Mengenal Kelas Inspirasi Subang

Mengenal Kelas Inspirasi Subang. Perkenalan saya dengan Kelas Inspirasi Subang dimulai bulan November 2015 lalu, kalau saya tidak salah ingat. Waktu itu, seorang rekan saya bernama Ferdi memasukkan saya ke sebuah grup Facebook yang kemudian saya ketahui adalah grup Kelas Inspirasi/KI Subang. Personally, saya mengenal Ferdi karena ia adalah adik kelas sewaktu saya menempuh pendidikan master di MB IPB. Ternyata juga, Ferdi adalah rekan baik dari adik saya di Fakultas Kedokteran Hewan IPB. Kebetulan yang baik ya.

Jadi, ketika Ferdi memasukkan saya ke grup KI Subang, saya tidak merasakan keberatan sama sekali. Justru senang karena saya sudah lama ingin bergabung dengan keluarga besar Kelas Inspirasi Indonesia. Di saat sekarang ini sedang marak oknum-oknum yang menjebloskan saya ke grup-grup gak jelas (yang langsung saya leave dan unfriend yang bersangkutan), saya malah bersyukur dimasukkan ke grup KI Subang ini.

Bagi teman-teman yang belum tau apa itu KI, saya jelaskan sekilas ya. Lengkapnya bisa lihat-lihat di google, ada banyak informasinya kok.

Kelas Inspirasi adalah salah satu program dari Indonesia Mengajar yaitu sebuah gerakan di bidang pendidikan yang merekrut, melatih, dan mengirimkan lulusan terbaik untuk mengajar sekolah dasar di daerah pelosok Indonesia selama 1 tahun. Indonesia Mengajar telah aktif berkontribusi pada perbaikan dunia pendidikan di tanah air sejak pertengahan tahun 2010. Melalui KI, Indonesia Mengajar ingin mewadahi profesional dari berbagai sektor untuk ikut serta berkontribusi pada misi perbaikan pendidikan di Indonesia.

Saya mulai tertarik dengan kegiatan KI ketika saya melihat rekan saya Dhama mengajar di KI Bogor. Dhama ini adalah rekan saya dari sejak SMP, SMA, sampai kerja dan ngekost bareng di Bogor. Saya melihat foto-foto kegiatan KI Bogor yang diunggah Dhama sangat menarik. Dhama terlihat sangat menikmati perannya dan memancarkan aura positif sebagai pengajar yang menginspirasi anak-anak. Begitupun anak-anak yang terlihat takjub dengan profesi yang dijalani oleh Dhama sebagai seorang konsultan di bidang lingkungan. Tidak jarang tawa lepas mereka terabadikan dalam lensa kamera. Dan sejak saat itu saya berjanji bahwa saya akan mendaftar menjadi relawan KI.

Satu kesempatan datang tahun lalu. Saat menikmati minggu pagi di car free day Dago Bandung, ada segerombolan anak muda (tampaknya mahasiswa) yang membagi-bagikan selebaran. Salah satu dari mereka menghampiri saya dan memberikan selebaran tentang penyelenggaraan Kelas Inspirasi Bandung. Oke, seketika itu saya minta ijin ke suami untuk ikut mendaftar Kelas Inspirasi Bandung. Alhamdulillah diijinkan. Karena pendaftarannya online, maka saya putuskan untuk nanti saja mendaftarnya pas sudah pulang ke rumah.

Siangnya, saya sampai rumah dan sibuk mencari-cari selebaran yang dibagikan oleh anak muda tadi. Tapi, saya cari ke mana-mana kok gak ketemu ya. Ah, mungkin terjatuh di jalan ketika di perjalanan pulang dari Dago ke Cileunyi.

Lewat lagi satu kesempatan. Hiks.

Berbagi pengalaman kepada orang lain yang membutuhkan

Maka ketika di grup Facebook Kelas Inspirasi Subang dibuka pendaftaran untuk menjadi relawan KI, saya tidak menyiakan kesempatan emas ini. Langsung saya ajak suami untuk turut mendaftar. Kebetulan Subang adalah kampung asal suami saya. Jadi gak masalah ya meskipun tempat tinggal kami di Bandung toh Subang dekat dengan Bandung. Subang juga sudah mendarah daging di jiwa dan hati kami. Nanti jika kesempatan mengajar itu datang, kami bisa sekalian pulang ke kampung menjenguk mertua dan saudara di Subang.

Di Subang, KI akan dilakukan dengan cara memberi pengalaman, mengunjungi dan mengajar sehari pada dua SD (SD Cisalak dan SD Sukamulya). Topiknya tentang informasi-informasi dan inspirasi profesi yang digeluti para relawannya. Harapannya, para siswa akan memiliki lebih banyak pilihan cita-cita serta menjadi lebih termotivasi untuk memiliki mimpi yang besar.

Beberapa minggu setelah pendaftaran, ada email masuk yang mengabarkan tentang pengumuman penerimaan relawan KI Subang. Alhamdulillah saya diterima tapi suami saya tidak. Mungkin profesi saya sebagai seorang konsultan nama bayi dan perusahaan, penerjemah serta blogger dipandang mampu menjadi profesi yang menginspirasi anak-anak. Di sisi lain, saya juga bersyukur bahwa suami tidak diterima sebagai relawan KI karena kalau nanti dua-duanya diterima siapa yang akan menjaga anak-anak.

Hari Minggu tanggal 17 Januari 2016 kemarin telah dilaksanakan briefing untuk pelaksanaan KI Subang. Sayang karena ada sedikit salah komunikasi antara saya dan fasilitator, saya tidak dapat hadir di acara briefing kemarin. Namun fasilitator dengan berbaik hati telah mengirimkan hasil briefing dan modul pelaksanaan pengajaran KI Subang melalui email. Terima kasih fasilitator!

Semangat positif yang terpancar di Kelas Inspirasi (sumber gambar: twitter @KelasInspirasi)

Saya dijadwalkan untuk mengajar di SD Cisalak Subang besok Sabtu tanggal 23 Januari 2015. Saya bersama 10 relawan pengajar lain akan bersama-sama mencoba menginspirasi anak-anak dan memberikan pandangan tentang apa yang kami lakukan sehari-hari. Ada dua orang relawan pengajar yang saya kenal yaitu Sofi dan Yani. Saya satu grup dengan Sofi di SD Cisalak dan Yani ada di grup lain yaitu di SD Sukamulya. Saya pernah sekali bertemu Sofi dan Yani di kelas Fun Blogging September 2015 lalu. Kami duduk berdekatan ketika belajar tentang blog di kelas Fun Blogging, jadi lumayan kenal dengan mereka. Kebetulan sekali jika di besok saya akan bertemu kembali dengan Sofi. Senang rasanya mengetahui ada yang saya kenal di KI Subang ini.

Baca: Serius Tapi Santai di Fun Blogging 6

Ohya, dalam satu grup ada 11 pengajar, 2-3 fasilitator dan seorang dokumentator. Kelas Inspirasi Subang ini terdiri dari dua grup yaitu grup SD Cisalak dan SD Sukamulya, Subang. Jadi, totalnya ada 22 pengajar, 5 fasilitator dan 2 orang dokumentator.

Daerah asal mereka beragam ada yang dari Tangerang, Jakarta, Bandung, Subang dan juga Garut. Sofi dan Yani berasal dari Garut. Profesi para relawan juga beragam ada yang menjadi guru, konsultan, dokter gigi, dosen, wirausaha, pegawai swasta, pegawai pajak, psikolog, pilot dan lain-lain.

Baiklah, saya sudah tidak sabar bertemu dengan para relawan dengan berbagai profesi tersebut dan juga anak-anak yang pastinya akan juga mengajarkan banyak makna kehidupan bagi kami.

Tunggu kami, Kelas Inspirasi Subang!

More about Kelas Inspirasi:

Web: http://kelasinspirasi.org/

Twitter: @KelasInspirasi

Fan Page: Kelas Inspirasi

Baca kelanjutan ceritanya: Hari Pelaksanaan Kelas Inspirasi Subang.

Comments

  1. selvy says:

    Kegiatan yang bermanfaat banget ya, bisa berbagi ilmu dengan anak – anak. mantab deh

    1. Betul, berbagi dengan anak-anak memang menyenangkan. Doakan ya Mbak, acaranya besok Sabtu nih.

  2. Ayaa says:

    Waah Mbak Mita, saya juga pengen ngadain Kelas Inspirasi gitu di tempat sayaa :)))

    1. Mbak lokasinya di mana?

  3. hariyanto wijoyo says:

    alhamdulillah masih keterima, meski suami nggak..
    saya juga kepingin ikut…tapi belum ada kesempatan….,
    keep happy blogging always…salam dari makassar – banjarbaru 🙂

    1. Iya Pak.. alhamdulillah.
      Semoga di lain kesempatan Pak Hariyanto bisa bergabung ya.

  4. Eni Martini says:

    Waah, ini jadi pengalaman yang indah mba
    tawa anak-anak
    kepolosan mereka
    keluguan yang kadang tidak kita temui lagi di kota besar
    sejuknya alam daerah
    aku jadi ingat dulu suka mengajar di pedalaman…jadi kenangan yang berbekas sekali
    selamat berbagi ilmu mba

    1. Betul dan ini akan menjadi pengalaman pertama saya 🙂

  5. keren mbaa.. selamat berbagi mbaa.. semoga anak-anak terinspirasi, aamiin…

    1. Makasih. Mungkin mereka juga akan menginspirasi saya

  6. DA980 says:

    Hallo mbaaak, seru banget minggu kemarin yaaah.. terima kasih banyak banyak banyak, salam ama dedek lucu ama mas lucu.

    1. Hai Acy! What a life, you are a blogger too! I’ll visit your blog later when I am free and drop some comments 🙂 Nice to meet you and hope we will meet again huh.. for sure!

  7. Yasinta Astuti says:

    Wah bahagia ya banget ya bisa ikutan yang kaya gini. Saya mau juga ahh cari info nya, siapa tau bisa ikutan juga jadi relawan

    1. Bandung ada, besok terakhir pendaftaran. Yuk, aku dah daftar =)

  8. Astri says:

    udah lama kepingin gabung, tapi takut ga keterima 😀

    1. Coba aja Mbak 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *