Gambar Susu Bayi

Tips Memilih Botol Susu Bayi

Tips Memilih Botol Susu Bayi. Ngomong-ngomong tentang botol susu bayi, saya pernah kok mengenalkan anak-anak saya dengan botol susu bayi walaupun saya memberikan mereka ASI.

Kenalan pertama terjadi sekitar 3 tahun lalu. Waktu itu anak saya yang pertama, Akmal, harus dirawat di NICU sejam setelah lahir akibat kekurangan oksigen ketika dia lahir. Pembukaan 10 pukul 2 pagi, Akmal baru lahir sekitar pukul 5 pagi. Tiga jam macet di jalan lahir. Begitu lahir dia tubuhnya biru semua. Sudah dikasih bantuan oksigen tapi ternyata gak mempan, tubuhnya masih membiru. Mau tak mau Akmal kecil harus dirawat di NICU untuk mengembalikan kondisinya.

Lima hari pertama dirawat di NICU, saya belum diperbolehkan menyusuinya langsung. Mau gak mau, saya memberikan ASI dengan bantuan dot/botol susu. Suster jaga yang bantuin ngasih botol berisi ASI ini ke Akmal kecil. Botolnya sendiri berbentuk slim/memanjang seperti botol kebanyakan yang mudah ditemui di pasaran.

Jangan tanya perasaan saya. Campur aduk. Antara senang punya bayi yang baru lahir, campur dengan khawatir akan keadaan dia, badan yang masih belum pulih pasca melahirkan, demam karena payudara bengkak, plus tagihan rumah sakit yang semakin membengkak setiap harinya.




(lebih…)

Seseruan di Ur Flavor Market

Seseruan di Ur Flavor Market. Seru, soalnya banyak orang, banyak acara, dan banyak makanan. Sabtu 13 Februari 2016 kemarin, saya dan keluarga datang ke sebuah acara mini talk show yang bekerja sama dengan Blogger Bandung. Kebetulan Ibu saya sedang ada di Bandung, jadi saya ajak sekalian untuk menghadiri even ini. Beliau juga belum pernah berkunjung ke Trans Studio Mall, tempat diselenggarakannya acara ini. Nah, kebetulan yang bagus bukan? Sambil hadir di acara Ur Flavor Market sambil ngajak wisata Ibu sekalian ke TSM Bandung yang terletak di Jl. Gatot Subroto, Bandung.

Sebelum berangkat ke acara, saya dandan dulu donk di rumah. Nyobain dandan pakai Sulamit Cosmetics biar keren ketemu teman-teman sejawat dari Blogger Bandung.

Baca: Review Sulamit Cosmetics

Kami sampai di TSM pukul 16.00 pas banget dengan dimulainya acara yang mengusung tema “Pentingnya Food Blogger bagi Bisnis Kuliner dan Healthy Food”.  Di mini talk show ini ada tiga orang pembicara yaitu Mbak Ika dari Dapur Hangus, Putra Agung dari The Food Explorer dan dr. David dari DF Clinic. Saya pribadi baru ketemu sekali ini dengan ketiga pembicara. Masing-masing pembicara akan mengungkapkan cerita mengenai keahliannya masing-masing.
(lebih…)

Lipstik Sulamit

Review Sulamit Cosmetics

Review Sulamit Cosmetics. Hai hai hai. Mau cerita nih sedikit tentang keseharian saya dan kosmetik.

Yang tiap hari ketemu sama saya pasti tau ya kalau saya ini jarang banget dandan. Pakai kosmetik lengkap itu cuma sekali-kali, sebulan sekali aja udah untung banget. Wekekek.

Kosmetik lengkap itu buat saya maksudnya pelembab, foundation, BB cream, bedak, eye shadow, blush on, dan lipstik. Hihihi.

Apalagi sejak punya dua bayi, saya jadi makin jarang pakai make up. Paling seminggu sekali kalau pas mau jalan-jalan weekend. Itu juga cuma pakai pelembab, bedak dan lipstik. Udah.

Kenapa saya jarang pakai make up? La wong saya tiap hari ada di rumah, ngurusin dua krucils. Gak ke mana-mana.

Suami juga gak terlalu nuntut harus dandan ala-ala. Yang penting bersih kalau dia ada.

Terus ya, kalau saya dandan, anak-anak suka ikut-ikutan ‘dandan’. Dikasih tanda petik, soalnya mereka ujung-ujungnya bukan dandan tapi mainin alat-alat kosmetik saya.

Udah berapa aja tuh lipstik yang patah, compact powder yang merekah kemana-mana, loose powder yang bertaburan ke mana-mana isinya, pensil alis yang buat ngegambar tembok dan pensil mata yang hilang tutupnya lalu kering.

Ibu-ibu, siapa yang juga ngalamin kayak saya ini?

Masalah datang lagi kalau saya dandan kelamaan. Anak-anak suka jerit-jerit. Teriak minta Ibu cepat selesai dandan.

Aarrgh, aku kan jadi grogi dan gak nikmatin waktu dandan kalau lagi dandan gini terus diburu-buru sama anak-anak. Skill dandan saya juga masih taraf amatir yang gak bisa cepet dandan bagus.

Ya gitu deh, akhirnya saya dandan sekenanya aja. Yang penting gak kucel dan lecek. Mandi dengan bersih walau acara mandi penuh dengan drama.



(lebih…)

Klinik Kecantikan Murah di Bandung

Problema Wanita dengan Kulit Kering

“Bu. itu kenapa sih kulit mukamu putih-putih belang bentong gak rata gitu” tanya suami

“rrrr… iya nih, ini gara-gara sabun cuci muka yang aku pakai kemarin itu loh, ternyata gak cocok”

Saya memiliki sedikit masalah dengan kulit terutama kulit wajah. Tipe kulit saya itu termasuk kulit normal cenderung kering. Seseorang yang memiliki kulit kering seperti saya menghadapi beberapa masalah seperti kulit yang cepat keriput sehingga nampak lebih tua dari usia sebenarnya dan kulitnya akan mudah menghitam. Apalagi jika terpapar matahari dalam waktu yang lama, kulit akan kusam dan rasanya seperti keripik.

Kulit saya juga termasuk kulit yang sensitif. Tidak bisa sembarangan memakai produk kecantikan. Tidak bisa sering-sering ganti merk kosmetik. Tapi, kadang saya suka ngeyel dan penasaran dengan hadirnya produk kosmetik baru. Gatal, ingin mencoba.  (lebih…)