homemade cookies
Review

DIPIDIFF Snack Book, Homemade Cookies yang Enak Selama #DiRumahAja

DIPIDIFF Snack Book, Homemade Cookies yang Enak Selama #DiRumahAja. Gara-gara corona, sebulan sudah aku dan keluarga di rumah aja. Benar-benar gak kemana-mana. Kecuali pas bapak mertua meninggal akhir Maret 2020 yang lalu.

Beliau meninggal secara tiba-tiba. Diduga karena serangan jantung. Mendapat kabar mendadak seperti ini, tentu kami sekeluarga kaget. Begitu keluarga dari kampung selesai telpon, suami bergegas pulang kampung. Dengan pertimbangan kondisi pandemi corona, aku sendiri dan anak-anak terpaksa tinggal di rumah dulu. Lalu menyusul ziarah ke makam Abah di Subang dua hari kemudian.

Sampai dengan hari ini, suami masih harus kerja di rumah sampai waktu yang belum ditentukan. Anak-anak juga masih sekolah di rumah. Kemungkinan besar sampai akhir tahun pelajaran. Jadi nanti anak-anak akan masuk sekolah saat sudah naik tingkat. Akmal naik ke kelas 2 dan Azril naik ke TK B.



Ngapain Selama #DiRumahAja

Saat sebelum corona menyerang, aku biasanya kerja di rumah saat anak-anak sekolah. Suami kerja di kantor. Boom! Lalu corona menyerang Indonesia, suami jadi full kerja online dari rumah. Bareng sama aku.

Karena sama-sama kerja dari rumah, aku dan suami bikin penyesuaian. Pagi sampai siang, jatahnya dia kerja online. Aku ngasuh anak-anak sambil menemani mereka belajar secara daring. Sore hari, gantian aku yang kerja. Dia ngajak main 3 bocah.

Full di rumah dan gak pernah jajan di luar (kecuali kalau lagi kepingin banget), bikin aku uplek di dapur. Seolah-olah kerjaan dapur gak pernah selesai. Mengolah makanan terus karena ada 5 kepala yang butuh makan. Sampai aku tuh heran, apa perut mereka terbuat dari karet ya. Udah dikasih makan, tapi kok gak kenyang-kenyang. Ngunyah aja terus.

Baca: Ngemil yang Gak Bikin Gemuk

Pernah aku capek banget jadi ibu kantin. Masak dan bikin cemilan terus dari pagi. Sampai kerjaan bikin nama bayi gak kepegang. Kesel kan jadinya. Mana klien udah nungguin.

Kalau udah begini, solusinya cari jalan tengah. Aku beli cemilan jadi biar anak-anak tetap bisa ngemil tapi aku juga tetap bisa kerja. Solutif kan?

Homemade Cookies Yang Halal

Kemarin aku baru beli camilan bocah kukis manis dari Dipidiff Snack Book. Personally, aku kenal dengan pembuatnya, jadi aku bisa yakin bahwa cookies buatannya tuh halal dan aman dikonsumsi anak-anak.

cookies halal
Gemez banget sama cookiesnya ^^
homemade cookies
Kres, renyah dan lumer di mulut kukisnya

Pertama kali lihat cookies-nya datang, ih kok gemezzz banget ya ada puppy and rabbit selucu ini. Mana tega aku mau ngunyah. Dipandang-pandang terus saking gak teganya makan. ⁣

⁣Lalu anak-anak datang tiba-tiba nyerobot kukis-kukis ini. Berebutan mau makanin si puppy and rabbit. Aaaak, ternyata mereka suka. 2 toples habis dalam 10 menit. ⁣

halal cookies
Anak-anak sampai rebutan makan kukis manis dari Dipidiff Snack Book

 

Awas Ketagihan Kukis Manis

Kasian anakku yang bungsu gak kebagian kukis manisnya. Karena pas kakak-kakaknya makan, dia lagi tidur.

Aku order lagi deh cookies ke Dipidiff Snack Book. Kali ini aku pesan kukis Bandung motif kura-kura dan donat mini. Simply karena mereka lucu. Gak sempat di foto juga karena begitu datang, Akmal dan Azril langsung menyerbu. Jadi ini aku pakai foto official Dipidiff Snack Book aja ya.

Cookies dari Dipidiff Snack Book ini menurutku renyah banget dan lumer di mulut. Begitu digigit, kresss. Langsung hancur. Manisnya pas gak terlalu giung. Kan ada tuh kukis yang keras dan terlalu manis. Malah jadinya eneg. Tapi kukis dari Dipidiff Snack Book mah enggak.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh DIPIDIFF SNACK BOOK OFFICIAL (@dipidiff_snackbook) pada

Anak-anak, suami, dan aku, semua suka dengan homemade cookies dari Dipidiff Snack Book ini. Fixed ini jadi cookies favorit keluarga. Anak-anak sukanya makan cookies halal ini sambil nonton tivi. Kalau suami, sukanya ngemil kukis sambil kerja depan laptop.

Dipidiff Snack Book Cocok Juga Buat Teman Baca Buku

Selain cocok buat ngemil anak-anak, cookies dari Dipidiff Snack Book ini cocok juga buat teman duduk selama baca buku. Sambil baca buku, kita bisa ngemil. Tau-tau bacanya sudah sampai halaman akhir. Kukis setoples habis tinggal sisa remah-remahnya.

Yuhuu, siapin dana ah buat beli Dipidiff Snack Book lagi siap-siap menyambut ramadhan dan suguhan tamu nanti pas lebaran. Eh mungkin lebaran nanti masih #dirumahaja ya jadi gak ada tamu silaturahmi karena corona.

Siapa tau keadaan berbalik ya. Corona akan pergi menghilang sebelum lebaran, jadi kita semua bisa silaturahmi offline dan bareng-bareng menikmati cookies lebaran.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh DIPIDIFF SNACK BOOK OFFICIAL (@dipidiff_snackbook) pada

Oke deh teman-teman, itu aja ceritaku tentang review cookies manis yang enak, halal, dan renyah dari Dipidiff Snack Book Bandung. Yuk manteman yang butuh snack homemade cookies bisa cuss ke akun Instagram @dipidiff_snackbook. Ada banyak varian rasa kukisnya. Kepoin aja akun IG nya ya. Hati-hati, awas mupeng 😀

25 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.