Menghilangkan Tahi Lalat, Kutil, dan Komedo Putih dengan Laser

Menghilangkan Tahi Lalat, Kutil, dan Komedo Putih dengan Laser

Menghilangkan Tahi Lalat, Kutil, dan Komedo Putih dengan Laser. Di area kedua tulang pipi saya, tepatnya di bawah mata, ada beberapa titik tahi lalat hitam, kutil, dan komedo putih yang kehadirannya cukup menganggu. Sebenarnya saya tidak terlalu tahu kapan barisan pasukan tahi lalat, kutil, dan komedo putih itu mulai beranak pinak. Dulu ukurannya kecil hanya berupa titik-titik hitam saja, lama-lama membesar dan tahu-tahu jumlahnya sudah banyak.

Saya gak tahu juga sih persisnya kenapa bisa jadi semakin membesar dan bertambah banyak seperti itu. Apa karena sering saya pencetin? Apa karena umur? Atau apa karena pola makan saya yang salah? Hmmm… jangan-jangan karena kombinasi ketiganya.. wkwkwk.

Laser? Sakit Gak Ya?

Karena merasa kehadiran pasukan tahi lalat, kutil, dan komedo putih yang mulai mengganggu ini, saya kemudian berkonsultasi dengan dr. David yang berpraktek di DF Clinic, Jalan Lemah Neundeut 10, Bandung. Menurut beliau, tahi lalat, kutil, dan komedo putih saya ini bisa dihilangkan dari wajah saya dengan cara dilaser atau dibakar.



Sebelum memutuskan saya benar-benar menerima tawaran laser ini, saya tanya-tanya dulu ke dr. David. Maklum ketika mendengar istilah laser ini, saya langsung kebayang ngerinya. hihihi. Soalnya saya awam dengan dunia medis seperti ini. Pernah dulu berkenalan dengan istilah laser/bakar untuk kesehatan, pas nganterin keponakan saya sunatan. Tapi kan itu untuk sunatan ya dan ini untuk tahi lalat, kutil, dan komedo putih. Beda pastinya walau mungkin prinsipnya sama, memotong jaringan.

Saya tidak langsung memutuskan untuk ambil tindakan laser ini, tapi saya coba googling dulu cari-cari info dan pengalaman orang-orang yang pernah ambil tindakan laser untuk menghilangkan tahi lalat, kutil, dan komedo putih mereka. Saya juga tanya pengalaman teman-teman yang pernah mengambil tindakan ini.

Dari hasil googling dan tanya pendapat teman-teman saya, ternyata dilaser/dibakar untuk menghilangkan tahi lalat, kutil, dan komedo putih ini tidak sakit loh. Karena sebelumnya, area yang akan dihilangkan tahi lalat, kutil, dan komedo putihnya sudah diolesi dengan semacam krim untuk mengurangi rasa sakit/bius. Plus tidak ada juga efek sampingnya, begitu statement dari dr. David ketika saya menanyakan apakah tindakan menghilangkan tahi lalat, kutil, dan komedo putih ini ada efek sampingnya atau tidak.

Berani Ambil Tindakan Laser

Sekitar empat bulan sejak disarankan untuk ambil tindakan laser oleh dr. David ini, saya baru mengiyakan untuk ‘operasi kecil’ menghilangkan tahi lalat, kutil, dan komedo putih yang banyak bersarang di wajah saya.

Tepatnya akhir bulan Januari kemarin, saya ke DF Clinic untuk konsultasi (lagi) tentang tindakan laser untuk menghilangkan tahi lalat, kutil, dan komedo putih ini. Dan yes, dr. David pun setuju untuk dilakukan tindakan saat itu juga. Tadinya saya mau ambil tindakan bulan Desember lalu, tapi tidak diizinkan oleh dr. David karena saya berencana untuk liburan akhir tahun ke pantai.

Baca: Senja di Pantai Jetis Purworejo

Soalnya, kalau kita ambil tindakan laser, selama 1 minggu kita gak boleh aktivitas outdoor yang terpapar sinar matahari langsung. Sebaiknya selama seminggu setelah laser, kita diam diri saja di rumah. Kalau terpaksanya harus aktivitas ke luar rumah, harus pakai masker dan pelindung kepala semacam topi.

Kebetulan banget pas bulan Januari kemarin saya lagi gak ada jadwal ke mana-mana, jadilah saya hari itu ambil tindakan laser untuk menghilangkan tahi lalat, kutil, dan komedo putih di wajah saya. Setelah konsultasi sebentar dengan dr. David, saya kemudian masuk ke ruang perawatan. Di ruangan yang bernuansa ungu ini, saya ditangani oleh seorang suster yang sudah berpengalaman. Dia sudah kerja ikut dengan dr. David selama 7 tahun, bahkan sejak DF Clinic masih beralamat di Pascal.

Di Dalam Ruangan untuk Tindakan Laser

Suster membersihkan wajah saya dulu dan kemudian mengoleskan krim untuk bius/pengurang rasa sakit ke wajah saya. Saya kira tadinya obat biusnya bakalan diaplikasikan dengan cara disuntik ke area wajah, tapi ternyata obat biusnya diaplikasikan dengan cara dioles. Menurut keterangan suster, obat bius ini diaplikasikan dengan cara dioles karena tahi lalatnya relatif kecil-kecil dan akarnya tidak terlalu dalam.

Klinik Kecantikan di Bandung
Ruang Perawatan yang Nyaman di DF Clinic Bandung

Setelah obatnya dioles ke area wajah saya yang banyak tahi lalat, kutil, dan komedo putihnya, saya harus menunggu selama 1,5 jam agar obat bius ini bisa bekerja. Menit-menit pertama dioleskannya obat bius ini, sedikit terasa nyeri clekit-clekit gitu. Tapi enggak lama kok. Setelah itu, normal lagi seperti maskeran biasa. Wajah terasa keras dan kaku. Menunggu selama 1,5 jam saya sambil tiduran saja dan menikmati alunan musik klasik yang disetel di DF Clinic.

Sudah selesai 1,5 jam, suster kemudian menepuk-nepuk lembut pipi saya. Dia juga menanyakan apakah sudah terasa baal atau belum. Kalau sudah, kita sebentar lagi pindah ke atas, ke lantai tiga untuk tindakan laser, begitu kata susternya.

Benar saja, kemudian saya ditemani suster langsung menuju ke lantai tiga DF Clinic. Saya diminta berbaring di kasur dan suster menyiapkan alat-alatnya. Begitu alat-alatnya sudah siap semua, dr. David masuk ke ruangan. Karena ini tindakan laser, maka dr. Davidnya langsung turun tangan menangani pasien dan suster membantunya.

Pas dr. David melakukan tindakan membakar/melaser tahi lalat, kutil dan komedo putih di wajah saya, saya mencium aroma seperti terbakar. Kurang lebih seperti aroma rambut terbakar. Rasanya seperti dibakar menggunakan jarum panas gitu, kira-kira seperti solder. Hihihi. Memang masih terasa sakit-sakit sedikit seperti digigit semut gitu. Tapi masih bisa saya tolelir kan sudah diolesi obat bius 1,5 jam sebelumnya. Tapi bisa saja ini efeknya beda-beda ya tiap orang karena kan ambang batas sakit tiap orang berbeda-beda.



Tindakan laser ini sendiri enggak lama kok, kalau gak salah sekitar 5 menitan. dr. David teliti banget cari tahi lalat, kutil, dan komedo putih saya. Sesekali dibantu suster kalau ada tahi lalat/kutil/komedo putih yang gak kelihatan sama dr. David terutama tahi lalat/kutil/komedo putih yang terletak di dekat kelopak mata. Ohya, selama tindakan ini, kedua mata saya ditutupi dengan kapas putih dan saya diminta untuk memejamkan mata selama tindakan.

Menurut dr. David, di wajah saya itu banyakan kutilnya daripada komedo putih dan tahi lalat. Kutil ini disebabkan oleh semacam virus. Kalau kutil ini muncul ke area permukaan kulit sedangkan komedo putih itu ya seperti jerawat tapi warnanya putih dan tidak meradang.

Di wajah saya, kutil ini mulai banyak bermunculan saat usia menjelang kepala tiga. Kalau pola makan saya tidak baik, ada kemungkinan nanti muncul lagi kalau sudah selesai dilaser. Jadi, pola makan saya harus dijaga kalau tahi lalat, kutil, dan komedo putih ini gak mau muncul lagi. Stop gorengan, tepung, dan susu.

Setelah selesai tindakan, dr. David segera kembali ke ruangannya dan saya ditangani oleh suster lagi. Suster mengolesi seluruh bagian wajah saya yang kena laser meliputi area pipi, rahang, sekitar mata, dan dahi. Iya, hampir menyeluruh ya, soalnya tahi lalat dan komedo putihnya banyak sih.

Keluar dari ruangan tindakan, saya sempatkan diri mengaca dulu, dan lihat bagaimana penampakan wajah saya pasca tindakan. Hihihi, wajah saya memang jadi banyak titik-titik hitam bekas luka bakar dan agak bengkak sedikit. Agak aneh sih melihat muka sendiri banyak titik hitamnya gini. Gak papa lah, ternyata ini bengkak-bengkak dan lukanya cuma semingguan kok. Sudah seminggu bekas lukanya kering dan pada nyoplok sendiri.

Pesan dr. David, pasca tindakan ini tangan saya gak boleh gatel ngopek-ngopek bekas luka. Malam hari setelah tindakan menghilangkan tahi lalat dan komedo putih ini, muka saya gak boleh kena air. Kalau mau wudhu boleh pakai tayamum untuk kondisi darurat, tapi wudhu pakai air juga boleh asal gak kena bagian yang luka.

Cara menghilangkan tahi lalat, kutil, dan jerawat batu di wajah
Kiri: kondisi wajah setelah laser di hari pertama. Kanan: setelah 3 hari, luka mulai mengering.

Setelah Selesai Tindakan Laser

Baiklah, pulang dari DF Clinic, saya dibekali dengan salep antibiotik yang harus dioleskan malam harinya dan baru boleh cuci muka satu hari kemudian. Cuci mukanya gak boleh digosok-gosok ya. Cukup tuangkan sabun cuci muka ke tangan yang sudah dibasuhi dengan air, gosok telapak tangan dan tepuk lembut ke muka. Bilas dengan air dan keringkan dengan handuk bersih.Tepuk-tepuk lembut aja ya dengan handuk, gak usah pakai tenaga berlebih. Hihihi. Takut sakit 😀 😀

Malam harinya, muka saya kerasa agak pegal-pegal gitu. Mungkin karena pegaruh obat biusnya mulai menghilang pelan-pelan kali ya. Tapi masih bisa ditolelir kok la wong nyatanya saya masih bisa tidur nyenyak kok.

Tiga hari setelah tindakan, luka bekas tahi lalat dan komedo putih ini mulai mengering dan di hari keempat, bekas lukanya mulai coplok sendiri satu per satu. Seminggu setelah tindakan, lukanya sudah kering semua, tidak ada infeksi, dan bekas luka sudah coplok semua. Tidak ada lagi titik-titik hitam bekas luka. Bahkan seminggu setelah tindakan laser, saya sudah bisa pakai make up dan datang ke kondangan pernikahan teman saya.

Begitulah teman-teman, kira-kira pengalaman saya dalam menghilangkan tahi lalat, kutil, dan komedo putih dengan laser. Semoga bisa bermanfaat ya. Sekarang sudah sekitar satu bulan pasca tindakan. Muka saya sudah bersih dari tahi lalat, kutil, dan komedo putih. Alhamdulillah. Tinggal menjaga pola makan yang baik saja biar tahi lalat, kutil, dan komedo putih gak bermunculan lagi. Thanks DF Clinic!

H+7 Setelah Tindakan Laser

DF CLINIC

Jl. Leumah Neundeut No.10 Bandung 40164
Telp. (62-22) 2010593 Hunting
Telegram +62 812 2190 6850
Telegram Channel @DFclinic
Pin BB. D025129F | e-mail. dfclinic@yahoo.com

Sponsored post. Tulisan ini saya tulis berdasarkan pengalaman pribadi saya.


Update: Sejak Desember 2017, DF Clinic telah berubah nama menjadi Lineation Korean Centre.

10 thoughts on “Menghilangkan Tahi Lalat, Kutil, dan Komedo Putih dengan Laser”

  1. waah jadi bersih wajahnya ya mba? btw apakah setelah di laser bintik2 akan datang lagi atau hilang permanen? soalnya nyokap aku pengen banget dilaser kayak gini 🙂

    • Ada kemungkinan untuk timbul lagi kalau kita sembarangan makan dan pola hidupnya tidak sehat. Sepanjang pola hidup kita sehat, kata dr. David, tahi lalat, kutil, dan komedo putih ini gak akan timbul lagi.

  2. Hihii mitaaa aku ko ngilu sendiri ya kalo denger di laser, apalagi di sempet di baalin ituh. Btw terakhir ketemu ga tampak tuh pasukan kutil dkk. Tapi emang mengganggu kalo hadirnya pas di pipi ya.

    Yeay, H7nya langsung mulus ya! fresh.

    • Iya Teh, pertamanya agak ngeri gitu emang ngebayanginnya, tapi ternyata seperti digigit semut ya rasanya 🙂

  3. Boleh bngt, pelayananx sngt mmuaskn, ramah, cepat n aman… Kang Ali sy br dr DF, Tq bngt ats layananx.
    (Ny. Deniel yg barusn buang kutil dMata)

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.