Random Stories in The Past Two Months

Assalamu’alaikum teman-teman. Semua kabarnya baik ya? Saya pun begitu, Alhamdulillah baik. Sudah beberapa waktu blog ini kosong gak ada tulisan baru. Sebenarnya kemarin-kemarin banyak ide bermunculan di kepala, ingin segera dituliskan di blog. Tapi dua bulan ke belakang ini agenda pekerjaan baik itu dokumen terjemahan maupun order nama perusahaan dan nama bayi sedang penuh (Alhamdulillah) sehingga saya benar-benar harus mengatur waktu dengan baik. Ada juga satu balita dan satu bayi yang butuh ditemani, sehingga saya harus mengorbankan ide-ide  yang bermunculan kemarin tertunda postingannya.

Ohya, hampir saja saya kelupaan. Mau ngucapin selamat menjalankan ibadah Ramadhan ya teman-teman. Mumpung masih hari kedua. Semoga kita semua bisa memaksimalkan ibadah di bulan suci mulia ini. Bulan yang memberi kesempatan kepada kita seluas-luasnya untuk mendapatkan pahala yang berlipat ganda, setan-setan dibelenggu, pintu surga dibuka selebar-lebarnya, dan berbagai kemuliaan lainnya. Semoga pula kita menjadi insan yang semakin baik dan tiba di akhir Ramadhan dengan kefitrahan. Aamiin.

Teman-teman, meskipun dua bulan terakhir saya gak terlalu aktif ngeblog, namun saya tetap sempatin blogwalking ke beberapa teman blogger. Kira-kira sehari baru sempat blogging ke sekitar 5 blog sih. Masih kurang banget. Saya sempetin blogwalking saat saya menyusui si kecil, kadang meninggalkan komen juga. Kalau gak sempat komen, ya langsung tutup aja tabnya.

Dua bulan kemarin, selain masalah kerjaan, saya juga sedang bolak-balik ke rumah sakit untuk mengantar Bapak periksa, operasi, dan kontrol. Bapak menderita glaukoma (kematian serabut syaraf penglihatan) dan katarak yang menyebabkan kemampuan melihatnya turun drastis. Nanti secara terpisah, Insya Allah saya tuliskan detailnya.

Saya sempat upload cerita dan kisah Bapak yang menderita glaukoma di Instagram saya (@armitafibri). Rupanya, orang tua dari beberapa teman saya juga menderita penyakit Glaukoma ini. Karena merasa senasib, kami kemudian bertukar pengalaman melalui WhatsApp. Ada juga seorang Ibu-Ibu yang tidak saya kenal di dunia nyata, kemudian menghubungi saya karena ternyata Bapak dari si Ibu ini juga kena glaukoma. Ibu ini ternyata tau saya dari postingan foto saya di Instagram.

Tidak seperti katarak yang lebih familiar, cerita mengenai glaukoma ini sedikit yang di publish. Saya senang jika upload-an foto saya bermanfaat dan menemukan jodohnya. Makanya saya jadi tertarik untuk upload cerita Bapak tentang glaukomanya di blog. Semoga tulisan saya nanti di blog bermanfaat juga bagi teman-teman yang membutuhkan khususnya bagi keluarga penderita Glaukoma. Semoga juga tulisannya lebih lebar jangkauannya, tidak terbatas seperti Instagram.

Oke deh teman-teman, sekian ya update blogpost hari ini. Maaf ya kalau berisi curhat. Soalnya saya sedang ingin menulis yang ringan-ringan saja. Sebentar lagi sore nih, saatnya menyiapkan menu untuk berbuka.

Sampai bertemu di blogpost selanjutnya ya.

Comments

  1. Nathalia DP says:

    Tmn saya msh muda, glaucoma jg, ktn virus katanya

    1. Setau saya glaukoma bukan karena virus tapi karena kematian serabut syaraf penglihatan.

  2. Hastira says:

    aduh semog asehat terus ay bapaknya

    1. Aamiin. Terima kasih atas doanya.

  3. ratna dewi says:

    Pantesan aku jarang liat mba mita share tulisan, biasanya kan sering. Semoga bapaknya cepat sembuh ya, Mbak.

    1. Iya Dewi, doakan ya. Minggu ini mau kontrol lagi.

  4. Semoga bapak segera diberikan kesehatan yah Teh 🙂
    Gak papa lama gak posting, namanya juga dunia nyata kan memang harus lebih diprioritaskan yah, tapi setelah urusannya selesai, blognya musti ditengokin lagi hehe…

    Selamat menjalankan puasa juga yah Teh 🙂

    1. Aamiin. Makasih ya Teh Erri =)

  5. UNA says:

    Kalau glaukoma gitu tetap bisa melihat kan ya Mbak?
    Ditunggu Mbak tulisannya 🙂

    1. Kalau masih ada syaraf penglihatan yang masih berfungsi, penderita glaukoma masih bisa melihat. Tapi kalau syarafnya sudah mati semua, penglihatannya bisa hilang.

  6. yeayyy panen buat nambahin THR
    mugo2 bapak lekas sehat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *