potensi anak

Perlunya Tes Kecerdasan Anak Sebelum Masuk Sekolah

Tahun ini anak pertama saya, Akmal (usia 6,5 tahun), akan memasuki tahapan baru dalam kehidupannya. Akmal masuk SD. Saya dan suami pun memiliki tahapan baru dalam dunia parenting kami yaitu fase menjadi orang tua murid.

Ah jadi inget tahapan tahun lalu saat kami masih survei cari SD di sekitar Bandung untuk Akmal. Ternyata tahun ini anak kami akan naik jenjang ke tingkatan sekolah dasar.

Baca: Biaya Masuk SD di Bandung

Saat ini, Akmal sudah saya daftarkan di salah satu SD yang lokasinya masih terjangkau dari rumah. Baru aja bulan Februari kemarin pendaftarannya. Sengaja awal-awal tahun begini daftarnya biar bisa dapat diskon masuk sekolah. Lumayan loh saya dapat diskon sampai 30%.



Salah satu tahapan sebelum masuk SD adalah tes observasi kemampuan anak. Suami pengennya masukin Akmal di kelas penghafal Quran di SD ini. Nah salah satu syarat bisa masuk kelas tersebut adalah lolos tes kesiapan, kecerdasan, dan psikologi yang diadakan oleh sekolah incaran kami tersebut.

Tes observasi saat masuk SD ini mencakup beberapa materi seperti tes huruf dan angka, mengenal bentuk dan gambar, mengenal mama hewan dan buah-buahan, pengamatan perilaku, membaca, tes menulis, berhitung, akademis dasar, dan juga tes wawancara. Selain itu juga ada tes bidang Al Quโ€™arn meliputi tes tahsin dan tahfidz.

Nah berdasarkan skor hasil-hasil tes observasi di atas, bisa ditentukan apakah anak tersebut lolos tes observasi masuk SD tersebut atau tidak. Hasil observasi ini kami dapatkan sekitar 2 hari setelah tes.

Setelah 2 hari tes, kami pun kembali lagi ke sekolah untuk mengambil hasil tes. Alhamdulillah Akmal dinyatakan diterima di sekolah tersebut.

Namun, dari hasil tes observasi tersebut saya kurang puas. Karena tidak ada hasil pemeriksaan psikologis seperti yang saya harapkan. Tidak ada hasil tingkat perkembangan intelektual, tingkat perkembangan psikologis, tingkat perkembangan emosional, tipologi belajar, pola kepribadian maupun berapa hasil kapasitas intelektual (IQ)nya.

Saya gak tahu ya (lupa menanyakan tepatnya), apakah memang di sekolah ini tidak ada tes psikologis sebelum masuk SD atau belum. Padahal saya butuh informasi hasil tes psikologis untuk mendukung proses belajar Akmal saat masuk SD nanti. Saya pengen tahu di mana aja kekuatan dan kelemahan Akmal. Kalau sudah tahu posisi kekuatan dan kelemahannya, kan saya jadi bisa lebih percaya diri dalam mendidik anak. Bisa memberikan stimulasi yang tepat di rumah biar Akmal makin cemerlang.

Mengenal Tes Kecerdasan Anak AJT CogTest

Baru-baru ini, saya dengar ada sebuah lembaga yang ahli dalam mengadakan tes psikologi untuk anak yaitu PT Melintas Cakrawala Indonesia. Lembaga ini memiliki sebuah inovasi tes psikologi yang disebut AJT CogTest, yaitu tes kognitif yang sudah dinormakan untuk anak Indonesia atau terstandardisasi sesuai dengan karakteristik bahasa serta budaya Indonesia.

Saya tertarik untuk mengajak Akmal mengikuti AJT CogTest ini karena dari info yang say baca, landasan teori psikologi yang dipakai oleh lembaga ini merupakan teori paling mutakhir dan komprehensif di dunia saat ini. Ada 8 bidang kemampuan kognitif anak yang dapat diukur sehingga kekuatan serta kelemahan anak dalam belajar dapat teridentifikasi secara lengkap dan jelas.

8 bidang kemampuan kognitif yang bisa diukur di AJT CogTest yaitu:

  1. Pelanaran Fluida (Gf)
  2. Pemahaman Pengetahuan (Gc)
  3. Memori Kerja (Gwm)
  4. Prosesi Visual (Gv)
  5. Penyimpanan Jangka Panjang (GI)
  6. Retrieval Jangka Panjang (Gr)
  7. Pengolahan Auditori (Ga)
  8. Kecepatan Pengolahan Gs)

Lihat twit pic di bawah ini untuk lebih jelasnya ya.

Tuh kan banyak ya yang bisa kita ketahui kalau misalnya ambil tes kemampuan kognitif ini bukan hanya bisa baca atau tulis saja, tapi hasil tesnya lebih mendalam. Saya jadi tertarik.

Saya coba kulak-kulik dulu website Melintas Cakrawala Indonesia (MCI) di alamat ย www.melintascakrawala.id Di websitenya tertera bahwa MCI ini menawarkan 3 buah jenis layanan seperti ini untuk orang tua murid:

Kita bisa ambil tingkat layanan mana yang sesuai dengan kebutuhan kita dan juga mana budget yang masuk ke kantong kita. Lumayan nih ada diskon sampai 25%. Saya tertarik dengan layanan Full Scale-nya. Semoga segera ada dana 760k untuk ambil tes ini.

Sekarang masih Bulan Maret dan kegiatan belajar di tahun ajaran baru akan dimulai sekitar akhir Juli 2019. Berarti ada sekitar waktu 4 bulan untuk persiapan.

Saya sih agak deg-degan juga ya gimana nanti Akmal sekolah di tingkat SD. Bisa mengikuti pelajarannya dan ritme sekolah yang baru atau enggak. Mumpung masih ada waktu, harus donk ya dipersiapkan dengan baik termasuk melihat posisi kecerdasan anak kita dimana.

Baiklah teman-teman, ini dulu aja sharing tentang parenting kali ini tentang perlunya tes kecerdasan anak ya. Semoga bermanfaat. Kalau teman-teman ingin tahu lebih lanjut tentang AJT CogTest ini, selain di websitenya, informasi juga bisa cek di akun instagram @melintascakrawalaid. Bisa juga hubungi WhatsApp customer service-nya nomor HP ini 087883258354.

Yuk kenali potensi anak kita!



9 thoughts on “Perlunya Tes Kecerdasan Anak Sebelum Masuk Sekolah”

  1. Anak-anak sekarang makin asik ya, semakin dini terdeteksi potensi bakat dan printilan lainnya. Suka envy deh hehehe *woy move on, ya masa mau sama kayak jaman kita dulu*
    Moga-moga Akmal cepat jadi penghafal Quran, ya, Mit. Ku jadi malu juga nih kalau inget hafalan Quranku masih cetek banget

    Reply

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.