wisata ke Turki 2023

Sudah 2 minggu pengalaman traveling ke Turki tapi gak nyicipin wisata balon udara di Turki. Hahg, kok bisa?

Sayang banget ya padahal wisata Turki balon udara nih lagi booming banget. Sudah terngiang-ngiang pula di kepalaku sejak setahun terakhir ini.

Tapi ya gimana lagi soalnya perjalananku ke Turki awal Ramadhan kemarin adalah perjalanan dinas atau kerja. Yang perginya tuh gak bisa seenak jidat sendiri, melainkan harus sesuai jadwal kerjaan.

Oke, step hidupku yang ini memang belum aku ceritain di blog ya. Mari kita ceritain satu per satu ya biar ceritanya nyambung.

tour ke Turki 2023 murah
Masjid Ortakoy di Istanbul, Turkiye

Awal tahun 2022, aku kembali lagi kerja kantoran. Setelah lulus kuliah, aku memang kerja model WFA (Work From Anywhere).

Kerja online dari mana aja. Bisa dari rumah, cafe, hotel, atau pas sambil nungguin anak pulang sekolah. Intinya, gak punya kantor gitu, tapi mostly di rumah sih.

Nah, kerjaan kantoranku ini erat kaitannya dengan pendidikan sekolah di Turki atau kuliah di Turki. Salah satu tuntutan kerjaan aku adalah bikin konten yang berkaitan dengan Turki.

Maka kepergianku ke Turki tahun 2022 kemarin adalah ambil stok buat konten kerjaanku itu. Seru banget ya, bisa kerja sambil jalan-jalan gitu 😀

cara jalan jalan ke Turki
Kondisi di Jalan Raya di Turki, Tertib Ya?

Cara Pergi ke Turki 2023

Aku ke Turki tahun 2022. Waktu tahun lalu, prosedur cara pergi ke Turki gampang banget.

Tinggal beli tiket di aplikasi online, cuss langsung ke Bandara di hari keberangkatan.

Gak pakai apply visa apa pun. Karena sejak akhir tahun 2021, wisatawan Indonesia bisa pergi ke Turki tanpa visa/bebas visa. Jadi aku pergi lenggang kangkung aja pakai visa turis.

Visa Turis di Turki ini berlaku selama 30 hari. Jika tinggal di Turki lebih dari 30 hari tentu akan kena denda.

Hagia Sophia Grand Mosque
Masjid Hagia Sophia di Istanbul Turki

Besarnya denda di Turki berbeda tiap individu. Nilai denda overstay ini baru akan ketahuan di bandara pas kita mau keluar dari Turki.

Biar gak kena denda dan tertib administrasi, makanya jangan tinggal melebihi izin tinggalnya ya. Aku kemarin pas ke Turki 14 hari dan aman dari denda over stay.

Aku rasa kalau teman-teman mau pergi berangkat jalan-jalan atau wisata ke Turki 2023 ini, prosedurnya gak akan jauh beda dengan aku ya. Karena Turki masih memberlakukan bebas visa untuk turis.

Lain lagi jika teman-teman ke Turki untuk sekolah atau kuliah. Tentu harus ada visa pelajar.

Kapan-kapan nanti aku bahas cara apply visa pelajar ke Turki. Pengalaman traveling ke Turki akan berbeda dengan study atau belajar di Turki.

Kalau kalian umroh plus Turki, ini malah biasanya udah diurusin sama agen perjalanannya/tour ke Turki. Gampang tinggal serahin passportnya aja dan dokumen pendukung lain.

Duduk manis lalu sampai deh wisata halal di Turki. Enak ya kalau ada yang ngurusin.

paket tour murah ke Turki 2023
Sudut Kota di Istanbul Turki

Berapa Harga Tiket ke Turki

Bab tiket ini memang yang paling krusial ya kalau kita melakukan pengalaman wisata ke Turki. Kenapa?

Karena tiket ini harganya selalu berubah-ubah. Setiap jam bisa beda-beda. Kadang lebih murah, gak jarang juga harga tiket ke Turki jadi mahal.

Pintar-pintarnya kita cari tiket murah ke Turki di berbagai aplikasi pemesanan tiket online atau bisa beli ke agen tiket.

Waktu aku pergi ke Turki tahun 2022 kemarin, harga tiketnya kalau gak salah 14 juta pulang pergi (PP) dengan menggunakan pesawat Turkish Airlines. Menurut kalian ini murah atau mahal?

Cara Membuat Keju
Enaaaqq banget, keju khas Turki ini

Aku barusan cek harga tiket ke Turki bulan Februari 2023 sekitar Rp 12 juta PP pakai pesawat Qatar Airways, sekali transit. Entah kenapa ini pesawat Turkish gak keluar pas aku cek harganya.

Ternyata memang harga tiket ke Turki itu beda-beda. Kalau teman-teman mau ke Turki, harus sering-sering cek aplikasi.

Begitu dapat tiket murah ke Turki langsung beli ya. Apalagi kalau ada event Gledek di salah satu aplikasi tiket online itu, harganya bisa murah banget.

Bawa Barang Apa Aja Saat Wisata ke Turki

Pergi ke Turki di bulan apa/musim apa menentukan barang apa aja yang di bawa. Waktu aku ke sana bulan Maret-April tahun lalu, pas banget dengan peralihan musim dingin ke musim semi.

Jadi aku masih ketemu dengan dinginnya cuaca yang menusuk ke tulang. Tapi aku juga sempat ketemu dengan bunga-bunga yang kuncupnya mulai bermekaran.

masjid sulemaniyeh Istanbul Turki
Bunga Cerry Bermekaran di Pelataran Masjid Sulemaniyeh di Istanbul

Beberapa barang yang aku bawa saat musim semi ke Turki adalah: beberapa pasang baju (kaos, jaket tebal, sweater, syal, pasmina, long john, legging, rok, celana, pakaian dalam, kaos kaki, bergo, baju tidur, dan jilbab), alat make up, skin care, alat mandi, handuk, sepatu, sandal, mukena lipat, sajadah, charger.

Karena aku ke sana sambil kerja, jadi aku bawa laptop, charger, kamera, tripod, microphone, dan segala perlengkapannya.

Total aku bawa 1 koper besar, 1 koper kabin, tas punggung buat laptop dan kamera, dan tas slempang khusus buat wadah passport dan dompet aja.

14 Hari Wisata di Turki, Ke Mana Aja?

Selama di Turki, aku fokusnya kerja. Kalaupun bisa berwisata itu adalah bonus karena memang tugasku adalah main ke tempat wisata, ke sekolah, kampus, kuliner, dan menelisik sudut-sudut di Turki.

cara membuat simit
Menyicipi Simit di Istanbul, Makanan Khas Turki

Itenerary disusun selama 14 hari dan diantaranya aku dan rekan-rekan kerjaku akan mengunjungi Istanbul, Izmir, Sakarya, Bursa, Cappadocia, dan Ankara.

Namun karena kebutuhan dan dana juga, akhirnya dimaksimalkan selama 2 minggu kami di Kota Istanbul dan Bursa saja.

14 hari mengelilingi Istanbul dan Bursa ternyata belum cukup karena masih banyak tempat wisata dan sudut-sudut kota yang belum kami kunjungi.

Semoga lain kali ada kesempatan dan rezeki bisa ke Turki lagi. Puas-puasin main di Istanbul dan bahkan bisa nyicipin wisata balon udara di Turki Cappadocia yang fenomenal itu.

Hmmm… gara-gara siapa ya? Mas Aris gitu?

selat bhosporus
Galata Tower di Kejauhan

Nanti secara terpisah akan aku tuliskan ya aku ke mana aja selama 14 hari di Kota Istanbul Turkiye. Kalian harus tungguin di tulisan berikutnya ya.

Karena ini aku lagi berusaha mau rajin ngehidupin blog ini lagi. Secara sejak aku kerja kantoran, blog ini terpaksa harus ditinggalin karena aku masih berfokus di kerjaan kantor itu.

Begitulah. Hidup selalu ada pilihan ya.

Aku sedih sih pas blog ini jadi sepi karena jarang unggah cerita lagi. Doain ya teman-teman, semoga aku konsisten nulis lagi dan blog ini kembali hidup.

Bisa menyajikan info yang bermanfaat baik seputar pengalaman traveling ke Turki, destinasi wisata Bandung, atau tulisan pengalamanku lainnya.

Oke deh, sampai ketemu di tulisan berikutnya ya. Insya Allah akan ada tulisan 2x dalam seminggu.