Covid19
Health

Cek Risiko Tertular COVID-19 Secara Online

Cek Risiko Tertular COVID-19 Secara Online. Halo teman-teman. Menjelang lebaran, corona masih membabi buta di luar sana dan tepat sudah 2 bulan kami #dirumahaja. Kerja dari rumah. Sekolah pun dari rumah.

Baca: Hindari Virus Corona, Kerja dan Sekolah Dari Rumah Saja

Bandara, Pasar, Mall Ramai ūüôĀ

Beberapa hari terakhir ini baca berita orang-orang ramai memenuhi pasar, bandara, dan jalanan. Entah untik mudik, belanja baju lebaran, atau sekedar ngabuburit. Padahal masih PSBB. Tapi mereka nekat keluar rumah. Saking banyaknya orang, jadilah crowded. Tidak ada tuh physical distancing. Memang yang pakai masker banyak, tapi yang gak pakai masker juga ada.

Sedih nyesek sih lihat fenomena ini. Di saat kami sedang berjuang mati-matian di rumah aja gak mudik menahan rindu. Menahan keingingan belanja offline dan memilih belanja online. Eh ini ada banyak orang yang lalai dan mementingkan ego mereka dengan tetap berjejalan memenuhi pasar. Katanya mereka mau belanja baju bedug dan keperluan lebaran seperti roti, daging, dan lain-lain.

Please atuhlah. Lebaran juga gak akan kemana-mana. Kita tuh lagi pandemi. Kemungkinan besar, sholat Ied akan di rumah, lebaran juga akan di rumah aja. Gak akan silaturahim ke mana-mana. Pun saya gak terima tamu di rumah.

Sebisa mungkin saya masih di rumah aja. Karena saya takut kalau orang ramai-ramai keluar, maka kita akan menghadapi apa yang namanya corona gelombang kedua. Serem kan?

Memang sih pemerintah sudah melakukan pelonggaran kebijakan dan suruh kita siap-siap untuk hidup berdampingan dengan corona. Menjalani ritme hidup baru dengan the new normal. 

Padahal vaksin belum ketemu. Orang yang terkena positif corona aja udah hampir 20 ribu pasien per hari ini (Kami 21 Mei 2020). Tambah hampir 700 pasien baru dibandingkan hari sebelumnya.

Nah loh, banyak banget kan ini nambahnya. Jangan-jangan pasien baru ini adalah mereka yang nekat mudik dan nekat keluyuran belanja baju lebaran. Di saat negara lain sudah ada di kurva yang melandai dan akan selesai dengan kasus pandemi corona ini, Indonesia malah masih naik terus kurvanya.

Kebayang repotnya tenaga medis menghandle¬†segitu banyaknya pasien positif Covid-19. Harus pakai APD yang sumpek dan panas. Tahan gak makan dan minum berjam-jam demi melayani pasien. Sampai ramai muncul hestek #IndonesiaTerserah. Ya Allah sedih banget ini cobaan ūüôĀ

Tetaplah Di Rumah Aja

Buat teman-teman pembaca blogku. Udahlah kita di rumah aja. Saling menjaga satu sama lain. Biar pandemi ini cepat selesai.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Armita Fibriyanti |Mom Blogger (@armitafibri) pada

Kalau pun terpaksa emergency harus keluar rumah, tetap patuhi protokol kesehatan ya. Pakai masker, bawa hand sanitizer, jaga jarak, gak usah pegang-pegang barang sembarangan. Ohya, emergency tuh bukan keluar ke pasar/mall untuk beli baju lebaran ya. Baju lebaran mah bisa beli online. Atau pakai aja baju lebaran tahun lalu. Kan masih bisa dipakai. Yang penting bersih.

Jika kita merasa ada gelaja yang rasanya seperti terkena virus corona (demam ‚Č•38¬įC, batuk kering, dan sesak napas), segera periksakan ke tenaga medis terdekat. Atau kita juga bisa periksa test virus corona¬† secara mandiri.

Cek Risiko Tertular COVID-19 Secara Online

Salah satu caranya, kita bisa cek risiko tertular covid 19 secara online di Halodoc. Tau kan ya Halodoc, aplikasi kesehatan online yang ada dokternya.

Nanti akan ada beberapa pertanyaan yang wajib kita jawab untuk menentukan apakah kita terkena risiko covid19 atau tidak. Jadi dengan cek online di Halodoc, kita bisa tanya-tanya ke dokternya langsung jika kita menemui gejala covid19 ini di tubuh kita atau di orang-orang terdekat kita. Aplikasi Halodoc ini sangat membantu di saat kita takut ke rumah sakit untuk memeriksakan kondisi kesehatan kita.

Saya sendiri udah nyobain tes online di Halodoc khawatir terkena COVID 19. Ada sekitar 7 pertanyaan yang harus saya jawab. Alhamdulillah dari ke tujuh jawaban pertanyaan tersebut, saya dinyatakan masuk dalam kategori risiko rendah.

Oke deh teman-teman. Itu aja blogpost hari ini tentang cek risiko tertular covid-19 secara online. Semoga bermanfaat dan sehat-sehat ya kalian semua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.