Puding Green Tea Lezat dan Sehat

Puding Green Tea Lezat dan Sehat. Salah satu kebahagiaan yang aku syukuri sekarang ini adalah memiliki anak yang tumbuh dengan sehat. Nafsu makannya baik sehingga apapun jenis makanan yang kami sediakan bisa dilahapnya sampai habis. Kami hampir tidak pernah menemui kendala ketika mengajaknya makan. Pernah sih, satu atau dua kali, kami menemukan sang anak dalam kondisi GTM (Gerakan Tutup Mulut). Tapi itu tidak lama, paling sehari. Nafsu makannya akan kembali lagi dengan normal setelah itu.

Itulah mengapa kami perlu bersyukur karena beberapa kali aku mendengar keluhan Ibu-Ibu yang curhat tentang anak-anaknya yang susah sekali makan. Apapun yang disajikan oleh ibunya sia-sia. Sudah beragam menu disajikan dan sudah beragam cara dibujuknya sang anak supaya mau makan. Tapi tetap saja sang anak setia dengan mulut yang terkunci rapat. Aku bisa bayangkan bagaimana pusingnya orang tua yang menghadapi anak GTM berhari-hari, aku aja yang anaknya GTM seharian pernah sampai pusing. (lebih…)

Kamar Mandiku, Kini dan Nanti.

Jika ingin melihat kebersihan seseorang, lihatlah kamar mandinya.

Aku pernah mendengar kalimat ini ketika aku kuliah dulu. Kebetulan saat itu dosenku sedang menjelaskan tentang masalah kebersihan. Sedikit banyak, aku setuju dengan kalimat dari beliau. Kamar mandi adalah cerminan kepribadian pemilik dan kebersihan bukan hanya membersihkan dari sesuatu yang kotor tapi juga menjaga sesuatu yang bersih tetap bersih. (lebih…)

Selamat Akmal, Ibu bangga padamu!

Sejak temenku Astri posting cerita di blognya tentang proses penyapihan Aleisha anaknya, aku seperti diingatkan bahwa aku pun harus sudah mulai menyapih Akmal. Hihihi, sebelumnya, aku masih males-malesan mau nyapih Akmal, antara gak tega sama sedih kehilangan momen menyusui.

Membaca tulisan Astri, aku jadi semangat (lagi) untuk menyapih Akmal. Sebenernya, pas adiknya Akmal mau lahir, dia sudah berhenti. Alhamdulillah aku sedikit lega setidaknya nanti pas si baby lahir aku gak perlu mengalami yang namanya tandem nursing. Di bayanganku, tandem nursing itu repot karena harus menyusui dua anak seperti menyusui bayi kembar. Pasti bakalan laper melulu dan kerjaanku nanti cuma nyusuin dua anak. Hahaha. (lebih…)

Stroller Untuk Adik Bayi

Sudah lama aku mengimpikan punya kereta dorong/stroller untuk adik bayi yang kuat tapi ringan. Tepatnya sejak aku punya anak pertama tahun 2013 lalu. Kebayang enaknya dorong-dorong anak pakai stroller tanpa perlu khawatir pinggang pegal karena terus-terusan menggendong anak. Setidaknya tugasku sedikit menjadi lebih ringan karena tugas gendong anak sudah dikerjakan oleh stroller, hehehe. (lebih…)