Bahagiakan Mereka dengan Cara Yang Terbaik, Ya Allah!

Membaca tulisan Dessy sang Ibu Jerapah yang bercerita tentang kehidupannya sebagai ibu tunggal dari Ahza membuat saya deg-degan, berusaha membaca setiap tulisannya dari awal sampai akhir. Tidak ingin terlewat satu baris pun. Tulisannya begitu kuat seperti mencerminkan kekuatannya dan juga kekuatan para single moms yang lain.

Menjadi ikhlas, berdamai dengan keadaan, dan mampu memaafkan atas apa yang telah terjadi di masa lalu memang tidak mudah. Pasti ada naik turunnya. Alhamdulillah Dessy sekarang sudah berhasil move on dan sekarang sedang berkutat dengan kesibukan barunya sebagai seorang pendidik.

Baca tulisan Dessy ya: Cantik dari Hati

Sebenarnya saya pribadi tidak terlalu banyak memiliki pengalaman dengan para pejuang hebat seperti Dessy ini. Makanya dengan membaca kisah-kisah perjuangan Dessy saya jadi mendapat banyak informasi bagaimana kisah perjuangan healing mereka, bagaimana mereka terus berbahagia membesarkan anak-anaknya meski tanpa sosok suami, bagaimana mereka saling menguatkan satu sama lain. Terima kasih untuk Dessy dan teman-teman single moms yang sudah mau berbagi kisahnya di blog. Kalian hebat, kalian kuat!

(lebih…)

Begini Caranya Menghemat Listrik Ala Ibu Rumah Tangga

Adv. Hai ibu-ibu, ada yang nyadar gak sih kalau harga listrik makin naik. Padahal kayaknya kebutuhan listrik rumah tangga kita gak pernah berkurang ya. Oleh sebab itu, kita sebagai pengelola keuangan rumah tangga wajib cermat atur-atur biaya kebutuhan listrik supaya hemat dan tagihannya gak membludak.

Sebenarnya menghemat listrik bukanlah hal yang sulit. Kalau bisa konsisten melakukan hal-hal berikut ini, niscaya penggunaan listrik di rumah akan menjadi semakin hemat. Berikut saya bagi tipsnya ya biar tetap hemat listrik: (lebih…)

Restoran Cepat Saji Favorit Keluarga

Sekali dalam seminggu, keluarga saya selalu menyempatkan diri untuk makan bersama di luar rumah. Maksud saya makan di luar rumah ini adalah makan di restoran atau warung makanan/food court. Biasanya pas weekend, entah itu hari Sabtu atau Minggu.

Kami selalu menikmati sesi makan di luar rumah ini karena ternyata makan bersama di luar rumah itu menyenangkan. Selain bisa refreshing sambil cuci mata, enaknya makan di luar rumah itu saya gak perlu cuci piring. Wehehe, mayan kan jadi mengurangi tugas saya untuk umbah-umbah piring kotor 😀

Enaknya lagi makan di restoran itu, kita tinggal tunjuk aja dan pilih mau makan apa. Tinggal pilih menu yang sudah disediakan restoran tersebut. Biasanya, menu-menu makanan ini sudah matang atau setengah matang. Jadi penyajiannya bisa cepat. Lumayan menghemat waktu, gak perlu menyiapkan bahan makanan mentah seperti ketika kita masak di rumah.

Ohya, makan di luar rumah itu juga bisa menambah pengetahuan kita. Misalnya kita jadi tau jenis-jenis makanan, menambah referensi restoran, dan bisa juga sambil mempelajari beragam menu makanan.

Mengajak Anak Makan di HokBen Dekat Rumah

Tapiii.. ada gak enaknya juga kalau makan di luar rumah/restoran. Kalau dihitung-hitung, makan di restoran itu harganya lebih mahal daripada kita masak sendiri di rumah. Asal gak tiap hari, sesekali makan di restoran gak papa lah ya.

Jika ditanya restoran cepat saji apa yang menjadi favorit kami sekeluarga, saya bisa jawab dengan semangat: HokBen! (lebih…)

Sepatu Baru Untuk Suami

Assalamu’alaikum Wr Wb.

Hai semua.

Sudah beberapa minggu ini, suami saya mengeluh kalau sepatu kantornya sudah usang, lecet di sana sini. Dia memang punya beberapa sepatu, tidak hanya satu. Tiga sepatu formal (warna hitam, khaki, dan coklat), satu sepatu olahraga, dan satu sepatu buat jalan.

Sepatu formal kesayangan dia itu yang warna coklat. Pas di kaki, berbahan kulit, tidak berat, lentur, dan keren. Saking cintanya sama sepatu coklat itu, hampir tiap hari dia pakai sepatu itu di kantor. Kalau berangkat kerja, dia lebih nyaman pakai sandal atau kadang sepatu. Ohya, dia naik motor untuk berangkat ke kantornya. Jadi, seringkali sepatu-sepatunya itu ditinggal di kantor, termasuk sepatu yang warna coklat itu.

Saya ingat banget, beli sepatu coklat itu tanggal 28 Juni 2013. Iya, saya sampai hafal tanggalnya. Soalnya sepatu itu dibeli sehari sebelum adik saya nikahan. Ceritanya, sepatu coklat itu dibeli mendadak di toko sepatu di samping tempat resepsi nikahan adik saya. (lebih…)