Hai Mas Suami, Hadiahi Aku Ini

Tahun kemarin, saya dan suami punya sedikit rejeki lebih, yang kemudian kami gunakan untuk merenovasi halaman belakang rumah. Tidak luas sih, hanya sekitar 18 m2. Inginnya saya, separuh dibuatkan dapur dan yang separuhnya lagi dibikin taman. Nah di taman belakang ini, ada air terjun kecil dengan kolam ikan di bawahnya. Di bayangan, nanti saya bisa masak sambil dengar gemericik air dan ditemani ikan-ikan kecil hilir mudik di kolam sambil sesekali melirik ke taman belakang. Mata pasti segar, pikiran tentram, memasak jadi lancar, dan makanan pun enak disantap. So yummiee…

(lebih…)

Pengalaman Pertama Muncul di Rubrik Buah Hati, Koran Republika

November kemarin, saya mencoba sebuah tantangan baru dengan mengirimkan tulisan ke Koran Republika. Saya sengaja cari tema yang ringan-ringan saja. Pas banget langsung kepikiran Rubrik Buah Hari. Kebetulan pula, saya punya stok tulisan tentang Akmal yang sekarang sudah tidak memakai popok lagi baik itu clodi atau pospak. Tulisan ini pernah saya tuliskan juga di blog, cek disini ya dan disini juga ya.

(lebih…)

Cave Tubing di Goa Sinjang Lawang

Aku anak kampung. Terlahir dan besar di sebuah desa di pelosok Jawa Tengah. Semasa kecil, aku biasa bermain dengan teman sebayaku di alam ya di halaman, sawah, bahkan sungai. Gelak tawa dan canda ringan bersama anak-anak lain menghiasi ketika kami bermain kelereng, sudamanda, petak umpet, boneka atau sekedar masak-masakan dari bahan yang diambil di alam sekedarnya.

Waktu musim tandur (musim tanam padi) tiba, aku dan adikku suka ikut Bapak ke sawah, mengantarkan bekal makanan untuk para pekerja. Ketika Bapak sibuk bekerja di sawah, kami mencari belut di sela-sela pematang sawah. Bahagia tak terkira kalau ada belut yang berhasil tersangkut di pancingan sederhana yang kami buat secara manual. Jika Bapak sudah selesai dengan “tugas dinasnya” di sawah, kami ikut pulang dengan belut tergantung di sepeda tuanya dan kami berdua berdesakkan membonceng dibelakang mengulas senyum kemenangan. Yeay!

(lebih…)

Rencana DIA Lebih Indah

Euforia pendaftaran CPNS begitu membahana selama 3 bulan terakhir ini. Dimulai dari pengumuman formasi, heboh cari SKCK, persiapan persyaratan, pendaftaran online, pengumuman lolos pemberkasan, sampai ujian tertulis. Milis rame, grup whatsapp ribut, timeline penuh, berita tivi berdenging, semua cerita tentang CPNS.

Tadinya saya gak diijinkan ikut tes CPNS satupun sama si suami. Apalagi kalau kerjanya di Jakarta, big no! harus ninggalin anak, suami gak keurus, capek bolak balik Bandung-Jakarta dan berbagai keribetan-keributan yang menyertainya. Pokoknya harus tinggal dirumah, kerja dari rumah, ngurusin anak & suami. Titik.

Kalau mau kerja diluar rumah, pilihannya cuma satu: Dosen.

Eh tapi kira-kira September akhir kemarin dia menawarkan kepada saya untuk coba ikutan daftar dosen UNPAD. (lebih…)