niat puasa ramadan
Tips & Informasi

Beberapa Contoh Lafaz Doa Niat Puasa

Beberapa Contoh Lafaz Doa Niat Puasa. Halo teman-teman.Ramadhan merupakan bulan yang sangat mulia bagi umat muslim. Karena di dalamnya ada banyak keberkahan dan keistimewaan yang bisa diraih seperti setiap amal kebaikan kita akan dilipatgandakan pahalanya. Pada bulan Ramadhan ini umat muslim diwajibkan untuk berpuasa dan menjalankan ibadah-ibadah lainnya.

Baca: Pengalaman Menyusui Bayi Saat Puasa Ramadan



Niat Puasa di Bulan Ramadhan

Ngomong-ngomong soal berpuasa, dalam melaksanakan puasa di bulan Ramadhan, sangat penting bagi anda untuk mengetahui bacaan atau doa niat puasa. Niat puasa Ramadhan ini dapat diucapkan dalam hati saja maupun dilafazkan secara lisan.

Berikut beberapa redaksi lafaz niat berpuasa yang bisa dibaca oleh orang akan menunaikan puasa/shaum Ramadhan :

* Nawaitu shauma ghadin ‘an adai fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala”

Artinya : “Aku berniat puasa esok hari demi menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Alloh Ta’ala.”

Kata ‘Ramadhana” ini dianggap sebagai mudhaf ilaihi sehingga diakhiri dengan fathah yang menjadi tanda khafadh atau tanda jarrnya. Sedangkan kata “sanati” diakhiri dengan kasrah sebagai tanda khafadh atau tanda jarr dengan alasan lil mujawarah.

* Nawaitu shauma ghadin ‘an adai fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanata lillahi ta’ala”

Artinya : “Aku berniat puasa esok hari demi menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Alloh Ta’ala.”

Kata ‘Ramadhana” ini dianggap sebagai mudhaf ilaihi sehingga diakhiri dengan fathah yang menjadi tanda khafadh atau tanda jarrnya. Sedangkan kata “sanata” diakhiri dengan fathah sebagai tanda nasab atas kezharafannya.




* Nawaitu shauma ghadin ‘an adai fardhi syahri Ramadhani hadzihis sanati lillahi ta’ala”

Artinya : “Aku berniat puasa esok hari demi menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Alloh Ta’ala.”

Kata “Ramadhani” dianggap sebagai mudhaf ilaihi yang juga menjadi mudhaf sehingga diakhiri dengan kasrah yang menjadi tanda khafadh atau tanda jarrnya. Sementara kata “sanati” diakhiri dengan kasrah sebagai tanda khafadh atau tanda jarr dengan alasan mudhaf ilaihi dari kata “Ramadhani”.

* Nawaitu shauma Ramadhana”

Artinya : “Saya berniat puasa bulan Ramadhan.”

“Nawaitu shauma ghadin min/’an Ramadhana”

Artinya “ Saya berniat puasa esok hari pada bulan Ramadhan.”

“Nawaitu shaumal ghadi min hadzihis sanati ‘an fardhi Ramadhana”

Artinya : “Saya berniat puasa esok hari pada tahun ini perihal kewajiban Ramadhan.”

Anak puasa

Perbedaan Redaksi Lafaz Tidak Mengubah Substansi Niat Berpuasa Ramadhan

Perlu diketahui bahwa perbedaan redaksi lafaz ini tidak mengubah substansi dari lafaz niat berpuasa Ramadhan. Adapun redaksi pelafazan yang sangat sulit diterima menurut kaidah gramatikal bahasa Arab (nahwu) adalah komposisi sebagi berikut :

“Nawaitu shauma ghadin ‘an adai fardhi syahri Ramadhani hadzihis sanata/sanatu lillahi ta’ala”.

Redaksi lafaz niat berpuasa yang satu ini nampaknya sangat sulit diterima menurut kaidah ilmu nahwu karena beranggapan kata “Ramadhani” sebagai mudhaf dan diakhiri dengan “sanata/sanatu” yang entah apa kedudukan gramatikalnya karena agak jauh untuk ditarik ke arah manapun.



Sedangkan menurut pendapat mazhab Syafi’i atas kewajiban niat berpuasa wajib di malam hari ditunjukkan antara lain oleh Syeikh Sulaiman Al-Bujairimi dalam Hasyiyatul Iqna sebagai berikut :

“Disyaratkan membaca niat di malam hari bagi puasa wajib seperti puasa Ramadhan, puasa qadha, atau puasa nadzar. Syarat ini berdasar pada hadits Rasulullah SAW, ‘siapa yang tidak memalamkan niat sebelum fajar, maka tiada puasa baginya’. Karenanya, tidak jalan lain kecuali berniat puasa setiap hari berdasar pada redaksi zahir hadits.”

Mungkin itu saja artikel kali ini tentang lafaz niat berpuasa Ramadhan, semoga bermanfaat khususnya bagi teman-teman yang akan menunaikan puasa Ramadhan.

Sampai ketemu di tulisan berikutnya ya.

Satu Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.