Review Baju Menyusui Mooimom
Health

Menjadi Ibu Hamil yang Sehat dan Kuat Tanpa Anemia

Hamil adalah momen istimewa yang ditunggu-tunggu oleh setiap ibu. Bisa mengandung janin dan merasakan tumbuh kembangnya dalam sembilan bulan kehidupan pertamanya.

Menjadi ibu hamil, nutrisi dalam tubuh harus terpenuhi dengan baik dan cukup baik untuk sang ibu sendiri maupun janinnya. Karena kalau nutrisi kurang, bisa berbahaya bagi ibu hamil dan juga bayinya. Bayi bisa kurang gizi, lahir prematur, tidak berkembang sempurna, mengalami stunting dan kondisi lainnya. Ibu hamil bisa mengalami anemia pendarahan saat melahirkan, lemah, pusing, tidak bergairah, post partum syndrom, dan penyakit lainnya.

Ini bahaya banget karena yang dipertaruhkan adalah nyawa ibu hamil, bayi dalam kandungan, dan bahkan satu generasi pun terancam jika anemia tidak teratasi dengan baik.

Saya sendiri pernah mengalami beberapa gejala di atas saat 3 kali hamil. Salah satunya adalah anemia saat hamil.

cara mengatasi anemia saat hamil
Pusing dan kurang bergairah saat hamil

Apa Itu Anemia

Anemia adalah penyakit yang disebabkan karena kekurangan sel darah merah sehingga aliran oksigen berkurang ke dalam organ tubuh.

Gejala anemia yang saya rasakan saat hamil berupa kelelahan, sesak napas, pusing, limbung, detak jantung cepat dan pendarahan setelah melahirkan.

Baca: Cerita Hamil Trimester 1

Pemeriksaan Hb saat saya hamil menunjukkan nilai yang cukup rendah sekitar 9. Padahal seharusnya Hb Ibu hamil dalam rentang 9,5 – 14.

Gak enak banget rasanya anemia selama hamil karena badan jadi lemas padahal ibu hamil tetap harus beraktivitas.

Yang paling parah yang pernah saya rasakan saat mengalami anemia atau defisiensi besi adalah pendarahan hebat pasca melahirkan. Saya pernah kehilangan berliter-liter darah karena rahim tidak mau berkontraksi setelah plasenta lahir (atonia uteri). Rahim saya hampir saja diangkat.

review mooimom celana hamil dan menyusui

Cara Mengatasi Anemia pada Ibu Hamil

Karena nilai Hb saya rendah saat hamil, ada beberapa tindakan yang dilakukan untuk menaikkan nilai Hb ini. Saya setiap hari harus makan makanan yang mengandung zat besi tinggi seperti bayam, daging merah, ati ayam, minum susu hamil, dan lainnya. Suplemen penambah darah atau suplemen zat besi juga saya minum sebagai usaha untuk menambah darah.

Pengobatan anemia sebenarnya tergantung pada diagnosis utama. Bisa dilakukan dengan pemberian suplemen zat besi maupun transfusi darah.

Pada kasus saya pengobatan kekurangan darah ini hanya dilakukan melalui pemberian suplemen zat besi. Belum sampai pada transfusi darah.

Sei Sapi adalah

Untuk memaksimalkan penyerapan zat besi dalam darah, konsumsi suplemen zat besi perlu dibarengi dengan vitamin C. Ada tablet vitamin C yang saya minum bersama-sama dengan suplemen zat besi.

Alhamdulillah setelah mengonsumsi makanan sumber zat besi, suplemen penambah darah dan Vitamin C, nilai Hbnya naik sedikit jadi sekitar 11. Namun ternyata masih kurang tinggi untuk level ibu hamil karena saya masih pendarahan pasca melahirkan.

Ohya, saat mengonsumsi suplemen zat besi dan Vitamin C ini, saya konsultasi dulu dengan bidan dan dokter kandungan langganan saya. Jadi saya tidak bisa sembarangan beli sendiri di apotek. Karena saya takut kalau sembarangan mengonsumsi obat bisa berdampak buruk ke janin saya.

Mengingat pentingnya zat besi bagi ibu hamil, ada baiknya jika ibu hamil senantiasa tercukupi kebutuhan zat besi dalam tubuhnya demi pertumbuhan optimal janin.

Danone Indonesia Peduli dengan Kebutuhan Zat Besi 

Salah satu sumber zat besi yang bisa dikonsumsi secara aman oleh ibu hamil adalah susu hamil yang mengandung berbagai nutrisi, vitamin dan mineral untuk kebutuhan ibu hamil.

Susu Ibu Hamil merk Lactamil dari Danone bisa dipilih oleh Ibu hamil untuk memenuhi kebutuhannya.

Selain susu hamil Lactamil, Danone Indonesia juga memiliki produk lain baik untuk ibu hamil maupun susu pertumbuhan untuk anak-anak, mencakup Bebelac, SGM, Nutrilon, Aqua, dan produk lainnya.

Dalam merayakan Hari Gizi Nasional, Danone Indonesia bekerja sama dengan Indonesian Nutrition Association (INA), saat ini berkomitmen untuk memperkuat kontribusinya melalui peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya nutrisi dan edukasi lintas generasi untuk mewujudkan Indonesia sehat.

Harapannya, generasi saat ini penderita anemia semakin berkurang baik anemia pada ibu hamil, anak-anak, dan remaja.

Mengingat pentingnya kebutuhan zat besi pada ibu hamil, sepatutnya ibu hamil menjaga agar kadar Hb nya tetap normal selama hamil. Cara-caranya bisa dilakukan seperti yang saya tuliskan di atas.

Saatnya kita putus rantai anemia sekarang. Kalau tidak dimulai dari sekarang, kapan lagi. Ada generasi masa depan yang butuh kita selamatkan.

Baiklah teman-teman, itu saja cerita saya tentang bagaimana saya dulu menghadapi kekurangan zat besi selama hamil dan bagaimana saya cara mengatasi anemia selama hamil.

Semoga tulisan ini bermanfaat ya! Jaga kesehatan dan sampai ketemu di tulisan berikutnya.

Satu Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.