mendaftar haji

Cara Mendaftar Haji (2)

Cara Mendaftar Haji. Di blogpost sebelumnya, saya sudah menuliskan langkah-langkah awal untuk mendaftar haji. Nah di posting lanjutan ini saya akan meneruskan step by stepnya ya. Silahkan disimak.

Baca: Cara Mendaftar Haji Bagian Satu

Setelah langkah 1 – 2 terpenuhi, lanjut ke langkah ke tiga (Tahap 2) dan langkah ke empat ya (Tahap 3) sebagai berikut:

3. Tahap 2 (Registrasi BPIH Tabung)

Selesai pemeriksaan perlengkapan dokumen di Kantor Kementrian Agama, kami harus menuju ke bank untuk booking seat haji. Karena di awal kami menggunakan Bank Muamalat, maka untuk booking seatnya pun harus kembali ke Bank Muamalat lagi. Tidak harus ke Bank Muamalat tempat membuka rekening, tapi bisa di Bank Muamalat terdekat. Dari Kantor Kemenag, lokasi Bank Muamalat terdekat itu ada di Buah Batu. Tidak ada cabang Bank Muamalat di Baleendah. Sedihnya. Hiks. Bank yang ada di dekat kantor Kemenag adalah BNI, sekitar 10 meteran.  Enak nih yang pakai BNI, lokasinya dekat, gak perlu bolak-balik.

Jadi, siang itu kami harus segera menuju ke Buah Batu yang berjarak sekitar 11 km dari Kantor Kemenag. Kalau urusan di bank sudah beres, kami kembali lagi ke Kemenag untuk registrasi BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) lunas. Kyaaa.. bolak balik hiks hiks.. Semoga jalanan lancar dan tidak ada macet sehingga urusan bisa selesai dalam satu hari.

Maunya sih langsung menuju bank ya biar cepat selesai, tapi apa mau dikata, perut-perut keroncongan minta diisi. Masih di dalam area Kemenag, kami melihat ada penjual bakso dan lontong kari. Ada pula penjual rujak dan jagung rebus. Semua makanan itu kami coba, soalnya laper banget. Yang paling enak adalah jagung rebusnya. Manis, renyah, dan lembut. Pengen lagi beli jagungnya, sayang cuma beli dua.



(lebih…)

mendaftar haji

Cara Mendaftar Haji (1)

Cara Mendaftar Haji. Ketika kami mengikrarkan janji untuk naik haji tahun 2013 lalu, kami meyakini bahwa hal ini bukan hanya sekedar mimpi. Jika Allah mengijinkan dan memampukan kami, Insya Allah kaki-kaki kami sampai di tanah suci.

Baca: Bismillah… Ingin Memenuhi Panggilan Kedua

Di blogpost kali ini saya mau cerita mengenai bagaimana cara mendaftar haji. Jika ada yang sudah berhaji atau sudah mendaftar, mungkin blogpost saya kali ini tidak terlalu berguna. Silahkan skip saja gak papa kok karena blogpost saya kali ini akan panjang dan mungkin saja membosankan, sampai harus saya pecah menjadi dua bagian. Hihihi. Tapi ini saya mau berbagi kepada mereka yang belum pernah berhaji dan belum pernah mendaftar namun punya keinginan besar untuk mewujudkannya.

Jadi, hari Kamis 14 Januari 2016 lalu, kami (saya dan suami) mendatangi perwakilan Kementrian Agama Kabupaten Bandung untuk mendaftar sebagai calon jamaah haji. Kami mendaftar berdua karena saya gak mau berangkat haji sendiri. Saya mau berangkat bareng berdua dengan suami. Kalau suami sih bisa berangkat sendiri toh laki-laki kalau bepergian tidak perlu ditemani. Lain lagi dengan perempuan yang apabila bepergian sebaiknya ditemani dengan mahramnya. Apalagi ini bepergiannya jauh, lintas negara dan dalam waktu yang lama.



Persiapan mendaftar sebagai calon jamaah haji ini sudah kami lakukan sejak 2,5 tahun lalu. Dimulai dari mimpi ingin naik haji dan kemudian diwujudkan dengan membuka tabungan khusus haji. Ini saya tuliskan langkah-langkahnya ya: (lebih…)

Cerdas Berjamaah Mengelola Keuangan

Tergopoh-gopoh saya dorong kereta bayi siang hari itu dari tempat parkir mobil Trans Studio Mall Bandung menuju Mozaik & Co Restaurant, sebuah tempat di mana saya akan bertemu dengan para blogger lain yang juga turut menghadiri undangan Jumpa Blogger Sunlife. Kereta bayi melaju dengan kecepatan sedang sampai cepat. Saya memang mendorongnya dengan sedikit cepat karena siang itu waktu sudah menunjukkan pukul 12.30 dan saya takut telat menghadiri seminar yang sudah saya tunggu-tunggu ini.

Di samping kereta dorong bayi, ada seorang laki-laki dewasa berjalan beringingan sambil menggendong balita berumur sekitar 3 tahun. Ia pun nampak terburu-buru terbukti dari derap langkahnya yang cepat dan nafas yang memburu seolah-olah ia pun tidak mau terlambat.

Senyum ramah dua orang wanita menyambut kedatangan kami berdua seraya memastikan bahwa kami adalah peserta seminar yang diselenggarakan oleh Sunlife ini. Anggukan kepala menandai bahwa kami memang salah dua dari sekitar seratusan blogger lain yang sudah terdaftar dalam acara dengan tajuk  “Yuk Kelola Keuangan dengan Bijakbersama Safir Senduk dan Sun Life.

Kami pun mengisi daftar hadir yang telah disediakan dan kemudian salah seorang dari wanita tersebut membekali kami dengan sebuah tas kuning berlogo Sunlife. Saya penasaran dengan isinya. Hmmm… apa ya kira-kira isi goodie bag-nya. (lebih…)

membuat paspor umroh

Merencanakan Keberangkatan ke Tanah Suci

Merencanakan Keberangkatan ke Tanah Suci. Tepat satu bulan kemarin, umat Islam di seluruh dunia merayakan Hari Raya Idul Adha yang juga dikenal dengan istilah Hari Raya Haji. Di hari yang istimewa ini, umat Islam berkumpul di pagi hari dan melaksanakan Sholat Ied bersama-sama. Setelah sholat Ied selesai, penyembelihan hewan kurban akan dilaksanakan. Ritual ini akan berulang lagi setiap tahunnya.

Hari raya Idul Adha adalah puncak dari ibadah haji. Haji adalah rukun islam yang kelima setelah sahadat, sholat, zakat, dan puasa. Saya sendiri belum pernah melaksanakan ibadah haji ini. Kendala utamanya ada pada masalah biaya. Bukan rahasia lagi jika menunaikan ibadah haji butuh biaya yang sangat besar. Betul, sangat besar terutama bagi saya yang berasal dari keluarga sederhana.

Bapak Ibu saya, keduanya adalah abdi negara di sebuah kabupaten kecil di Jawa Tengah. Berapalah gaji mereka, yang penting cukup untuk biaya hidup sehari-hari dan cukup untuk biaya kami sekolah. Bahkan, untuk menutupi kekurangannya, Bapak saya juga sambil bertani, mengolah sawah warisan yang luasnya tidak seberapa. Ibu saya? jangan tanya, beliau juga sambil membuka warung kelontong di depan rumah dan sempat juga menerima order jahitan. (lebih…)