Hari Pelaksanaan Kelas Inspirasi Subang

“Keluar… keluar… takut mobilnya gak kuat!” Setengah berteriak, suami saya memburu kami untuk lekas bergegas keluar dari mobil. Perintah yang kemudian kami ikuti dengan segera turun dari mobil. Sedetik kemudian dua orang laki-laki dan dua perempuan berlari menuju mobil kami. Satu dari mereka sigap menempatkan batu sebesar kepala orang dewasa di ban mobil belakang kami. Yang lainnya mengerahkan tenaga besarnya membantu mendorong mobil dari belakang agar lajunya mampu melewati tanjakan terjal berbatu di jalan menuju Desa Cisalak, Subang, Jawa Barat.

Pagi itu, Sabtu 23 Januari 2016, mulut saya tidak berhenti merapal doa. Memohon kepada Yang Kuasa agar diberikan kemudahan, kelancaran, dan keselamatan sehingga perjalanan kami para relawan Kelas Inspirasi disampaikan di tempat tujuan dengan tanpa suatu kekurangan apapun. Jika medan jalan tidak seterjal itu, mungkin saya bisa duduk dengan tenang di kursi belakang mobil tanpa rapalan doa. Namun, kondisi jalan dengan bongkahan batu dan kerikil tak beraturan sungguh menguji nyali. (lebih…)

Mengenal Kelas Inspirasi Subang

Mengenal Kelas Inspirasi Subang. Perkenalan saya dengan Kelas Inspirasi Subang dimulai bulan November 2015 lalu, kalau saya tidak salah ingat. Waktu itu, seorang rekan saya bernama Ferdi memasukkan saya ke sebuah grup Facebook yang kemudian saya ketahui adalah grup Kelas Inspirasi/KI Subang. Personally, saya mengenal Ferdi karena ia adalah adik kelas sewaktu saya menempuh pendidikan master di MB IPB. Ternyata juga, Ferdi adalah rekan baik dari adik saya di Fakultas Kedokteran Hewan IPB. Kebetulan yang baik ya.

Jadi, ketika Ferdi memasukkan saya ke grup KI Subang, saya tidak merasakan keberatan sama sekali. Justru senang karena saya sudah lama ingin bergabung dengan keluarga besar Kelas Inspirasi Indonesia. Di saat sekarang ini sedang marak oknum-oknum yang menjebloskan saya ke grup-grup gak jelas (yang langsung saya leave dan unfriend yang bersangkutan), saya malah bersyukur dimasukkan ke grup KI Subang ini.

Bagi teman-teman yang belum tau apa itu KI, saya jelaskan sekilas ya. Lengkapnya bisa lihat-lihat di google, ada banyak informasinya kok.

Kelas Inspirasi adalah salah satu program dari Indonesia Mengajar yaitu sebuah gerakan di bidang pendidikan yang merekrut, melatih, dan mengirimkan lulusan terbaik untuk mengajar sekolah dasar di daerah pelosok Indonesia selama 1 tahun. Indonesia Mengajar telah aktif berkontribusi pada perbaikan dunia pendidikan di tanah air sejak pertengahan tahun 2010. Melalui KI, Indonesia Mengajar ingin mewadahi profesional dari berbagai sektor untuk ikut serta berkontribusi pada misi perbaikan pendidikan di Indonesia.

Saya mulai tertarik dengan kegiatan KI ketika saya melihat rekan saya Dhama mengajar di KI Bogor. Dhama ini adalah rekan saya dari sejak SMP, SMA, sampai kerja dan ngekost bareng di Bogor. Saya melihat foto-foto kegiatan KI Bogor yang diunggah Dhama sangat menarik. Dhama terlihat sangat menikmati perannya dan memancarkan aura positif sebagai pengajar yang menginspirasi anak-anak. Begitupun anak-anak yang terlihat takjub dengan profesi yang dijalani oleh Dhama sebagai seorang konsultan di bidang lingkungan. Tidak jarang tawa lepas mereka terabadikan dalam lensa kamera. Dan sejak saat itu saya berjanji bahwa saya akan mendaftar menjadi relawan KI. (lebih…)

mendaftar haji

Cara Mendaftar Haji (2)

Cara Mendaftar Haji. Di blogpost sebelumnya, saya sudah menuliskan langkah-langkah awal untuk mendaftar haji. Nah di posting lanjutan ini saya akan meneruskan step by stepnya ya. Silahkan disimak.

Baca: Cara Mendaftar Haji Bagian Satu

Setelah langkah 1 – 2 terpenuhi, lanjut ke langkah ke tiga (Tahap 2) dan langkah ke empat ya (Tahap 3) sebagai berikut:

3. Tahap 2 (Registrasi BPIH Tabung)

Selesai pemeriksaan perlengkapan dokumen di Kantor Kementrian Agama, kami harus menuju ke bank untuk booking seat haji. Karena di awal kami menggunakan Bank Muamalat, maka untuk booking seatnya pun harus kembali ke Bank Muamalat lagi. Tidak harus ke Bank Muamalat tempat membuka rekening, tapi bisa di Bank Muamalat terdekat. Dari Kantor Kemenag, lokasi Bank Muamalat terdekat itu ada di Buah Batu. Tidak ada cabang Bank Muamalat di Baleendah. Sedihnya. Hiks. Bank yang ada di dekat kantor Kemenag adalah BNI, sekitar 10 meteran.  Enak nih yang pakai BNI, lokasinya dekat, gak perlu bolak-balik.

Jadi, siang itu kami harus segera menuju ke Buah Batu yang berjarak sekitar 11 km dari Kantor Kemenag. Kalau urusan di bank sudah beres, kami kembali lagi ke Kemenag untuk registrasi BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) lunas. Kyaaa.. bolak balik hiks hiks.. Semoga jalanan lancar dan tidak ada macet sehingga urusan bisa selesai dalam satu hari.

Maunya sih langsung menuju bank ya biar cepat selesai, tapi apa mau dikata, perut-perut keroncongan minta diisi. Masih di dalam area Kemenag, kami melihat ada penjual bakso dan lontong kari. Ada pula penjual rujak dan jagung rebus. Semua makanan itu kami coba, soalnya laper banget. Yang paling enak adalah jagung rebusnya. Manis, renyah, dan lembut. Pengen lagi beli jagungnya, sayang cuma beli dua.



(lebih…)

mendaftar haji

Cara Mendaftar Haji (1)

Cara Mendaftar Haji. Ketika kami mengikrarkan janji untuk naik haji tahun 2013 lalu, kami meyakini bahwa hal ini bukan hanya sekedar mimpi. Jika Allah mengijinkan dan memampukan kami, Insya Allah kaki-kaki kami sampai di tanah suci.

Baca: Bismillah… Ingin Memenuhi Panggilan Kedua

Di blogpost kali ini saya mau cerita mengenai bagaimana cara mendaftar haji. Jika ada yang sudah berhaji atau sudah mendaftar, mungkin blogpost saya kali ini tidak terlalu berguna. Silahkan skip saja gak papa kok karena blogpost saya kali ini akan panjang dan mungkin saja membosankan, sampai harus saya pecah menjadi dua bagian. Hihihi. Tapi ini saya mau berbagi kepada mereka yang belum pernah berhaji dan belum pernah mendaftar namun punya keinginan besar untuk mewujudkannya.

Jadi, hari Kamis 14 Januari 2016 lalu, kami (saya dan suami) mendatangi perwakilan Kementrian Agama Kabupaten Bandung untuk mendaftar sebagai calon jamaah haji. Kami mendaftar berdua karena saya gak mau berangkat haji sendiri. Saya mau berangkat bareng berdua dengan suami. Kalau suami sih bisa berangkat sendiri toh laki-laki kalau bepergian tidak perlu ditemani. Lain lagi dengan perempuan yang apabila bepergian sebaiknya ditemani dengan mahramnya. Apalagi ini bepergiannya jauh, lintas negara dan dalam waktu yang lama.



Persiapan mendaftar sebagai calon jamaah haji ini sudah kami lakukan sejak 2,5 tahun lalu. Dimulai dari mimpi ingin naik haji dan kemudian diwujudkan dengan membuka tabungan khusus haji. Ini saya tuliskan langkah-langkahnya ya: (lebih…)