melunasi hutang KPR

Tips Menjaga Kesehatan Meski Sibuk Karena Rutinitas Pekerjaan

Bulan kemarin, untuk pertama kalinya saya merasakan pusing-pusing yang hebat. Kepala seperti ditusuk-tusuk. Plus rasanya ingin muntah terus. Sudah dibawa istirahat sebentar dengan cara tidur-tiduran juga pusingnya masih terasa. Biasanya kalau pusing begini, dibawa tidur sebentar juga reda sakitnya. Tapi yang ini beda. Sudah diajak tiduran seharian plus minum air putih kok masih puyeng, nggliyeng. 

Saya sampai minta dibelikan supplemen Vitamin C ke suami dan juga minta dipijetin lanjut kerokan sama doi siapa tau jurus ini bisa menghilangkan pusing-pusing. Tapi memang lumayan berkurang sih pusing-pusingnya.

Setelah saya pikir-pikir, kenapa ya kok bisa sampai pusing banget dan rasanya ingin muntah. Padahal saya gak ada gejala hamil. Gak ada masalah berat juga. Ternyata pusing-pusing itu karena saya terlalu banyak bekerja di depan komputer. Terlalu terporsir istilahnya. Memang sih, bulan kemarin itu deadline terjemahan sedang penuh-penuhnya. Tumpuk-tumpukan antara dokumen satu dengan dokumen lainnya. Jadi ada beberapa malam yang saya ikut bergadang demi menyelesaikan pekerjaan terjemahan sebelum tenggat waktu.

Pekerjaan terjemahan Alhamdulillah selesai, bisa dikirimkan sesuai dengan waktu perjanjian. Tapi saya jadi puyeng dan memutuskan untuk tidak melihat komputer dan berbagai layar gadget selama 48 jam. Sesekali saja lirik pesan WhatsApp atau e-mail, siapa tahu ada yang penting. Kombinasi supplemen, pijatan suami, dan istirahat dari komputer tersebut Alhamdulillah bisa meredakan puyeng-puyeng saya ini.

Teman-teman, kesibukan yang super padat kerap membuat kita jadi lalai menjaga kesehatan. Akibatnya, tubuh jadi mudah sakit dan malah membuat rutinitas jadi terganggu. Supaya teman-teman tidak merasakan seperti apa yang saya alami di atas, sebaiknya, kita mulai lebih konsisten menjaga kesehatan meskipun sedang sibuk, sehingga tubuh kita jadi selalu sehat dan semangat kita senantiasa prima.

Sebenarnya menjaga kesehatan saat sibuk itu tidak sulit. Ada beberapa tips yang bisa saya bagikan ke teman-teman supaya tetap sehat walau deadline pekerjaan menumpuk. Ini juga sekaligus buat pengingat saya supaya juga tetap sehat dan prima. Kalau teman-teman punya tips lain, boleh donk dibagi di kolom komentar ya: (lebih…)

Operasi Katarak dan Glukoma dengan BPJS

Pengalaman Operasi Mata dengan BPJS

Pengalaman Operasi Mata dengan BPJS. Assalamu’alaikum teman-teman. Yap, di blogpost sekarang saya mau cerita tentang perjuangan bapak saya berdamai dengan penyakit mata glaukoma yang sudah dideritanya selama 3 tahun terakhir ini. Jika ada teman-teman penasaran apa itu glaukoma dan sebelumnya belum pernah dengar glaukoma, ini pengertiannya ya. Saya kutip dari Wikipedia Indonesia.

Glaukoma adalah salah satu jenis penyakit mata dengan gejala yang tidak langsung, yang secara bertahap menyebabkan penglihatan pandangan mata semakin lama akan semakin berkurang sehingga akhirnya mata akan menjadi buta. Hal ini disebabkan karena saluran cairan yang keluar dari bola mata terhambat sehingga bola mata akan membesar dan bola mata akan menekan saraf mata yang berada di belakang bola mata yang akhirnya saraf mata tidak mendapatkan aliran darah sehingga saraf mata akan mati – Wikipedia.

Jadi, mudahnya, glaukoma adalah kerusakan saraf mata yang bisa menyebabkan kebutaan. Awalnya, Bapak saya tidak sadar kalau glaukoma sedang menyerangnya diam-diam. Perasaan beliau katanya kok sepertinya penglihatannya agak kabur. Oh mungkin kacamatanya sudah tidak cocok lagi, pikir beliau. Lalu pergilah Bapak ke toko kaca mata yang ada dokter matanya sekaligus konsultasi tentang kondisi penglihatannya. Singkat cerita, nah dari hasil ini kemudian diketahui bahwa Bapak ternyata menderita glaukoma di mata kirinya. Sekitar 75% penglihatan mata kirinya sudah tidak berfungsi. Serabut syaraf mata kirinya sudah mati akibatnya mata kiri beliau tidak bisa melihat.  (lebih…)