menjaga gigi susu anak
Parenting

Cara Menjaga Gigi Susu Anak

Cara Menjaga Gigi Susu Anak. Bulan Februari kemarin, saya dapat laporan dari dokter di sekolahnya Akmal. Beliau cerita bahwa dari sekian siswa di TK, hanya Akmal satu-satunya anak yang giginya masih bagus. Gak ada bolongnya sama sekali. Alhamdulillah, sebagai Ibu, tentu aku merasa bangga. Ini prestasi bagus buat Akmal yang mau rajin (dan kadang dipaksa) gosok gigi.

Ada beberapa teman Akmal yang seusia giginya udah pada roges. Beberapa anak bahkan gak punya gigi seri dan gigi taring karena bolong. Ludes giginya. Ada pula yang giginya hitam. Hihi, kalau lihat mereka lagi senyum atau ketawa, rasanya aneh. Tapi namanya juga anak-anak ya, walau gak punya gigi, mereka tetep lucu. Wkwk.

Umur Akmal sekarang masih 5,5 tahun. Karena masih kanak-kanak, maka semua giginya masih termasuk gigi susu. Untuk informasi, bagi yang belum tahu, gigi susu adalah gigi sementara yang tumbuh saat bayi sampai anak-anak. Gigi susu ini nanti akan tanggal/copot dan kemudian akan digantikan dengan gigi tetap.

Pentingnya Menjaga Gigi Susu

Ada yang bilang biarin ajalah gigi anak gak usah terlalu dirawat. Mau bolong, roges, goyang, atau hitam juga gak papa katanya. Toh nanti tumbuh lagi gigi yang baru. Ops, aku totally gak setuju dengan pernyataan tersebut. Karena aku percaya, kalau gigi anak yang utuh, bagus, dan rapih itu berpengaruh loh terhadap kepercayaan dirinya. Ganteng aja gitu kalau dia senyum dan kelihatan giginya bagus dan gak bolong-bolong.

Lebih jauh lagi, kalau anak gigi susunya bolong, dia jadi susah makan loh. Proses menggigit dan mengunyah makanan jadi susah dan terhambat. Gak sesempurna kalau giginya utuh. Kalau makannya juga baik, otomotis asupan makanan yang masuk ke tubuhnya akan baik. Ini akan berdampak ke tumbuh kembang anak lebih maksimal.

Ohya, gigi yang bagus juga ngaruh loh ke kelancaran anak kalau lagi ngomong. Jadi dia ngomongnya bisa lebih jelas dan gak terdengar cadel. Gigi susu yang tumbuh dengan baik juga jadi landasan gimana sempurnanya tumbuhnya gigi tetap saat dewasa nanti. Tuh kan, banyak ya manfaatnya kalau gigi dirawat.

Cara Merawat Gigi Susu Sejak Dini

Saya sendiri emang rewel sih kalau urusan gigi anak-anak. Bahkan Akmal dulu gusinya sudah saya sikatin saat dia belum tumbuh giginya. Gigi susu Akmal pertama kali tumbuh saat dia usia 8 bulan. Saya mulai aktif menyikat gusi dan lidahnya saat dia mulai 6 bulan, pas banget dengan masa pemberian MPASI.

Akmal sejak bayi memang ASI eksklusif sampai 6 bulan. Setelah itu lanjut ASI dan MPASI. Walaupun dia minum ASI, tapi kadang masih ada sisa-sisa ASI dan MPASI yang masih nyangkut di gusi dan lidahnya. Sehari dua kali (kadang sekali kalau lupa), saya gosok gusi dan lidahnya dengan sapu tangan halus atau handuk kecil. Belum pakai pasta gigi. Saya baru pakai air hangat saja.

Pas giginya mulai ada, saya lanjutkan pakai sikat gigi jari yang terbuat dari silikon dan pakai sedikit pasta gigi khusus anak. Ngasih pasta giginya juga sedikit banget. Paling sebesar biji kacang hijau.

Saat usia 1,5 tahun, saya mulai sedikit-sedikit ngenalin proses gosok gigi pakai sikat gigi khusus anak. Pasta giginya juga masih khusus anak. Saya ngasihnya udah agak ditambahin yaitu sebesar ujung sikat gigi kecil.

Awal gosok gigi pakai sikat gigi, Akmal memang ngerasa seperti gak nyaman dan protes. Mungkin sikat-sikatnya bikin gusi dia geli. Jadi dia sering menolak kalau saya ajak gosok gigi. Tips biar anak mau gosok gigi adalah kita ajak dia gosok gigi bersama. Nanti si anak lihat kita orang tuanya menggosok gigi dan dia bisa melihat, oh begini toh caranya menggosok gigi. Anak itu kan peniru ulung, jadi dia akan lebih mudah melihat contoh daripada kita omel-omelin dipaksa suruh gosok gigi.

menjaga gigi susu anak
Alhamdulillah sampai sekarang gigi Akmal masih bagus, enggak ada yang bolong

Ohya, dulu pas umur 2-3 tahunan, kalau Akmal masih gak mau gosok gigi, terpaksa saya harus pakai jurus supaya dia mau gosok gigi. Haha. Saya angkat, gendong dan dekap dia lalu saya gosok-gosok giginya dengan sikat gigi yang sudah disiapkan sebelumnya. Wkwk. Tapi ini berlaku kalau dia kabur gak mau gosok gigi ya. Kalau dia lagi mau ya gak perlu dipaksa-paksa, dia udah tahu gosok gigi sebelum mandi dan sebelum tidur.

Sekarang usia Akmal 5,5 tahun. Giginya Alhamdulillah masih utuh, tidak ada yang bolong sama sekali. Ada sedikit bagian gigi serinya yang patah. Ini karena waktu dia umur 2 tahunan, dia jatuh di masjid dan terantuk lantai masjid yang menyebabkan gigi depannya patas sebelah. Untung gak mengsol, cuma patah sedikit.

Dalam sehari, Akmal bisa gosok gigi 3-4 kali. Pas mandi pagi, selesai makan di sekolah, mandi sore, dan menjelang tidur. Kalau lagi libur sekolahnya gosok giginya sekitar 3x sehari aja.

Ohya, untuk konsumsi manis-manis, saya tidak melarang Akmal dan adiknya makan yang manis-manis, misalnya permen, eskrim, gula, dsb. Boleh aja kok mereka makan permen. Asal jangan berlebihan dan setelah itu mereka langsung gosok gigi.

Baca: Strategi Memilih Jajanan Sehat Untuk Anak

Membawa anak ke dokter gigi setiap enam bulan sekali juga perlu supaya bisa dicek gimana kondisinya. Tapi saya belum pernah bawa Akmal ke dokter gigi, hehe, soalnya sudah ada dokter di sekolah yang melakukan pemeriksaan setiap semester. Saya sementara mengandalkan beliau. Masih PR nih buat saya membawa anak-anak ke dokter gigi beneran.

Tip menjaga gigi sehat dan tidak bolong 😁 . Kemarin kan aku posting tentang perkembangan Akmal (cek foto sebelum ini deh). Nah, Akmal kan sampai sekarang usianya 5 tahun Alhamdulillah gigi dia masih bagus banget dan gak ada yang bolong. Kecuali ada gigi depan dia yang patah sedikit gara-gara waktu umur 1,5 tahun terjun dari tangga yang mengakibatkan gigi dia patah. . . Terus ada yang nanya ke aku, gimana tipsnya caranya gigi anak biar bolong. Sebenarnya aku gak punya tips khusus. Aku hanya menjaga Akmal rajin gosok gigi. Sehari bisa 3-4 kali sikat gigi. . . Akmal masih aku izinin makan permen, coklat, dan es krim kok. Aku tahu gimana bahagianya anak-anak kalau makan permen dkk, jadi anak-anakku boleh aja makan permen dkk. Asal jangan banyak-banyak dan habis itu sikat gigi. . . Tips lainnya, Akmal itu enggak ngedot dari bayi. Tapi dia minum sufor dan susu cair lainnya. Minumnya pakai gelas biar gak ribet. . . Itu aja sih tips sederhana dari aku. Semoga membantu ibu-ibu yang lagi berjuang menjaga gigi anaknya πŸ’ͺ Semangat ya Buibu! . . . . #ceritaakmal

A post shared by Armita Fibriyanti (@armitafibri) on

Oke deh teman-teman, sementara itu dulu update blog saya hari ini tentang gimana menjaga gigi susu anakΒ (*) saya. Perawatan gigi susu anak kedua saya (Azril) juga tidak berbeda jauh dengan apa yang sudah saya lakukan untuk Akmal. Semoga bermanfaat, ya!

Teman-teman punya tips dan trik lain gimana menjaga gigi susu anak?


*Sponsored link, please read disclosure



41 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.