Cara Mengganti Kartu ATM yang Rusak

Cara Mengganti Kartu ATM yang Rusak

Hai teman-teman. Beberapa waktu yang lalu, kartu ATM Mandiri punyaku itu rusak. Plastik seal pembungkus kartu ATMnya rusak. Ngeletek gitu.

Aku duga, kerusakannya karena usia. Alias udah lama banget masa penggunaannya. Aku buat rekening Mandiri itu tahun 2010. Berarti usia kartu ATM Mandiri tersebut sudah sekitar 9 tahun. Wajar sih kalau kartu ATMnya jadi aus dimakan usia.

Selain itu, kartu ATM-ku ini juga sering dipakai buat ngambil uang di ATM. Sering dipakai gesek juga kalau belanja. Aku udah lama jarang pegang uang tunai (cashless). Jadi kalau belanja-belanja ya seringnya tinggal gesek aja.



Nah karena terlalu sering dipakai dan keluar masuk dompet, rusaklah itu kartu ATM. Seal nya ngeletek. Sampai akhirnya gak bisa dipakai sama sekali. Sedih hiks 🙁

Repot donk gak punya kartu ATM. Gak bisa belanja dan ambil uang lagi. Masih bisa sih ketolong pakai mobile banking, GoPay, OVO, dll. Tapi ya tetap aja kartu ATM itu perlu banget terutama buat ambil uang.

Baca: Mobile Banking Terblokir, Ini Cara Mengatasinya

Untuk mengurus kartu ATM rusak ini, aku harus tau cara mengganti kartu ATM yang rusak. Karena yang rusak ini kartu ATM Mandiri, aku segera pergi ke kantor Mandiri terdekat. Penggantian kartu ATM ini bisa di kantor mana aja. Tidak harus di kantor tempat pembukaan rekening. Lah kalau harus ke kantor pembukaan rekening, aku kejauhan donk kalau harus ke Purworejo. Sementara aku sekarang tinggalnya di Bandung.

Syarat Mengganti Kartu ATM yang Rusak

Beberapa persyaratan yang aku bawa saat mengganti kartu ATM Mandiri yang rusak:

  • Kartu ATM Mandiri yang rusak
  • Buku tabungan
  • KTP

Aku gak perlu pergi ke Polsek dulu untuk mengurus surat kehilangan atau rusak. Langsung aja ke kantor Bank Mandiri dengan membawa ketiga syarat di atas.

harbolnas

Oleh customer service-nya nanti akan dibantu untuk dibuatkan kartu ATM yang baru. Aku disuruh mengisi formulir yang menyatakan bahwa kartu ATMku rusak. Ditandatangani dan dituliskan nama jelas. Nanti KTP juga akan diminta untuk difotokopi.

Kartu ATM Mandiri yang rusak akan diminta oleh pihak bank ya dan diganti dengan kartu ATM yang baru.

Prosesnya cepat kok dengan catatan antreannya cuma sedikit ya. Kalau kartu ATMnya gak perlu dicetak nama, saat itu juga kartu ATM Mandiri yang baru bisa langsung dibawa pulang. Kalau mau dicetak nama di kartu ATMnya, kita perlu menunggu 1-2 minggu.

Tapi karena aku butuh cepat, jadi aku minta aja kartu ATM Mandiri yang gak pakai nama. Toh fungsinya sama aja. Cuma gak ada namanya doang. Ah gak masalah pikirku.

Kartu ATM yang baru ini bisa aktivasi dan langsung dipakai ya. Eh tapi kalau gak salah ingat, harus nunggu 24 jam dulu deh.

Alhamdulillah, sekarang aku punya kartu ATM baru. Gak perlu galau lagi gak bisa narik uang. Bisa dipakai lagi buat transaksi nama bayi, nama usaha, dan kerjaan terjemahan dokumen.

Oke deh teman-teman. Itu aja dulu cerita aku tentang gimana cara mengganti kartu ATM yang rusak. Prosedur atau cara penggantian kartu ATM lain yang rusak (BCA, BNI, BRI, dan lain-lain), sepertinya sama.

Semoga bermanfaat ya 🙂



20 thoughts on “Cara Mengganti Kartu ATM yang Rusak”

  1. Jadi inget kartu ATM Mandiri saya yang udah gak bisa digunakan lagi, karena saldonya kosong kena biaya admin per bulan dan enggak pernah diisi lagi. Kalau mau dipakai lagi harus diperbaharui dulu…
    Sayang banget sama rekening itu, rekening bersejarah. hehe

  2. Aku belom pernah ganti kartu ATM karena rusak. Seringnya ketelen. Wkwkwk… dan prosesnya hampir sama kayak ganti katu rusak. Dan yang paling males, nunggunya. Lamaaaa banget di CS. :)))

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.