Senja di Pantai Jetis Purworejo

Senja di Pantai Jetis Purworejo

Senja di Pantai Jetis Purworejo. Liburan yang dadakan seringkali berhasil daripada yang terencana. Setidaknya itu yang sering terjadi di keluarga saya. Seperti contohnya liburan dadakan kami ke Taman Air Sabda Alam Cipanas Garut tiga minggu yang lalu. Yang terbaru adalah liburan dadakan kami ke Pantai Jetis, Grabag, Purworejo minggu kemarin.

Baca: Berenang di Kolam Renang Air Panas di Cipanas Garut

Minggu lalu saya dadakan pulang ke Purworejo. Tadinya tidak ada niat pulang kampung. Tapi berhubung lihat SIM C yang akan kadaluarsa bulan depan dan juga STNK motor yang habis akhir bulan Januari ini, maka kami memutuskan pulang kampung. Sekalian silaturahmi dengan keluarga di kampung.

Sampai di Purworejo hari Minggu dini hari. Istirahat sebentar sambil golar goler dan ngobrol dengan Bapak & Mama. Siangnya, saya nyeletuk ke suami ngajakin main ke pantai karena Akmal juga beberapa kali kepengin main ke pantai kalau pas lagi di rumah Mbah.

Suami setuju langsung saja kami cuss ke pantai. Tidak ada tujuan sebetulnya mau ke pantai mana yang penting pantai dan lokasinya dekat dari rumah. Tujuan awal kami mau ke Pantai Keburuhan, Ngombol, Purworejo. Empat bulan lalu, kami pernah juga ke Pantai Keburuhan ini. Lumayan sepi dan bersih. Jadi kami ingin ke Pantai Keburuhan lagi.

Di jalan menuju Pantai Keburuhan ini, kami melihat ada plang bertuliskan “Pantai Jetis”. Wah boleh tuh ke Pantai Jetis, kita kan belum pernah, kata saya. Langsung saja suami belok menuju Pantai Jetis ini.



Pantai Jetis dengan Pasir Hitamnya

Pantai Jetis terletak di Desa Patutrejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo. Pantai selatan Jawa ya dan pasirnya itu pasir hitam khas pantai bekas letusan vulkanik gunung berapi yang ada di sekitar Purworejo.

Ini adalah pertama kali saya ke Pantai Jetis. Hampir 30 tahun hidup di Purworejo, baru kemarin itu saya ada kesempatan main ke sana. Ya ampun, ke mana aja baru sempat eksplor wisata lokal. Wkwkwwk. Maafkan. Hihihi.

Ketika kami sampai di Pantai Jetis ini, hari menjelang sore. Sekitar pukul 15.30. Enaknya sore-sore di pantai itu kita bisa sambil menikmati senja. Kalau beruntung, tidak berawan dan tidak hujan, kita bisa lihat mega. Indahnya.

Akmal dan Azril senang banget bisa main di pantai. Lari ke sana ke mari, main ombak, main pasir. Kejar kejaran sama sepupunya dan ayahnya. Saya sendiri cuma duduk aja nongkrong di pinggiran sambil mengawasi. Sekali-kali ambil foto. Males kalau harus basah-basahan. Soalnya kan air laut itu lengket dan rasanya geli kalau ada pasir nempel di jari-jari kaki.

Sambil santai di pantai seperti ini, kita bisa juga loh sambil ngecek berita online. Asalkan ada jaringan internet. Biarpun lagi liburan tetap harus update berita donk. Ya kan?

Pantai Jetis
Seneng bisa main di Pantai Jetis

Ohya, balik lagi ke pantai ya. Kalau dibandingin dengan Pantai Keburuhan yang ada di sebelahnya, Pantai Jetis ini relatif lebih ramai. Mungkin karena pas kami datang kemarin pas hari Minggu dan menjelang selesai liburan sekolah kali ya, jadi pantai terlihat lebih ramai.

Di Pantai Jetis ini, penggelolaannya sudah lumayan bagus. Ada air pancuran untuk bilas, ada gazebo untuk duduk-duduk, ada menara untuk mengamati kondisi sekitarnya, ada kamar mandi, dan juga ada warung-warung kecil yang berjualan makanan. Parkir juga luas muat untuk puluhan mobil dan motor. Saya ada sih fotonya, tapi kurang cakep fotonya karena lingkungannya masih kotor, sampah bertebaran di mana-mana. Jadi sayang kalau mau diunggah di blog. Saya tampilin foto yang ‘bersih’nya saja ya.

 

View this post on Instagram

 

Nyesel deh libur lebaran kemarin kurang lama di Purworejo karena kami jadi gak sempat main ke laut. Padahal anak-anak dah kepengen banget main pasir dan gulang-guling di pantai. 😑😑 . . Kalau udah sampai Bandung, effortnya gedhe banget kalau mau main ke laut. Secara Bandung jauh ya dari pantai 😅 . . Buat pelipur lara, akhirnya ngajakin bocah main pasir kinetik di toserba deket rumah. Bayar 15ribu/bocah udah lumayan bikin mereka seneng. Walau sensasinya beda dengan main gunung pasir beneran. 😂 . . Jadi, kapan kita mantai lagi? 🏝️🏝️🏖️ . . . . #kode #kodekeras #emakpengenjalanjalan #latepost #jetis #pantaijetis #explorepurworejo #Purworejo #beach #momtravel #momblogger #blogger #travel #traveller #traveling #pesonaindonesia

A post shared by Armita Fibriyanti (@armitafibri) on

Pesannya, kalau lagi main-main, jalan-jalan, ke manapun, gak hanya di pantai, pliiis jaga kebersihan ya teman-teman. Simpan sampahnya di tas kalau gak nemu tempat sampah dan buang di tempat sampah kalau sudah ketemu tempat sampah. Kan enak tuh lihat tempat wisata kalau bersih, kita juga jadi nyaman berwisata. Ya gak?

Harga tiket masuk ke Pantai Jetis ini gratis. Iya, kemarin kami gak bayar masuknya. Cuma bayar parkir aja Rp 5.000 untuk satu mobil dan Rp 3.000/orang untuk mandi. Ada 3 orang yang mandi jadi total pengeluaran Rp 15.000 + Rp 5.000 = Rp 20.000.

Senengnya cuma ngeluarin uang Rp 20.000 udah bisa main sepuasnya bersama keluarga. Liburan gak harus mahal ya ternyata. Yuk kalau kamu lagi ada di sekitaran Kebumen, Purworejo, Yogyakarya cobain deh main-main ke Pantai Jetis Purworejo ini. Peta lengkap Pantai Jetis bisa dilihat di bawah ini ya:

Selamat liburan ya teman-teman!



25 thoughts on “Senja di Pantai Jetis Purworejo”

  1. Senja istimewaa mbak ya, apalagi ditemani canda tawa keluarga. need vitamin sea nih semogaa disegerakan bsa liat pantai. Hehehe

  2. duh, udah lama gak liburan.jadi pengen ke pantai. Btw lumayan deket juga ke pantai jetis kalau dari rumah. next week lah mau kesana

  3. Pingback: Menghilangkan Tahi Lalat, Kutil, dan Komedo Putih dengan Laser – Armita Fibriyanti
  4. Pingback: Ngeblog Tahun Ini Mau Ngapain – Armita Fibriyanti
  5. Pingback: Wishlist, Peralatan Pelengkap Perjalanan yang Ingin Dimiliki, Tripod Camera Excell Salah Satunya – Armita Fibriyanti
  6. Pingback: Senangnya Berenang di Kolam Renang Hotel Augusta Sukabumi – Armita Fibriyanti

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.