Lomba

Manfaatkan Harbolnas untuk Beli Barang Impian Ini di ShopBack

“Ih Ibu perutnya gendut ih, ada dede bayinya ya!”

Seloroh semacam ini sering aku dengar belakangan ini keluar dari mulut anak-anakku. Aku tidak marah mereka membercandai aku seperti itu. Walau aku sedang tidak hamil tapi memang kenyataannya perutku besar dan bergelambir sehingga tampak seperti orang hamil 4 bulan.

Berat badanku naik sekitar 4 kg beberapa bulan terakhir ini. Untuk orang lain, mungkin 4 kg ini tidak signifikan. Tapi untuk tubuhku yang terbiasa langsing, peningkatan 4 kg ini sungguh terasa bedanya. Apalagi penyebaran lemaknya tidak merata, hanya tertumpuk di bagian perut dan paha sehingga tidak heran apabila kedua anakku mengira bahwa mereka akan punya adik sebentar lagi.


Stamina Menurun


Peningkatan berat badan ini mengakibatkan ketidakseimbangan dalam ritme kehidupanku. Misalnya, aku jadi sering merasa capek dan enggap. Napas terasa lebih pendek dan lebih ngos-ngosan. Aku juga mudah merasa mengantuk padahal aku sudah beristirahat dengan cukup. Belum lagi celana dan rok yang sudah tidak muat lagi karena lingkar pinggang meningkat.

Padahal sebagai seorang ibu dari 2 anak laki-laki yang sedang aktif-aktifnya dan dalam masa eksplorasi, aku harus prima dan sigap dalam mendampingi setiap proses tumbuh kembang mereka. Selain itu, aku juga harus membagi waktu antara mengasuh kedua anakku dengan menyelesaikan tugas pekerjaanku sebagai seorang konsultan dan juga penerjemah. Dalam kasus seperti ini, aku dituntut memiliki stamina yang bagus sehingga tugas mengasuh anak dan pekerjaan bisa berjalanan beriringan.

Foto Ibu dan Anak
Aku dan Anak Bungsuku. Di Foto Ini Tidak Terlihat Tumpukan Lemaknya Karena Aku Memakai Baju yang Longgar

Menyadari ada komposisi yang salah tubuhku, aku harus bertindak secepatnya. Karena jika berlarut-larut dan mendiamkan tumpukan lemak itu bersarang di tubuhku, bisa jadi masalah kesehatan yang baru datang menghampiri. Lemak tubuh kalau pas memang baik, tapi kalau berlebihan akan berbahaya.

Beberapa usaha untuk menurunkan berat badan dan mengencangkan perut sudah aku lakukan. Misalnya sit up setiap pagi dan malam atau olah raga ringan saja di dalam rumah. Aku juga mulai mengatur pola konsumsi dengan cara mengurangi konsumsi karbohidrat dan gula serta menambah jumlah air, buah, dan sayur yang masuk ke tubuhku.

Baru-baru ini aku juga mencoba mendaftar program slimming master di sebuah klinik kesehatan di Bandung dengan fokus menghilangkan lemak gelambir di perut. Namun hasilnya belum bisa aku ceritakan karena aku baru kemarin berkonsultasi dan program slimming ini rencananya baru akan dimulai minggu depan.


Saatnya Hidup Sehat




Sudah 2 mingguan ini aku menerapkan pola hidup yang lebih seimbang dan baik dengan cara-cara di atas. Tapi hasilnya memang belum signifikan. Lemak perut masih bergelambir banyak.  Berat badanku belum turun ke berat ideal yang aku inginkan. Tapi setidaknya berat badan masih sama, tidak naik lebih tinggi lagi.

Melihat kenyataan ini, sepertinya aku harus berusaha lebih keras dan optimal lagi untuk lebih sehat. Aku teringat kembali dengan kebiasaanku olah raga lari. Dulu sewaktu belum punya anak, aku sering lari, setidaknya seminggu sekali. Tapi sejak memiliki bayi, waktuku tersita untuk fokus membesarkan kedua anakku.

Sekarang kedua anaku sudah mulai besar dan lebih mandiri. Putra sulungku berusia hampir 5 tahun dan adiknya berumur 2,5 tahun. Karena sudah mulai bisa ditinggalkan, aku ingin kembali melakukan olahraga lari. Tujuan utamaku adalah mendapatkan tubuh yang sehat. Aku ingin di saat nanti aku senja, aku tetap memiliki stamina prima dan bagus sehingga bisa menyaksikan kedua anakku tumbuh dewasa. Jika ada penurunan berat badan, aku anggap itu bonus.

Usiaku sekarang 31 tahun. Memang sudah tidak muda lagi tapi tidak ada salahnya untuk kembali memulai olah raga lari. Mending terlambat daripada tidak dimulai sama sekali.

Aku pun membuka rak lemari sepatu dan aku cari sepatu lariku yang dulu. Betapa terkejutnya aku saat aku lihat sol sepatu lariku hancur dan terbuka lebar. Bagian solnya dimakan oleh semacam hewan penggerat sehingga bagian dalamnya berhamburan. Karena solnya rusak, otomatis sepatuku ini tidak bisa dipakai lagi.

Ada perasaaan sedih menyelusup yang tidak bisa aku hindari. Saat sedang bersemangat berolah raga lari kembali, tapi kenapa sepatunya rusak. Barangkali karena terlalu lama tidak dipakai dan disimpan di dalam lemari tanpa ada perawatan, jadi sepatuku rusak dimamah hewan pengerat.

Kondisi Sepatu Olah Ragaku yang Rusak

Memori dengan sepatu ini seolah bergulir lagi. Aku ingat perjuanganku mendapatkan sepatu ini. Bagaimana aku berusaha menyisihkan setiap gaji bulananku di awal kerja dulu untuk ditukar dengan sepatu ini. Yap, sepatu ini adalah salah satu bukti hasil cucuran keringat gaji pertama. Teringat lagi bagaimana sumringahnya wajahku saat keluar dari toko sepatu sambil menenteng si calon sepatu kesayangan.

Ah, sudahlah. Kalau dingat-ingat lagi, justru akan semakin perih. Sepatu yang rusak bisa dibeli, tapi memori tetap ada di hati. Aku harus bangkit, mencari jodoh sepatu baru lagi. Mumpung semangat berolah raga masih menggelora, aku tidak bisa mendiamkannya padam.


Membutuhkan Perlengkapan Olah Raga


Akhir tahun adalah saat yang tepat untuk membeli barang-barang yang dibutuhkan. Karena biasanya saat akhir tahun seperti ini, ada banyak toko, online shop, e-commerce atau marketplace yang mengadakan sale dan memberikan diskon besar-besaran. Apalagi saat Harbolnas (Hari Belanja Online Nasional) yang diperingati setiap tanggal 12 Desember, sejumlah toko online membuka promo dan diskon besar.

  1. Sepatu Lari Impian


Sebagai seorang yang mengemari belanja dengan iming-iming diskon, tentunya aku tidak bisa melewatkan kesempatan emas ini. Beberapa hari terakhir, aku manfaatkan untuk mencari sepatu olah raga karena siapa tahu sepatu jodohku ketemu saat Harbolnas

Pencarianku dimulai dengan membuka ShopBack. ShopBack adalah startup baru di Indonesia yang akan memberikan uang cashback kepada kita sampai 40% jika kita berbelanja online di e-commerce favorit melalui ShopBack (seperti Tokopedia, BukaLapak, Lazada Indonesia, MatahariMall, Blibli, Elevenia, Groupon, Tiket.com, Orami, Booking.com, Zalora Indonesia, UBER, Grab, dan masih banyak lagi). Nantinya uang cashback yang didapat ini bisa kita cairkan kembali dalam bentuk uang cash ke rekening bank kita.

ShopBack ini bukan e-commerce. ShopBack semacam ‘pintu ajaib’ menuju ke e-commerce favorit kita seperti yang sudah disebutkan di atas. Saat berbelanja di ShopBack, kita bisa menggabungkan promo, diskon, voucher, kode kupon dari e-commerce dan juga dapat uang cashback dari ShopBack sehingga membuat belanja kita jauh lebih murah dan hemat. Aku sendiri sudah bergabung dengan ShopBack sejak Februari 2017 kemarin. Berarti sudah hampir setahun ya umur akun ShopBackku.

Berbelanja melalui pintu ajaib Shopback membuat ketagihan. Sampai dengan saat ini aku sudah beberapa kali belanja online via ShopBack. Dan kali ini aku juga akan mencoba belanja sepatu lagi via ShopBack.

Pertama, aku membuka alamat web ShopBack. Di halaman depan ShopBack, ada list nama-nama e-commerce yang bekerja sama dengan ShopBack. Aku memilih salah satunya, yaitu Lazada karena aku sudah beberapa kali berbelanja di Lazada.

Sebenarnya, aku bisa saja langsung menuju website Lazada dan langsung melakukan pembelian seperti biasa. Tapi aku memilih untuk menggunakan “pintu ajaib” ShopBack sebelum menuju ke Lazada agar saat belanja nanti aku bisa mendapatkan tambahan diskon dan cashbackDouble discount gitu jatuhnya.

Kebetulan jika belanja online, aku biasa belanja via desktop karena layarnya lebar sehingga aku bisa melihat produk dengan lebih detail. Tetapi jika teman-teman lebih suka berbelanja via smartphone, sekarang sudah ada aplikasi mobile ShopBack yang bisa diunduh di Google Play Store dan Apple App Store.

Baiklah, kembali ke barang impian aku ya. Saat memilih Lazada di web ShopBack, ShopBack akan menjelaskan level cash back yang bisa kita peroleh dan juga beberapa catatan pembelian lainnya. Setelah selesai membaca terms and condition-nya, aku pun klik tombol “beli sekarang”. Namun jika kita tidak langsung memencet tombol “beli sekarang”, ShopBack akan men-direct langsung ke halaman Lazada. Cara ini juga berlaku sama untuk e-commerce lain yang berpartner dengan ShopBack.

Saat sudah di halaman Lazada, aku langsung mencari-cari sepatu lari impianku. Aku manfaatkan kolom search dan mengetikkan sepatu lari wanita Nike. Aku memang sengaja memilih sepatu dengan merk yang sama dengan sepatuku yang lalu. Karena aku sangat suka dengan sepatuku sebelumnya dan aku berharap sepatu yang baru ini bisa menemani aku menuju sehat. Lalu keluarlah beberapa pilihan sepatu yang tersedia di Lazada.

Aku kembali mengerucutkan pilihan dengan mengklik tombol ukuran sepatu size US 8,5 sesuai dengan ukuran kakiku. Saat Lazada menampilkan hasilnya, mataku langsung tertuju pada sepatu “Nike Run All Day Women’s Running Shoes” warna abu-abu dengan sentuhan manis warna peach. Aku langsung jatuh hati karena warna abu-abu dan peach ini sangat aku sekali. My favourite color!

Sepatu Impianku. Sumber Gambar dari Lazada

Aku lihat sepatu impianku ini sedang ada diskon di Lazada sebesar 10% dari harga Rp 949.000,00 menjadi Rp 854.100,00. Selain itu, sepatu ini juga dijual oleh official store Planet Sports, sebuah toko olah raga yang sudah lama aku kenal dengan rating positive seller sebesar 89%. Selain itu, ongkos kirim juga gratis untuk pembelian minimal Rp 50.000. Melihat informasi ini, aku menjadi tidak ragu untuk segera memiliki sepatu impianku ini.

Melihat-lihat sepatu impianku ini, sudah terbayang apa saja yang bakal aku lakukan dengan sepatu ini. Oh dear ShopBack, kepadamu aku memohon. Kabulkan impianku ini. Terbayang aku akan rajin berolah raga di setiap akhir pekan bersama keluargaku. Aku tidak akan lagi meminjam sepatu olah raga suamiku karena nanti kami sudah memiliki sepatu sendiri-sendiri. Kami akan olah raga bersama, tertawa lepas, menyerap sinar matahari bersama, dan menikmati proses menuju sehat dan bugar.

2. Bike Carrier Impian


Perlengkapan olah raga selanjutnya yang aku harapkan bisa melengkapi perjuangan sehatku dan sangat aku idamkan di Harbolnas 2017 ini adalah bike carrier atau rak gantungan sepeda untuk di mobil.

Kami sekeluarga menyenangi hobi bersepeda, terutama suami. Di setiap akhir pekan, ia selalu berusaha untuk berolah raga dengan sepeda. Bahkan ke kantor pernah juga ia membawa sepeda. Kedua anak kami juga sudah mulai terlihat ketertarikannya pada sepeda, apalagi si sulung, Akmal. Setiap hari ia berkeliling komplek perumahan kami dan bermain dengan sepedanya.

Tempat tinggal kami di kaki Gunung Manglayang, Bandung. Di mana di daerah kami medannya berbukit-bukit dengan jalan yang kurang rata. Oleh karena itu, kami ingin sekali bersepeda beramai-ramai dengan keluarga keluar komplek perumahan menuju tempat atau jalan yang lebih landai dan ramah untuk main sepeda. Nah untuk membawa sepeda ini ke tempat lintasan khusus sepeda, kami membutuhkan bantuan rak sepeda yang bisa digantungkan di bagian belakang mobil.

Pas banget saat aku mencari – cari di Tokopedia, aku menemukan bike carrier yang sesuai dengan keinginanku. Bike carrier dengan kapasitas 3 sepeda sesuai dengan jumlah sepeda yang kami miliki saat ini. Bike carrier yang dibandrol dengan harga Rp 800.000,00 ini terbuat dari bahan steel ini diklaim sangat kuat dan terdapat busa lembut untuk melindungi body mobil dari gesekan/goresan. Dapat digunakan untuk mengangkut segala jenis sepeda, seperti sepeda MTB, Fixie dan BMX. Selain itu, bike carrier ini juga dapat dipasang pada mobil jenis sedan, mini bus, SUV, APV dan jeep kecuali ada ban serep dibagian belakangnya.

Bike Carrier Impian. Sumber Gambar dari Tokopedia

Oh dear ShopBack, memiliki bike carrier seperti impianku ini, berarti seperti memberikan kado bagi seluruh keluarga. Karena manfaatnya bukan hanya aku saja yang merasakan, tapi seluruh anggota keluarga kami pun akan mendapatkan manfaatnya. Kami sekeluarga ingin sehat, segar, dan prima. Oleh karena itu, kami memohon supaya impian kami ini dikabulkan.


Pengalaman & Tips Berbelanja Melalui ShopBack


Untuk teman-temanku yang barangkali saat ini belum mengenal ShopBack, izinkan aku bercerita bagaimana bahagianya bisa berbelanja hemat ala ibu rumah tangga. Setiap ibu rumah tangga, biasanya beda harga Rp 1.000 pun sangat berharga. Itulah mengapa aku suka sekali berbelanja online melalui “pintu ajaib” ShopBack karena ada banyak keuntungan. Bisa mendapatkan double discount dan cashback.

Aku sendiri sudah 3x sukses berbelanja via ShopBack. Kunci sukses berbelanja di ShopBack dan bisa mendapatkan cashback adalah kita jangan pernah berganti tab atau halaman belanja. Karena jika berganti tab, transaksi kita tidak akan terdeteksi.

Aku pernah gagal mendapatkan cashback, karena rupanya aku tidak sadar membuka halaman baru saat berbelanja. Jadi nilai belanjaku tidak mendapatkan cashback. Sedih deh padahal waktu itu nilai transaksinya lumayan.

Jadi dari pengalaman ini aku belajar bahwa jangan menganti halaman saat berbelanja via ShopBack. Dan aku harapkan nanti teman-teman juga bisa mengambil hikmah dari pengalaman aku.

Saldo cashback-ku di akun ShopBack memang belum banyak. Saat ini hanya sebesar Rp 25.650 dan belum bisa aku cairkan. Tapi aku senang karena aku seperti punya tabungan. Dan jika nanti nilainya sudah mencukupi batas, aku bisa dengan senang hati mencairkannya.

Selain itu, jika ingin berbelanja lebih hemat via ShopBack, kita juga bisa memanfaatkan momen khusus seperti Harbolnas ini karena banyak barang diskon. Bisa juga membandingkan antara online shop satu dan lainnya untuk mendapatkan harga termurah dengan kualitas sama. Apalagi jika ada fasilitas gratis ongkir, teman-teman akan bertambah hemat.

Nah, apabila teman-teman masih bingung bagaimana berbelanja via ShopBack, ada baiknya teman-teman menonton videonya dulu di sini ya:

Baiklah, hidup sehat dan bahagia adalah hak kita semua dan wajib diupayakan. Memiliki kedua barang impian di atas adalah salah satu usahaku untuk menjadi pribadi yang sehat dan bahagia untuk keluargaku. Semoga salah satu dari kedua barang tersebut di atas dikabulkan oleh ShopBack. Aamiin.

Stay Healthy and Happy!


Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog “Kamu Meminta, ShopBack Kabulkan 2017”

7 Komentar

  • Arinta Adiningtyas

    Mbaaak, koq kita senasib sih? Aku habis nyapih Aga September lalu, berat badanku juga naik. Tapi sama, gendut di perut doang, sama paha juga. Celana yang biasanya longgar jadi sempit banget.

    Kemarin sempat nyobain senam buat ngecilin perut, tapi baru sekali, badan pegel semua. Ya Allah..jadi berhenti lagi. Xixii..salah sendiri jarang olahraga ya..

    Betewe sepatunya kece..aku juga pengen punya ih.. tapi aku mau air cooler dulu aja, lebih urgent soalnya. Semoga impian kita terkabul yaa..aamiin..

  • Ida Tahmidah

    Wah saya juga harus rajin olah raga lagi niih, baru jalan satu jam aja, kaki dah pada sakit semua hehe… semoga cepet dapat sepatu pengganti biar cepet langsing lagi hihi..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.