Menyambut Kelahiran Akmal (2)

sehari sebelum melahirkan

Melanjutkan tulisan saya sebelumnya mengenai proses kelahiran Akmal.

17 Januari 2013 18.30 (39w1d)

Ini sudah masuk trimester akhir dimana jadwal periksa mingguan diperlukan setelah kehamilan masuk 37 minggu. Sore-sore saya dan suami meluncur ke RS langganan untuk memeriksakan kondisi janin. Berdasarkan hasil pemeriksaan CTG & USG:

  • janin dalam kondisi sejahtera,
  • detak jantung normal,
  • indeks ketuban masih di atas 5,
  • bbj perkiraan 2.9 kg,
  • posisi baik, tidak ada lilitan tali pusat
  • sudah masuk panggul,
  • bahkan sudah pembukaan 2 dengan kondisi mulut rahim sudah melunak.

Pas tau udah pembukaan 2, saya tiba-tiba langsung deg-degan.

Read moreMenyambut Kelahiran Akmal (2)

Tolak Perempuan Perokok

kanker rahim

Beberapa waktu yang lalu, saya, seorang teman dan my Baby (2 bulan) makan di sebuah tempat kuliner di Kota Bogor.. Di sebelah saya ada 8 wanita yang berdandan cantik (dan sedikit menorr). Saya yakin mereka adalah kaum sosialita di kota yang terkenal dengan petir dan hujan ini. Mereka tengah asyik mengobrol, persisnya apa saya kurang tau karena saya pun juga punya obrolan asyik dengan kawan saya sendiri.

Tak berapa lama, salah satu dari mereka mengeluarkan sebatang rokok dan kemudian menyulutnya. Kejadian ini di ikuti oleh 3 orang yang lain. Blah,

Read moreTolak Perempuan Perokok

‘Hadiah’ Setelah Melahirkan

Menemukan diri sendiri bahwa ternyata saya lebih takut sama ambien daripada melahirkan Akmal. Masa nangis ketemu ambien sih, la wong melahirkan Akmal aja gak pakai nangis kok? Wealah, akhirnya ambien berhasil mengKO-kan saya.

Ambien ini berawal sebulan yang lalu, pas saya melahirkan si bayi Akmal Albyaksa Hasan. Proses ngeden yang luar biasa nikmat meninggalkan ‘jejak’ di bagian vital saya. Baru kerasa pas sebulan setelah Akmal lahir. Pantesan kok susah kalau mau *ub. Biasanya saya lancar loh kebelakang, tiap hari pasti ‘keluar’. Nah ini kok jadi seret gini ya..

Read more‘Hadiah’ Setelah Melahirkan