Umur berapa anak bisa mandi air dingin
Parenting

Agar Anak Terbiasa Mandi Air Dingin, Ini Loh Caranya!

Agar Anak Terbiasa Mandi Air Dingin, Ini Loh Caranya! Musim hujan yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga. Alhamdulillah ya, setelah kemarin kita berulan-bulan kesulitan air.

Musim hujan identik dengan cuaca yang dingin. Kalau sudah dingin begini, biasanya kita inginnya meringkuk di bawah selimut. Bawaannya lapar dan pengen makan terus. Ritual mandi pun jadi jarang. Padahal mandi adalah salah satu aktivitas bersuci yang penting loh. Gara-gara musim hujan, jangan sampai kita jadi jarang mandi ya.

Kalau anak-anak gimana ya? Apakah mereka akan tetap rajin atau jadi ikutan jarang mandi juga? Hmm… semoga tetap semangat mandi ya anak-anak!

Ritual memandikan bayi merupakan aktivitas yang gampang-gampang susah terutama bagi ibu yang baru saja memiliki bayi. Bayi yang baru lahir biasanya dimandikan dengan air hangat sampai umurnya mencapai beberapa bulan. Bahkan, banyak juga Ibu-ibu yang tetap memandikan anaknya dengan air hangat meskipun anaknya sudah menginjak usia sekolah SD.

Banyak ibu yang menanyakan kapan sebenarnya bayi boleh dimandikan dengan menggunakan air dingin karena kemampuan mandi dengan air dingin ini haruslah dilatih sejak dini. Jika bayi terlahir cukup bulan dan dalam kondisi yang sehat dan normal, sebenarnya bayi usia dua bulan pun sudah bisa mulai dilatih mandi dengan menggunakan air dingin. Namun, jika bayi lahir prematur atau kurang bulan, maka sebaiknya mandi dengan air dingin dapat ditunda sampai usianya enam bulan. Pada usia enam bulan ini, sang bayi prematur sudah memiliki kemampuan fisik yang lebih sempurna dan adaptasi yang lebih baik.



Saya sendiri lebih suka memandikan anak-anak dengan air dingin daripada air hangat karena ternyata mandi dengan air dingin itu banyak manfaatnya. Ini dia manfaat mandi dengan air dingin *1, 2):

  1. Membuat badan menjadi lebih segar.
  2. Menjaga kesehatan kulit dan rambut karena mandi dengan air dingin dapat mengencangkan pori-pori kulit, mendorong detoksifikasi, dan membuat kulit menjadi lebih cerah.
  3. Meningkatkan kekebalan tubuh dan sirkulasi darah.
  4. Mengatur suhu tubuh.
  5. Merangsang penurunan berat badan.
  6. Meminimalkan depresi.
  7. Meningkatkan gerakan limfatik.
  8. Memperdalam pernafasan.
  9. Meningkatkan energi dan fikiran.

Anak saya yang besar, Akmal, pertama kali saya ajak mandi air dingin pas umurnya 4 bulan. Lalu, benar-benar mulai sering mandi air dingin umur 6 bulan. Alhamdulillah sukses sampai sekarang Akmal menjelang 3 tahun, mandinya tetap dengan air dingin.

Lalu, si kecil yang sekarang berumur 6 bulan. Mulai training mandi air dingin saat usianya 2 bulan. hihihi. Kecil banget ya. Pertama-tama sih memang nangis, tapi lama-lama biasa. Nah pas Azril ini mulai umur 4 bulan, tiap hari dia dimandiin air dingin. Brrr.. dingin-dingin seger. Padahal rumah tinggal kami di Bandung loh, yang mana kadang jam 11 siang, air di bak mandi masih terasa dingin.

Ini, saya mau berbagi pengalaman dengan Ibu-Ibu lain yang mungkin mau mulai mengajarkan anaknya untuk belajar mandi dengan air dingin. Berikut tips-tips.

  1. Perhatikan kondisi bayi. Sebisa mungkin bayi dalam kondisi sehat dan tidak sedang sakit. Jika bayi sedang kurang fit, sebaiknya tunda dulu untuk mengajaknya mandi dengan air dingin.
  2. Ajak bicara bayi. Sampaikan bahwa dia akan dimandikan dengan air dingin. Walaupun bayi belum bisa bicara, tapi ia bisa mendengar dan mengerti apa yang kita sampaikan. Saya sering mengganti kata air dingin dengan air ‘segar’. Terdengar lebih ramah di telinga anak-anak. Hehehe.
  3. Siapkan baju, celana, kaos kaki, handuk, minyak telon atau kayu putih dan kosmetik yang akan dipakai bayi setelah mandi. Lebih baik disiapkan diawal sebelum bayi mandi supaya nanti jika sudah selesai mandi tidak perlu repot mencari-cari lagi. Selain itu, jika seluruh perlengkapannya sudah siap dari awal, kemungkinan bayi kedinginan lebih kecil.
  4. Atur suhu air, kurangi suhu secara bertahap supaya bayi tidak kaget.
  5. Siapkan mainan yang disukai bayi yang bisa dimasukkan ke dalam bak ya. Kalau bisa mainan yang tahan air supaya tidak cepat rusak. Mainan ini akan digunakan sebagai ‘teman’ mandi sambil bermain.
  6. Jangan langsung masukkan bayi ke dalam bak air dingin. Usaplah dulu kepalanya dengan air dingin, lalu dada dan punggung kemudian kakinya. Setelah itu, bayi boleh dimasukkan ke dalam bak yang berisi air dingin.
  7. Mandikan ia seperti biasa dan jangan terlalu lama supaya bayi tidak kedinginan.
  8. Jika sudah selesai, angkat bayi dari bak mandi dan keringkan dengan handuk.
  9. Oleskan minyak telon ke seluruh badan bayi supaya hangat sambil melakukan pijatan lembut.
  10. Pakaikan baju dan celana yang telah disiapkan tadi, beri kecupan hangat di pipinya dan ucapkan selamat bahwa ia sudah berhasil mandi dengan air dingin.

Jika sudah terbiasa, memandikan air dingin akan menjadi hal yang mudah bagi Ibu dan tentu juga menyenangkan bagi sang bayi. Bahkan, mandi bisa menjadi ritual bermain sambil belajar yang ditunggu-tunggu. Selamat mencoba dan semoga tips memandikan bayi dengan air dingin ini bermanfaat ya.

Baca juga: Tips Toilet Training Bayi

Salam,

Armita

Sumber:

  1. http://www.carakhasiatmanfaat.com/artikel/manfaat-mandi-air-dingin.html
  2. http://intips-kesehatan.blogspot.co.id/2014/03/manfaat-mandi-air-dingin-pagi-hari.html



49 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.