka ragam warnanya. Subhanallah. Begitulah sejarah bunga Tulip secara singkatnya.

Di Turki, bunga tulip dikenal dengan nama “Lale”. Umbinya mulai di tanam di akhir musim dingin sehingga begitu musim semi tiba, daunnya sudah muncul kemudian diikuti dengan bunganya yang cantik itu.

Karnaval bunga tulip ada juga. Aku lihat di Gülhane Park dan pelataran Masjid Hagia Sophia, Istanbul, tertanam rapih dan cantik.

Aku sampai tertegun melihat deretan bunga itu. Ada perasaan pengen megang tapi takut rusak. Hihi.

Kalau teman-teman ke tempat wisata di Turki Istanbul saat musim semi, wajib banget lihat indahnya bunga tulip di Gülhane Park dan kawasan Sultan Ahmed Square. Masjid Hagia Sophia, Blue Mosque/Masjid Sultan Ahmed, Hipodrom, dan sekitarnya. Sekalian wisata religi di Turki.

“So, in the tulip, we have a flower of beauty and grace of charm, refinement and distinction. It is a powerful flower and it knows it.”  Tadashi Shoji

Ke Turki Paling Enak Bulan Apa

musim semi di Turki
Bunga Cherry Mekar di Awal Musim Semi

Buat teman-teman yang nanyain ke Turki paling enak bulan apa atau kalau ke Turki bagus musim apa? Coba baca deh rekomendasi dari aku.

Aku rekomendasiin kalau teman-teman mau ke Turki, paling enak tuh wisata di Turki bulan April Mei. Kita bisa lihat cantiknya bunga tulip yang mekar.

Suhu juga relatif bersahabat untuk kita yang berasal dari negara tropis. Perubahan suhunya gak terlalu ekstrim. Masih bisa ditolelir.

Lamanya siang dan malam juga sekitar 12 jam. Sholat subuh jam 5, magrib jam 19.00. Relatif mirip dengan keadaan kita di Indonesia.

Tempat wisata di Turki juga tidak terlalu penuh sesak. Karena biasanya orang-orang tuh liburannya pas bulan Juni, Juli, dan Agustus.

Malas kan kalau berjubel di tempat wisata. Alih-alih mau menikmati suasana lokal, eh malah ngedumel karena bau keringat orang 😀

Gak leluasa foto pula. Padahal mau update Instagram pakai foto syantik.

Tapi itu pendapat aku sih.

Kalau teman-teman mau merasakan vibes yang beda misalnya di musim dingin/winter ya boleh-boleh aja. Sambil main salju, sky, atau bikin sirup pakai ma*jan. Pasti gak kalah seru juga.

Tips Liburan Musim Semi di Turki

Kerja Sambil Liburan
Di Sudut Kota Istanbul Turki

Aku bagikan beberapa tips liburan di musim semi di Turki buat teman-teman nih. Aku tulis per poin ya biar memudahkan.

  1. Cek perkiraan cuaca sebelum kalian berangkat
  2. Bawa cukup pakaian, jaket, kaos kaki, syal. Boleh bawa payung lipat kecil karena tiba-tiba suka ada hujan rintik. Mantel boleh karena kadang cuaca juga berubah dingin.
  3. Skin care seperti pelembab wajah dan bibir boleh banget di bawa. Walaupun cuacanya dingin, tapi tuh anginnya kering. Bisa bikin wajah retak dan bibir pecah-pecah.
  4. Tentu bawa kamera mirrorless biar praktis atau DSLR juga boleh dan HP yang bisa mengabadikan momen indah di sana. Memori card cadangan jangan lupa.
  5. Bawa permen jahe, wedang jahe, minyak kayu putih atau apapun yang bisa bikin badan hangat. Kalau kalian sobat Antang*n atau Tol*kang*n karena badan udah jompo bawa juga.
  6. Aktifin paket roaming internasional atau nanti bisa beli paket data di Turki. Nyambung ke wifi di apartemen juga bisa. Tapi gak aman sih.
  7. Oleh-oleh bisa beli secukupnya. Nanti aku tulis terpisah ya khusus oleh-oleh Turki ini. Kalau rempong belanja, bisa juga beli di jastip oleh-oleh khas Turki.
traveling ke turki
Cantiknya bunga yang mau mekar ini

“The world is a book and those who do not travel read only one page.”

Jadi gimana nih, udah siap wisata di Turki liburan musim semi di Turki? Tulis di kolom komentar ya kalau ada yang mau ditanyain.