Dapur dan Makanan,  Uncategorized

Resep Makaroni Schotel Kukus untuk Balita

Makaroni Schotel Kukus

Waktu Akmal umur 1,5 tahun, Akmal pernah bosan dengan masakan saya. Nafsu makannya turun sehingga berat badannya sempat stagnant alias tidak naik. Sedih jadinya kalau dia gak mau makan. Selama ini, masakan saya hanya gitu-gitu aja, jadi mungkin dia juga butuh variasi makanan lain. Saya jadi kepikiran untuk membuatkan Akmal menu makanan selain nasi. Jadilah makaroni schotel kukus yang ternyata gampang banget bikinnya. Gini nih cara membuat makaroni schotel kukus untuk balita. 

Bahan:

  • Macaroni rebus,
  • Daging sapi giling,
  • Telur,
  • Oat,
  • Labu yang diiris kecil dan tipis (sayur bisa diganti apapun),
  • Keju parut,
  • Susu cair (saya pakai Uht ultra mini).

Bumbu:

  • Gula,
  • Garam,
  • Merica.

Cara Memasak:

Rebus makaroni sampai masak dan lembut, setelah matang kemudian tiriskan. Aduk telur, susu cair, daging giling, oat, labu dan makaroni dalam satu mangkok. Tambahkan gula garam merica. Aduk lagi sampai rata. Tuang dan bagikan dalam pinggan tahan panas atau wadah yang terbuat dari aluminium foil. Taburkan keju parut diatasnya. Kukus 30 menit sampai matang dan lembut. Selesai dan siap disantap oleh balita anda.

Menu makaroni schotel kukus ternyata bisa juga untuk mengatasi anak yang sedang GTM (gerakan tutup mulut) loh. Terbukti Akmal suka banget dengan makaroni schotel kukus buatan saya. Sekali makan bisa sampai 2 wadah. Alhamdulillah, makan Akmal jadi lahap lagi.

Note:

Resep makaroni schotel kukus untuk balita ini khusus untuk anak di atas setahun ya (1y+) karena mengandung gula, garam, merica, susu UHT, dan keju.

20 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.