Hobi

Ngeblog Tahun Ini Mau Ngapain

Ngeblog Tahun Ini Mau Ngapain. Blog ini dibikin pertama kalinya tahun 2011. Waktu itu bikin blog ini karena mau dipakai buat nyebarin undangan pernikahan. Iya, waktu itu masih zamannya nyebarin undangan pernikahan via blog di WordPress. Beda dengan zaman sekarang yang orang tinggal sebar undangan pernikahan online via pesan di WhatsApp saja. Waktu dulu zaman saya mau nikah belum ada WhatsApp sih. Mungkin kalau ada WhatsApp saya gak akan bikin blog ini.

Setahun sebelumnya, saya juga sebenarnya sudah berkenalan dengan blog. Tapi beda platform. Blog sebelumnya pakai blogspot/blogger. Nah, blog ini dipakai untuk jualan jasa konsultasi pembuatan nama bayi dan perusahaan.



Tahun-tahun pertama blog ini full isinya curhat remeh temeh doang. Kalau saya baca-baca lagi tulisan saya dulu-dulu, uhm suka malu juga sama tulisan sendiri. Wkwkwk. La wong nama blog ini juga masih alay dulu. Hahaha. Kalau ada yang sadar dan termasuk pembaca blog saya dari lama pasti langsung ngeh. Iya, dulu blog saya namanya menarahati.worpress.com

Dulu, masih nebeng subdomain dan hosting di wordpress. Sampai akhirnya tahun 2015 beraniin diri beli domain, setelah 4 tahun ngeblog on off. Domain sudah baru/sudah TLD donk, semangat ngeblog lumayan naik. Belajar dikit-dikit memonetize blog supaya blog gak isinya curhat semua. Tapi gimana bikin blog ini lebih menghasilkan uang, meskipun isinya masih tentang curhatan. Lumayan kan uangnya bisa buat biaya memperpanjang domain tiap tahunnya.

Pindahan Blog

Ohya, waktu itu karena saya masih pakai wordpress.com (domain saja yang ganti jadi TLD), ada beberapa keterbatasan yang dimiliki oleh blog lama saya. Seperti misalnya blog saya dulu gak bisa pasang Google Analytic, gak bisa pasang tombol Back To Top dan yang paling penting biayanya mahal. Tiap tahunnya, saya perlu mengeluarkan uang sejumlah $13 untuk site mapping ke wordpress.com Ternyata biaya segini terhitung mahal karena saya gak bisa utak-atik blog saya dengan puas. Saya hitung-hitung, mendingan uang segitu buat beli hosting saja dan pindahan ke selfhosted wordpress. Dengan biaya yang hampir sama, saya bisa mendapatkan selfhosted wordpress dan bisa utak-atik sesuai yang saya mau.

Mapping ke wordpress.com ini cuma saya ambil di tahun pertama saja dan tahun kedua saya putus hubungan. Awal tahun 2017 ini, tepatnya bulan Februari kemarin, saya resmi move on dari wordpress.com ke selfhosted wordpress. Yap, saya putuskan pindahan pada akhirnya.

Transfer Domain

Seluruh proses pindahan saya lakukan sendiri setelah saya sebelumnya membeli hosting di sebuah webhosting yang sudah menjadi langganan saya selama 6 tahun terakhir ini. Sebelumnya lagi, saya melakukan transfer domain. Pertama kali beli domain untuk blog ini dua tahun lalu, saya belinya di Namecheap dibantu oleh Kurniawan, suami dari blogger Ratna DewiTapi kemudian kalau pas mau perpanjang domain, saya mengalami kesulitan karena harus pakai PayPal/kartu kredit. Sedangkan saya gak punya PayPal ataupun kartu kredit. Tahun pertama perpanjangan dulu saya pinjam CC adik saya. Tapi mau pinjam lagi kok takut ngerepotin ya. Akhirnya saya putuskan transfer domain saja ke webhosting dalam negeri yang bayarnya bisa pakai rupiah/transfer bank.

Transfer domain prosesnya sekitar semingguan. Pertamanya bingung juga teknis transfer domain ini gimana. Karena saya gak terlalu mudeng dengan istilah teknis, saya chat saja dengan CS webhosting tersebut. Minta mereka memandu saya melakukan pekerjaan teknis ini. Untunglah mas-mas dan mbak-mbaknya ramah banget meladeni pertanyaan-pertanyaan saya sampai saya berhasil transfer domain. 

Baca: 5 Cara Simple Memanjakan Pengunjung Blog

Pindahan ke Selfhosted WordPress

Setelah transfer domain selesai, saya mulai langkah satu per satu untuk pindahan dari wordpress.com ke wordpress.org (selfhosted wordpress). Karena saya sudah punya domain dan hosting yang sudah saya beli sebelumnya, maka cara pindahannya saya kali ini dimulai dari import-eksport file sampai akhirnya menentukan theme untuk blog ini dan juga pasang-pasang plugins yang diperlukan. Teknis cara pindahannya saya googling aja. Ada banyak blog yang sudah membahas cara pindahan dari wordpress.com ke wordpress.org (selfhosted wordpress) ini. Salah satu cara blog yang saya gunakan sebagai referensi adalah blog Mbak Almazia yang pernah membahas cara mudah membuat blog selfhosted wordpress.

Sekalian pindahan, saya juga sekalian ganti header biar lebih segar. Bosan juga dengan header blog yang lama. Header-nya bikin sendiri di Photoshop, gampang banget. Soalnya sengaja pilih yang simple sih.

Plugins yang saya pasang tidak banyak. Cuma ada empat saja yaitu Akismet, Google Analytics, Shareholic, dan To Top Button. Karena hosting yang saya beli kapasitasnya masih yang kecil (1GB), maka saya gak akan pasang banyak plugins. Katanya, banyak-banyak plugins bisa bikin blog jadi berat dan loading-nya lambat.

Saya ngebet banget pengen pasang Google Analytics (GA) di blog ini karena dengan pasang GA di blog, saya jadi tau karakteristik pengunjung saya seperti apa. Tau apakah pengunjung blog saya lebih banyak pakai desktop atau mobile. Bisa tau juga pengunjung organik bisa sampai ke blog ini pakai kata kunci apa. Dan kebanyakan brand sekarang yang kerja sama sama blogger banyak yang meminta data via GA. Hihihi, so biar mengikuti kebutuhan blogging dan biar kekinian juga, akhirnya saya pasang plugin GA di blog ini.

Tampilan Blog ArmitaFibri Yang Baru

Plus Minus Pakai Selfhosted WordPress

Sejauh ini, saya puas banget dengan layanan dari WordPress.org. Theme-nya bagus-bagus, banyak pilihan, moderen, SEO friendly, responsif dll. Tinggal cari aja yang sesuai kebutuhan. Buat pemula seperti saya yang gak bisa coding, layanan yang mudah seperti ini itu sungguh memuaskan. Hmm, sempat menyesal kenapa gak dari dulu pindahannya. Wkwkwk. Eh tapi dulu mah saya masih berusaha konsisten menulis ding. Mudah-mudahan sekarang dengan sudah pindahnya domain dan punya hosting sendiri, saya makin rajin nulis ya. Banyak pembaca terhibur dan tulisan saya bermanfaat bagi yang membutuhkan.

Ohya, ada gak enaknya juga kok pakai WordPress. Biar adil dan gak cuma cerita enak-enaknya saja, saya mau cerita gimana enggak enaknya pakai selfhosted WordPress. Baru sekitar 2 hari install hosting, blog saya langsung kena hack. Tampilan depannya jadi beda. Panik donk, saya langsung hubungi penyedia webhosting tempat saya membeli hosting ini. Untunglah blogpost dan “daleman” blog ini tidak diutak-atik oleh si hacker sehingga tulisan saya masih utuh. Sekitar satu jam sejak lapor ini, blog saya dikulik oleh si penyedia hosting dan akhirnya kembali seperti semula. Tapi, ada satu tulisan yang hilang (masih di draft) dan beberapa komentar teman-teman juga ada yang hilang. Huhuhu, sedih 🙁 Memang menurut mereka, tulisan yang belum di publish tidak bisa ke restore. 

Serangan Hacker di Blog Armita Fibri

Dugaan saya, blog saya bisa diretas karena password saya terlalu lemah, tidak ada kombinasi huruf, angka, dan karakter. Jadi dengan mudah hacker masuk menyelusup ke blog ini. Saya mau tidak mau ganti user name dan password. Lalu, setelah diganti, aman gak dari gangguan hacker? Enggak pemirsaaah! Blog saya masih kena hack juga. Total sudah dua kali dalam satu minggu blog saya kena hack. Haha, pusing pala mamak ini!

Password saya masih dianggap terlalu lemah lagi dan masih bisa dijebol oleh hacker. Dugh! User name dan password saya diganti oleh mereka jadi saya gak bisa masuk ke blog sendiri. Kenapa saya pakai password yang gampang, soalnya saya lupaan orangnya. Takut lupa password kalau pakai password yang syusyah syusyah.

Tapi ya, daripada hacker menyerang lagi dan memporakporandakan blog ini, baiklah, saya pasang password yang cukup sulit ditembus hacker. Pakai kombinasi huruf, angka, dan karakter yang njlimet biar mereka pusing. Setelah ganti password yang njelimet ini, hacker tidak lagi menyerang. Jangan lagi datang-datang ke sini ya kau hacker!

Pokoknya, selain masalah hacker, saya puas banget dengan layanan Wordpress ini. Siapa tahu teman-teman ada yang mau ngeblog, bisa ngeblog pakai WordPress.

Ngeblog Tahun Ini

Setelah sudah berhasil transfer domain dan punya hosting sendiri, tahun ini saya pengennya ngeblog dengan lebih bahagia. Lebih konsisten lagi menulis yang baik-baik yang bisa menginspirasi dan diambil manfaatnya oleh pembaca blog saya. Dikurangi lagi curhatan menye-menyenya. Kalau bisa menulis satu minggu satu tulisan saya akan sangat bahagia. Siapa tahu kalau sudah rajin nulis di blog, rezeki lewat ikhtiar ngeblog jadi makin lancar.

Ohya, di tahun ini saya ingin lebih memperbanyak lagi tulisan seputar traveling dan review tempat wisata keluarga. Memang belum banyak tulisan seputar ini di blog ArmitaFibri, baru beberapa tulisan saja. Misalnya tentang bermain di Taman Lalu Lintas Bandung, Berenang di Taman Air Sabda Alam Garut, Berenang di Kolam Renang Hotel Puri Khatulistiwa Jatinangor, dan Senja di Pantai Jetis Purworejo. Seingat saya baru itu saja tulisannya, padahal tahun lalu sebenarnya lumayan banyak jalan-jalan ke tempat wisata. Tapi kadang udah capek dan keburu males nulis. Banyak ide berseliweran tapi gak sempat eksekusi. Selain itu juga ada beberapa prioritas pekerjaan yang mesti didahulukan misalnya pekerjaan penerjemahan dokumen atau juga pesanan nama bayi dan perusahaan.

Saya dan suami lagi pengen banyak jalan-jalan tahun ini karena anak-anak sudah mulai besar dan sudah bisa diajak kompromi jalan-jalan jauh. Doakan ya teman-teman semoga nanti enggak keburu capek saat pulang jalan-jalan ya jadi bisa nulis review atau tips traveling ala keluarga kami di blog ini.

Satu lagi, pengen belajar deh ngevlog. Lihat blogger lain ngevlog asyik juga. Plus vlogger-vlogger di Youtube sudah lah sangat keren, saya mau juga donk belajar ngevlog. Kendalanya saya gak bisa editing movie hihihi jadi takut ribet duluan. Hahaha, pliiis kalau ada kelas ngevlog saya mau donk ikutan, plus sekalian yang ngajarin editing sampai unggah di Youtube-nya ya. Belajar mandiri masih malas, maunya ada temannya dan dibimbing mentor/ahlinya.

Ya sudah, segitu dulu ya cerita tentang penampilan baru blog ini dan juga harapan ke depan dari blog ini. Gimana menurut teman-teman tentang tampilan yang baru dari blog ini, kurang apa sih? Boleh donk, kasih masukannya. Makasih!

Sekalian harapan teman-teman blogger kira-kira tahun ini mau ngapain?



31 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.