Problema Wanita dengan Kulit Kering

Klinik Kecantikan Murah di Bandung

“Bu. itu kenapa sih kulit mukamu putih-putih belang bentong gak rata gitu” tanya suami

“rrrr… iya nih, ini gara-gara sabun cuci muka yang aku pakai kemarin itu loh, ternyata gak cocok”

Saya memiliki sedikit masalah dengan kulit terutama kulit wajah. Tipe kulit saya itu termasuk kulit normal cenderung kering. Seseorang yang memiliki kulit kering seperti saya menghadapi beberapa masalah seperti kulit yang cepat keriput sehingga nampak lebih tua dari usia sebenarnya dan kulitnya akan mudah menghitam. Apalagi jika terpapar matahari dalam waktu yang lama, kulit akan kusam dan rasanya seperti keripik.

Kulit saya juga termasuk kulit yang sensitif. Tidak bisa sembarangan memakai produk kecantikan. Tidak bisa sering-sering ganti merk kosmetik. Tapi, kadang saya suka ngeyel dan penasaran dengan hadirnya produk kosmetik baru. Gatal, ingin mencoba. 

Kalau produknya cocok sih gak akan ngaruh apa-apa ke kulit saya. Tapi, jika produknya gak cocok malah bisa menimbulkan kerusakan bagi kulit saya. Kulit saya akan terasa gatal dan saya jadi ingin menggaruknya. Soalnya kalau gak digaruk kan gatal ya. Kata yang ahli sih sebenarnya gak boleh digaruk, cukup diusap saja. Dasar sayanya iseng, tetap saja digaruk.

armita rusa
Kulit saya yang cenderung kering dan kusam.

Beberapa waktu lalu, saya mencoba sebuah produk kosmestik yaitu sabun cuci muka. Wanginya segar, lembut, dan aroma susu jadi saya tertarik. Tidak berapa lama setelah mencobanya, ternyata tidak cocok di kulit saya. Timbul rasa gatal setelah 2-3 kali mencuci muka dengan produk tersebut. Saya garuk-garuk deh. Setelah rasa gatal itu timbul, ada bercak-bercak putih di sekitar daerah pipi dekat telinga. Warna kulit jadi tidak rata, ada yang putih ada yang coklat. Belang-belang seperti zebra.  Gejala ini timbul di dua wilayah, pipi kanan dan pipi kiri.

Bercak-bercak putih ini lumayan luas areanya sehingga cukup menganggu penampilan. Tidak bisa dipungkiri, rasa percaya diri pun ikut turun. Bahkan suami saya sekarang jadi melarang saya menggunakan produk sabun cuci muka merk itu.

Sebenarnya, masalah ini pernah juga saya alami ketika remaja dulu. Sama problemnya yaitu muncul bercak-bercak putih di wajah dan tangan. Kata dokter kulit tempat saya konsultasi dulu, ini akibat kulit saya yang termasuk jenis kulit normal kering. Saya diberi beberapa krim untuk siang dan malam serta minyak tertentu yang saya lupa namanya. Katanya krim dan minyak tersebut dapat mengobati dan mengurangi bercak putih tersebut.

Alhamdulillah, bercak putih di wajah dan tangan saya menghilang pelan-pelan. Tapi lumayan lama waktunya, sampai beberapa bulan. Berapa bulan lamanya saya gak ingat karena memang tidak diingat-ingat.

Masalah yang sama muncul lagi ketika saya kuliah. Kebetulan saya kuliah di Fakultas Pertanian di mana mahasiswanya setiap hari harus pergi ke lahan dan harus terpapar matahari. Saya tau, saya punya masalah dengan sengatan sinar matahari yang berdampak terhadap kulit saya. Tapi bagaimana lagi, praktikum di lahan tidak bisa dihindari.

Salah satu pencegahan yang saya lakukan adalah menggenakan topi lebar ketika praktikum di lahan. Saya juga menggenakan baju lengan panjang, celana panjang, dan sepatu untuk mengurangi dampak sinar UV. Face cream ber-SPF pun saya oleskan untuk menambah perlindungan.

IMG_1447
Praktikum lapang di Lembang, Jawa Barat.

Rupanya segala perlindungan tersebut tidak mampu mencegah timbulnya bercak-bercak putih di wajah saya. Tetap saja muncul. Untunglah saya ketika kuliah sudah mengenakan jilbab jadi bercak putih yang muncul di pipi bisa saya samarkan sedikit. Namun, ketika saya membuka jilbab di dalam rumah, bercak tersebut tetap saja kelihatan. Saya jadi sedikit minder dan kurang percaya diri.

Dokter kulit tidak sempat saya kunjungi karena alasan biaya. Mohon maklum, ketika kuliah, uang kiriman orang tua sudah terpakai untuk biaya makan, kos, buku, dan transportasi. Tidak ada alokasi dana untuk ke dokter kulit.

Bermodal informasi dari dokter kulit yang saya temui ketika SMP dulu, maka saya mencoba menghilangkan bercak kulit tersebut dengan mengoleskan baby oil dan minyak zaitun. Saya rajin mengoleskannya dua kali sehari. Hasilnya sedikit demi sedikit mulai terlihat. Bercak putih di wajah saya mulai menghilang dan warnanya mulai sama dengan warna kulit di area sekitarnya. Waktunya memang cukup lama sih, beberapa bulan.

Kejadian di atas terjadi sekitar tahun 2004-2005. Dalam waktu sepuluh tahun kemudian, Alhamdulillah kondisi kulit saya baik-baik saja, saya tidak menemui masalah lagi dengan kulit kering.

Namun, rupanya masalah hadir lagi awal tahun 2016 ini. Gara-gara pemakaian sabun muka yang tidak cocok dengan kulit, saya harus menemukan lagi bercak-bercak putih di area pipi kanan dan kiri. Hiks.

Saya mulai berpikir untuk menemui ahli yang bisa membantu menyembuhkan bercak-bercak putih di kulit saya ini. Membantu mengembalikannya ke kondisi semula dan semakin menyempurnakannya.

Kulit yang tidak kusam dan cerah dengan warna yang merata (tidak ada belang-belang putih) tentu akan semakin menyempurnakan penampilan saya. Rasa percaya diri juga akan semakin meningkat. Saya juga yakin bahwa nanti suami tidak akan protes lagi dengan kondisi kulit saya yang belang-belang putih ini. Bukankah penampilan seorang istri yang baik dan menarik itu akan menyenangkan suami dan anak-anaknya?

Armita dan keluarga
Semoga bisa bahagia dengan mereka.

Kebetulan beberapa waktu yang lalu, saya membaca sebuah review yang ditulis oleh seorang rekan sesama anggota Blogger Bandung. Di dalam tulisan tersebut, dia menyebutkan bahwa ada klinik kesehatan dan kecantikan yang recommended. Klinik ini bernama DF Clinic beralamat di Jl. Leumah Neundeut No.10 Bandung. Tulisannya cukup menarik dan saya jadi tertarik untuk mencoba mengatasi problem kulit kering saya ini.

Semoga DF Clinic dapat membantu memenuhi kebutuhan saya karena saya percaya bahwa DF Clinic memiliki dokter dan tenaga kesehatan yang ahli, mumpuni serta ditunjang dengan teknologi yang canggih dan moderen.

Ohya, siapa tahu nanti di sana saya juga bisa bertemu dengan anggota Blogger Bandung lain yang memiliki problem kecantikan dan kesehatan. Dan DF Clinic dapat membantu memecahkan problem kami masing-masing. Aamiin.

Comments

  1. ada perawatan apa aja di sana mbak?

    1. Seputar kesehatan dan kecantikan.

  2. Sejak remaja hingga setua ini, kulitku cenderung berminyak, hehehe. jadi masih ada jerawat yang sesekali nongol, dan juga jerawat batu.

    1. Hehe. Problem kita beda ya Mbak.

  3. Ratna Dewi says:

    Kalo aku kulitnya kombinasi, ada bagian berminyaknya ada bagian yang keringnya juga. Jadi kalo mau milih produk perawatan muka suka bingung juga, huhu

    1. Iya juga ya Wi, sebelah kering sebelah berminyak, kalau pakai skin care masa harus sebelah sebelah gitu. Ikutan bingung juga hehe

  4. […] Baca: Problema Wanita dengan Kulit Kering […]

  5. […] Baca: Problema Wanita dengan Kulit Kering […]

  6. […] Baca: Problema Wanita dengan Kulit Kering […]

  7. […] Baca: Problema Wanita dengan Kulit Kering […]

  8. […] Baca: Problema Wanita dengan Kulit Kering […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *