Tips Melunasi KPR dengan Cepat, 3 Tahun Lunas

Tips Melunasi KPR dengan Cepat, 3 Tahun Lunas

Sekitar 6 bulan setelah menikah, saya dan suami memutuskan mengambil pinjaman ke bank untuk keperluan KPR (Kredit Kepemilikan Rumah). Cerita sedikit ya kenapa habis nikah kok kami buru-buru pengen punya rumah sendiri.

Setelah menikah, saya langsung ikut suami yang kerja di Bandung. Status suami adalah perantau. Tidak ada orang tua dan saudara di Bandung. Begitu pula dengan orang tua dan saudara saya yang kebanyakan tinggal di Purworejo, Jawa Tengah. Karena tidak ada tempat numpang hidup sebagaimana pasangan habis nikah yang bisa tinggal di rumah orang tua/mertua, maka di Bandung kami memutuskan untuk mengontrak sebuah rumah kecil di pinggiran Bandung.

Tidak lama kami menempati rumah kontrakan tersebut. Kami hanya bertahan sekitar 6 bulan saja karena ternyata daerah tersebut sering banjir dan akses menuju kantor suami jauh dan kurang strategis.

Meski sisa waktu untuk mengontrak masih lama, tapi kami sudah kepikiran untuk pindah. Sudah tidak betah tinggal di kontrakan. Selain itu, beli rumah adalah salah satu goals kami dalam hidup berumah tangga. Daripada uangnya habis mulu buat bayar kontrakan, mendingan uangnya dipakai buat bayar cicilan rumah.

Setelah survei dan cari – cari info perumahan di Bandung, kami dapat satu rumah yang lebih dekat dengan kantor suami dan juga sesuai dengan anggaran kantong kami.

Baca: Rumah Itu Pun Menjadi Milik Kami



Alhamdulillah uang DP rumah sudah terkumpul. Sisa uang pembelian rumah, saya dan suami sepakat untuk utang ke bank karena memang waktu itu hanya bank yang bisa meminjami kami uang. Mau pinjam saudara atau orang tua juga gak bisa. Jadilah bank dipilih sebagai mitra kami dalam mewujudkan impian untuk memiliki rumah.

Pihak bank menyetujui KPR yang kami ajukan dengan masa cicilan selama 15 tahun. Kami sengaja ambil masa utang yang lama supaya cicilan per bulannya kecil. Maklum, waktu itu suami baru saja diterima kerja dan status saya juga masih mahasiswa. Jadi gaji suami pas banget buat hidup sehari-hari.

Setahun dua tahun pertama, cicilan lancar. Masuk tahun ketiga, kami mulai gelisah. Pengen banget segera melunasi utang KPR karena ternyata punya utang di bank itu bikin hati gak tenang.

Kurang lebih selama setahun, saya dan suami kerja keras mengumpulkan uang untuk melunasi utang KPR ini. Status pegawai suami juga sudah berubah jadi pegawai tetap. Saya sudah lulus kuliah dan punya penghasilan yang lumayan meski kerja dari dalam rumah. Anak sudah satu, namanya Akmal.

Baca: Menyambut Kelahiran Anak Pertama

Tips Melunasi KPR dengan Cepat

Di akhir tahun ketiga, sejumlah uang sudah berhasil kami kumpulkan. Nilai uangnya juga cukup banget buat melunasi sisa utang KPR secara total. Sebenarnya kami juga takjub sendiri. Kok bisa ya kekumpul uangnya dalam waktu setahun. Kayak gak percaya gitu. Alhamdulillah ternyata Allah kasih kemudahan supaya rezekinya lancar dan cepat bisa melunasi utang.

melunasi hutang KPR

Barangkali teman-teman di sini ada yang penasaran ya gimana caranya kami bisa melunasi utang KPR dengan cepat selama kurang lebih 3 tahun saja. Ini dia cara cepat melunasi KPR ala kami:

1.Rajin Menabung

Jadi gini, di keluarga saya, yang bertanggung jawab membiayai kehidupan rumah tangga adalah suami. Uang yang saya dapatkan dari pekerjaan adalah milik saya. Ini kesepakatan kami sejak pertama menikah. Baru kalau suami butuh bantuan finansial, misalnya ada yang kurang-kurang, baru deh saya mengeluarkan uang pribadi untuk membantu suami.

Nah setiap kali suami dapat uang tambahan dari kerjaannya, dia langsung kasih ke saya. Sama saya langsung ditabungin dan digabungkan dengan uang dari hasil kerja saya. Begitu terus tiap bulan selama setahun. Uang nge-freelance saya juga nyaris utuh karena saya disiplin buat nyimpan uang tersebut.

Oh iya, saya juga sengaja buat rekening khusus untuk menyimpan uang tabungan ini. Rekening yang terpisah dari rekening gaji dan biaya hidup sehari-hari. Saya pilih pakai bank yang tidak banyak ATMnya biar uang tabungan gak habis karena uangnya diambil terus.

2. Tidak Boros

Ini terdengar klise, but it really works. Selama setahun itu, kami gak liburan ke mana-mana. Paling mentok pulang kampung ke rumah mertua sebulan sekali atau pulang ke Jawa setiap 3 atau 6 bulan sekali. Makan di luar juga jarang, paling sekali-kali kalau pas lagi kehabisan ide mau masak apa di rumah. Beli barang-barang rumah tangga juga enggak. Pokoknya udah diniatin uangnya mau dipakai buat ngelunasin utang KPR, jadi kami bisa saling mengingatkan untuk hidup gak boros. Seniat itu.

3. Cari Tambahan Penghasilan 

Suami kan pegawai, jadi sudah ketahuan gaji bulanannya itu ya tetap segitu-segitu aja. Kalau mau naik income-nya berarti dia harus cari sumber penghasilan yang lain. Di tahun ketiga ini, suami mulai banyak kegiatan di kantor. Dia sudah dipercaya meng-handle kegiatan-kegiatan kantornya. Dia juga mulai mengajar dan menulis jurnal. Dari kegiatan-kegiatan ini, suami dapat uang tambahan diluar gaji pokoknya yang nilainya Alhamdulillah bisa buat tambahan tabungan ngelunasin utang KPR.

Di tahun ketiga ini, saya pribadi juga selain mengerjakan orderan pesanan nama dan terjemahan dokumen, saya mulai memonetisasi blog. Saya ikutan lomba blog, menerima kerja sama untuk tulisan di blog (sponsored post) dan lain-lain. Nilainya ya lumayan bisa buat beli domain, beli kuota internet, maintenance blog dan media sosial.

Baca: Ngeblog Tahun Ini Mau Ngapain

Dengan 3 strategi di atas, saya dan suami akhirnya berhasil melunasi utang KPR dengan cepat. Masuk tahun keempat, kami sudah bebas dari cicilan KPR. Yess, Alhamdulillah. #proud Cara di atas bisa diadoposi oleh teman-teman tentunya dengan penyesuaian kondisi keuangan masing-masing keluarga ya.

Saat ini, keluarga kami juga masih punya cicilan utang yang lain. Butuh another perjuangan untuk melunasi utangnya. Semangat kerja lagi biar bisa ambil cicilan rumah lagi #eh. Maksudnya biar utangnya cepat lunas.

Kami tidak anti utang karena kami yakin bahwa nasabah dan bank atau lembaga keuangan saling membutuhkan. Cek di https://www.cekaja.com/kredit-tanpa-agunan kita bisa memperoleh pinjaman dana cepat untuk berbagai kebutuhan. Semoga bermanfaat!

Tips Melunasi KPR Dengan Cepat

34 thoughts on “Tips Melunasi KPR dengan Cepat, 3 Tahun Lunas”

  1. Alhamdulillah ikut seneng bacanya, bener banget ya mba disiplin nabung dan berhemat demi cita-cita, semoga semua teman2 yg punya ciclan KPR segera lunas karena punya hutang itu engga enak banget ya

  2. Wah senangnyaa berhasil ngelunasin cicilan rmh dlm wktu singkat. Pasti butuh perjuangan n disiplin yg ketat banget nih. Ku harus belajar dr tipsnya mita nih. Tfs teh

  3. Alhamdulilah. disiplin banget ya mbak, nggak liburan dan jarang makan diluar. Bisa nggak ya diriku? ahhhhh rasnya susah amat nggak liburan, karena memang kalau ada waktu luang pikirnaku cuman travelling.

    keren mbak, pekerja keras baik suami dan istri. Semoga cicilan lainnya segera terlunasi. Aamiin.

  4. Mbaaak..aku juga udah capek utang ih. Pengen segera bisa melunasi KPR, tapi aku ngga pengen utang lagi. Hihi..

    Saat ini aku udah mulai nabung dikit2. Semoga bisa kayak Mbak Armita, KPR lunas secepatnya. Aamiin YRA.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.