pengalaman sunat anak fimosis
Parenting

Pengalaman Sunat Anak Fimosis dengan Metode Smart Klamp

Pengalaman Sunat Anak Fimosis dengan Metode Smart Klamp di Klinik Mutiara Cikutra (KMC) Bandung. Musim liburan biasanya ramai dengan acara khitanan atau sunatan atau sepitan ya.

Pas banget nih libur lebaran 1442H atau 2021 kali ini kami manfaatkan dengan menyunat anak kedua kami (Azril). Usianya sudah 6 tahun dan sebenarnya dia juga sudah minta sunat sejak setahun terakhir.



Tapi aku masih maju mundur untuk nyunatin dia. Soalnya anaknya itu kan rada-rada rewel. Kalau sakit sedikit aja hebohnya minta ampun.

Jadi aku nunggu saat yang tepat untuk mengkhitan Azril ini. Nunggu akunya mantap, suami mantap juga. Karena kebayang repotnya pasca sunatan nanti.

Awal Terdeteksi Fimosis Pada Anak

Phimosis atau fimosis adalah kelainan pada alat kelamin anak yang belum disunat. Kulup atau kulit kepala penisnya melekat erat pada kepala penis dan tidak dapat ditarik kembali dari sekitar ujung penis. Hal ini merupakan hal yang normal pada bayi dan anak-anak dan banyak terjadi.

Biasanya, fimosis ini bawaan dari lahir. Setelah bayi lahir, biasanya dokter anak akan mengecek langsung kondisi bayinya. Dan bisa langsung ketauan segera setelah lahir.

Jika langsung ketauan seperti ini, dokter anak akan menyarankan agar bayi segera disunat. Untuk menghindari risiko selanjutnya seperti penyumbatan pada ujung saluran penis, pembengkakan, nyeri bahkan sampai anak mengalami kesulitan kencing.

Dalam kasus anakku, dia lahir di bidan dekat rumah. Saat lahir, bidan gak menyebutkan adanya kelainan apa-apa. Kami cukup lega waktu itu.

Tapi setelah usia 6 tahun, ternyata Azril baru ketauan kalau dia mengidap fimosis.

Ketauannya, pas aku mau periksain kondisinya di mantri sunat dekat rumah orang tuaku di Purworejo. Azril memang udah minta sunat anaknya. Jadi mumpung aku lagi mudik, sekalian aja deh di sunat di Jawa.

Nah sebelum proses sunat kan kondisi anak diperiksa dulu. Di sini deh baru ketauan kalau ternyata Azril fimosis.

Kaget donk kami. Karena gak nyangka anakku fimosis. Selama ini sering dengar dari teman-temanku kalau anak mereka mengalami fimosis. Eh ternyata sekarang mengalami sendiri. Kalau suamiku, dia malah baru pertama kali dengar istilah medis fimosis atau phimosis ini.

Untungnya, Pak Mantrinya sabar dan menjelaskan dengan detail. Tidak perlu panik karena ini kelainan yang wajar pada anak laki-laki.

Hanya memang perlu penanganan khusus kondisinya. Dan diperkirakan recovery nya nanti agak lama dibandingkan dengan kondisi anak normal.

Pengalaman Sunat Anak Fimosis

Pengalaman sunat anak phymosis
Berani Sunat!

Melihat kondisi Azril yang mengalami fimosis, Pak Mantri merujuk Azril untuk sunat di rumah sakit di Purworejo karena beliau khawatir Azril nanti rewel saat disunat.

Hmm.. hasil diskusi dengan suami, kami gak jadi sunat di rumah sakit di Purworejo karena mempertimbangkan kami cuma sebentar di kampung (5 hari saja). Jadi, kami putuskan untuk menyunat Azril di Bandung saja.

Sekembalinya kami ke Bandung, kami survei klinik khitan di Bandung yang menangani anak fimosis. Yaitu klinik khitan Kencana Medika di Rancaekek.

Saat kami datang ke sana, resepsionisnya mengatakan bahwa untuk sunat anak fimosis, kami perlu konsultasi dulu dengan dokter khusus. Yang mana pas kami datang tuh dokternya lagi gak ada dan harus menunggu hari Kamis. Waktu itu kami survei hari Sabtu. Lama kan nunggu dari hari Sabtu ke Kamis.

Gak sabar menunggu sampai hari Kamis, akhirnya kami pulang dan survei ke tempat lain.

Pas agak senggang ngerjain order nama bayi, survei kami lanjutkan dengan telpon beberapa tempat sunat di Bandung antara lain Rumah Sakit AMC di Cileunyi, RS Al Islam, Klinik Paramedika di By Pass Soekarno Hatta, Klinik Mutiara Cikutra (KMC) dan Seno Medika di Cicadas.

Baca: Pengalaman Sunat Anak dengan Metode Konvensional di Klinik Paramedika Bandung

Dari semuanya, hanya KMC dan Seno Medika yang merespon positif pertanyaan kami tentang sunat anak fimosis.

Di KMC, sunat bisa dilakukan dengan metode Smart Klamp dan jadwal sunat disesuaikan dengan jadwal. Harga sunat sekitar 1,6 juta.

Sedangkan di Seno Medika, sunat dilakukan dengan metode konvensional, harus datang sebelum subuh, dan harganya memang lebih murah sekitar 800 ribu rupiah.

Dengan berbagai pertimbangan, aku dan suami memilih untuk sunat dengan metode smart klamp di Klinik Mutiara Cikutra, Bandung.

Mengapa Pilih Metode Smart Klamp

Waktu nyunatin anak pertama kami, Akmal, dulu kami gak tau kalau sunat tuh ada beberapa metode. Ada yang konvensional pakai pisau bedah, ada yang laser/electro cauter dan smart klamp. 

Dulu gak banyak survei, maklum orang tua baru. hehe. Jadi, ikut aja apa kata tetangga.

Makin ke sini, aku banyak dapat info tentang sunat dan metode terbaru di dunia kedokteran. Terus terang aku tertarik dengan sunat dengan metode smart klamp karena kelebihannya sebagai berikut:

  1. Tidak ada jahitan.
  2. Harga terjangkau.
  3. Hasilnya lebih rapih.
  4. Perawatan relatif mudah.
  5. Boleh langsung kena air.
  6. Orang tua boleh masuk ke ruang tindakan menunggui anak disunat.

Review Tempat Sunat di Klinik Mutiara Cikutra (KMC) Bandung

Alamat klinik mutiara cikutra
Tampak Depan Klinik Mutiara Cikutra Bandung

Salah satu klinik khitan terbaik di Bandung yang melayani anak fimosis adalah Klinik Mutiara Cikutra. Aku tahu info ini dari temanku yang mengkhitankan anaknya di sini.

Cara mendaftar sunat anak di KMC cukup mudah. Cukup datang ke KMC langsung, isi formulir dan membayar uang pangkalnya. Kalau mau daftar via WhatsApp juga bisa.

Alamat Klinik Mutiara Cikutra ada di Blk. A-B Jl. Cikutra No.115, Cikutra, Kec. Cibeunying Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat 40124. Call Center 0227216058 (Senin – Sabtu).

Kalau dari rumah kami, KMC tuh ditempuh dalam waktu setengah jam kalau lancar. Kalau macet ya bisa sampai satu jam.

Klinik Mutiara Cikutra Yang Homy

Kesan pertama pas kami tiba di KMC, kami kira kliniknya kecil karena tempat parkirnya agak sempit ya. Mepet banget ke jalan. Tapi ternyata pas masuk, cukup luas juga ya. Terutama gedung khusus khitannya. Btw, tempat khitan di KMC ada di gedung khusus di sebelah kiri.

biaya sunat di bandung 2021
Ruang Tunggu yang Homy di Klinik Mutiara Cikutra (KMC)

Klinik khitan ini bersih, homy, dan kids friendly banget. Tempat tunggunya dilengkapi dengan tempat duduk yang banyak dan empuk.

Ada juga buku-buku anak, perosotan, tempat foto yang instagramable banget. Nunggu lama juga gak berasa soalnya enakeun lah tempatnya.

Waktu eksekusi sunat anak dengan fimosis, Azril ditangani oleh dokter Subi. Dokternya cukup ramah.

Sebelum tindakan, beliau menjelaskan dulu prosedur sunat dengan metode smart klamp ini. Bius disuntikan di 3 titik. Beliau juga menerangkan tentang kondisi anak, seputar fimosis, dan bagaimana keadaan alat kelamin anak sebelum dan sesudah khitan.

Mungkin karena kondisi Azril disertai dengan fimosis, jadi pas tindakan agak lama. Kulit di ujung kelaminnya perlu ditarik dengan sedikit ekstra karena lengket.

Walau sudah dibius lokal, Azril tetap merasa kesakitan. Berontak dan perlu dipegangin oleh 3 orang supaya dokter bisa bekerja dengan tenang.

Untuk mengurangi ketegangannya, Azril saya izinkan main game. Lumayan lah cara ini berhasil karena konsentrasinya ke game. Bukan ke tindakan khitan.

Biaya Sunat Klamp 

Barangkali teman-teman penasaran berapa biaya sunat klamp di Klinik Mutiara Cikutra Bandung tahun 2021 adalah Rp 1,6 juta (untuk kondisi anak fimosis). Sudah termasuk biaya obat dan kontrol satu minggu setelahnya. Yang anaknya normal, biayanya lebih murah Rp 100.000.

Kalau mau difoto dan pengen dapat roti buaya, juga bisa. Tambah biaya lagi sekitar Rp 150.000 kalau gak salah.

Tentunya biaya khitan di tempat lain akan berbeda. Misalnya di biaya khitan di Seno Medika Bandung 2021 sekitar Rp 800.000. Kalau biaya khitan di Klinik Paramedika Bandung 2021 sekitar Rp 600.000.

Kalau di kampung saya Purworejo, biaya sunat laser cukup murah. Sekitar Rp 250.000 saja.

Perawatan Setelah Khitan

smart klamp sunat
Azril Bongkar Hadiah Setelah Sunat

Enaknya sunat anak dengan metode smart klamp itu, tidak ada hal yang merepotkan setelah khitannya. Perawatan sungguh mudah.

Pertamanya emang agak rewel karena bius mulai hilang. Tapi bisa disiasati dengan minum obat pereda sakit yang diberikan.

Anak bisa langsung mandi atau kena air. Karena tidak ada luka sayatan/darah, jadi bekas sunat anak tidak perlu ditetesin Betadhine seperti pada sunat dengan metode konvensional. Tinggal pakai celana sunat aja biar alat kelaminnya gak ke gesek-gesek.

Azril sembuh dalam 7 hari. Tapi sembuh totalnya dan bisa aktivitas normal tanpa drama tuh sekitar 10 hari.

Hasil sunatnya juga bagus. Rapih. Saya puas lihat hasilnya. Nanti Insya Allah anak ketiga saya akan disunat dengan metode smart klamp juga.

Baiklah teman-teman. Itu saja ceritaku tentang pengalaman sunat anak fimosis. Semoga bermanfaat ya.

Kalau ada yang mau tanya-tanya seputar khitan anak fimosis dengan metode smart klamp, bisa tulis komentar di bawah ya.



2 Komentar

  • Adel

    Bun, anak saya jg fimosis dan barus selesai disunat metode klamp
    1hari selama d rumah, dia maunya berbaring
    ini hari ke 2, gimana cara bujuknya biar mau duduk, berdiri atau jalan minimal
    kalo ke kamar mandi, ga tau deh yaa.. begimana dramanya?

    Thanks sharingnys

  • Adel

    Bun, anak saya jg fimosis dan barus selesai disunat metode klamp
    1hari selama d rumah, dia maunya berbaring
    ini hari ke 2, gimana cara bujuknya biar mau duduk, berdiri atau jalan minimal
    kalo ke kamar mandi, ga tau deh yaa.. begimana dramanya?

    Thanks sharingnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.