obat sakit gigi untuk ibu hamil

Sakit Gigi Saat Hamil

Sakit gigi saat hamil trimester 3 itu rasanya nyut-nyutan banget. Gak enak blas. Gak cuma gigi aja yang ngerasain sakitnya. Tapi juga menjalar sampai ke mata dan kepala. Kepala sampai ikutan pusing muter-muter. Puyeng kayak ditusuk-tusuk paku.

Gara-gara sakit gigi selama hamil ini, aku jadi gak bisa ngapa-ngapain. Makan susah. Tidur gak bisa. Akhirnya cuma gulang-guling dikasur sambil megangin pipi. Padahal perut lapar keroncongan minta asupan makanan.

Seperti yang pernah aku ceritakan di tulisan beberapa waktu lalu tentang cara merawat gusi berdarah, saat terakhir periksa gigi sebulan kemarin, dokter gigi bilang kalau tidak ada lubang di gigiku. Hanya memang ada karang gigi yang harus dibersihkan. Nah kemungkinan karang gigi inilah yang menusuk ke gusi dan menyebabkan aku kena sakit gigi saat hamil.

Baca: Cara Merawat Gusi Berdarah

Dokter gigi tersebut mewanti-wanti aku, kalau lagi hamil gak boleh sembarangan minum obat. Semua obat yang dikonsumsi saat hamil haruslah sesuai dengan resep dokter dulu atau tenaga kesehatan lainnya (bidan). Termasuk kalau kena sakit gigi selama hamil. Soalnya memang keluhan ibu hamil biasanya adalah sakit gigi.



Suatu sore, aku sudah gak tahan dengan kondisi sakit gigiku ini. Tapi saat itu aku sedang berada di luar kota menghadiri pernikahan sepupuku. Lokasinya di kaki Gunung Salak, Bogor, jauh juga dari tempat praktek dokter. Aku segera kirim pesan WhatsApp ke bidan langgananku tempat dulu periksa hamil Akmal dan Azril.

Baca: Cerita Hamil Anak Kedua

Aku tanya apa obat sakit gigi yang aman untuk ibu hamil. Beliau cerita bahwa ibu hamil dapat minum obat Sumagesic untuk meredakan nyeri pada giginya. Langsung aku cari info kandungan yang terdapat pada Sumagesic ini. Ternyata obat ini mengandung paracetamol 600 mg.

Aku jadi teringat bahwa aku juga punya stok paracetamol yang dulu aku pakai untuk meredakan pusing saat hamil trimester pertama. Nama obatnya Mirasic. Aku jadi tanya lagi ke ibu bidan, apa bedanya Mirasic dan Sumagesic. Menurut ibu bidan, kandungan paracetamolnya beda. Iya sih, setelah aku cek, kandungan paracetamol pada Mirasic hanya 500 mg. Lebih rendah 100 mg dibandingkan dengan Sumagesic. Untuk fungsinya sendiri masih sama yaitu untuk meredakan sakit kepala, sakit gigi, dan menurunkan demam.

Lalu aku masih menanyakan lagi, mendingan mana antara Mirasic atau Sumagesic untuk obat sakit gigi pada ibu hamil. Kata Ibu Bidan, coba dulu pakai Mirasic karena aku sudah punya stoknya. Kalau tidak mempan, atau masih sakit giginya, 8 jam kemudian bisa coba minum Sumagesic.

Aku beneran nyoba minum Mirasic dulu. Lihat efeknya gimana. Beneran bisa sembuh atau gak sakit gigiku.

Ternyata Mirasic gak nampol untuk mengobat sakit gigiku. Karena masih sakit, keesokan harinya aku minta suami untuk belikan Sumagesic di apotek terdekat. Untuk lebih meyakinkan, aku minta suami tanya lagi ke apotekernya, apakah Sumagesic ini aman untuk ibu hamil atau enggak.

obat sakit gigi buat ibu hamil
Gigi ngilu sampai dibalut-balut kain kayak gini, persis yang aku lakukan.

Alhamdulillah, kata suami bilang kalau menurut sang apoteker, Sumagesic aman bagi Ibu hamil. Harganya juga cukup terjangkau sekitar Rp 2.500 per lembar obatnya (isi 4 tablet).

Tidak berapa lama setelah minum Sumagesic, sakit gigiku agak mendingan. Tidak terlalu nyeri lagi.

Sebenarnya, aku masih harus memeriksakan kondisi gigiku ini lagi ke dokter gigi lain untuk mencari second opinion. Karena sampai 2 hari kemarin, sakit giginya kadang kumat, kadang hilang.

Aku jadi curiga bahwa aku kurang kalsium. Biasanya Ibu hamil memang kekurangan kalsium. Padahal aku sudah rajin minum kalsium selama hamil ini.

Nanti deh periksa ke dokter gigi lagi nunggu suami pulang dari luar kota. Aku udah janjian minta dianter suami ke dokter gigi kalau dia pulang nanti. Pengen ditangani segera sakit gigi yang menyebalkan ini. Kalau perlu ada tindakan biar cepat tertangani. Atau kalau harus menunggu sampai lahiran nanti, aku bisa sabar dan mungkin diberikan alternatif pereda nyeri untuk menghilangkan sakit gigi.

Pengalaman sakit gigi dan minum obat sakit gigi saat hamil ini murni pengalaman pribadi. Pure berbagi pengalaman bagaimana mengatasi sakit gigi ketika hamil. Apabila teman-teman juga mengalami sakit gigi saat hamil, saya sarankan untuk berkonsultasi dengan bidan atau dokter langganan. Jangan gunakan tulisan saya ini sebagai patokan. Buat tambahan informasi boleh. Tapi tetap harus ke dokter gigi/bidan ya.

Segera periksakan kondisi gigi teman bumil ke dokter gigi. Jangan ditunda-tunda seperti saya. Jangan juga beli obat warung sembarangan ya. Ingat, ada janin di perut teman-teman yang tumbuh kembangnya sangat bergantung kepada pola konsumsi teman-teman.

Semoga sharing saya kali ini tentang mengobat sakit gigi selama hamil bisa bermanfaat. Stay healthy!



21 thoughts on “Sakit Gigi Saat Hamil”

  1. Teh, jadi kelanjutan kisahnya gimana? Sy lg 36weeks. Ga bisa ngunyah lagi. Jadi aja makanan dilep gt. Dokter giginya cm ngasi paracetamol. Ga nyut2an tp bengkak gusinya. Kesenggol dikit aja sakit. Ga berani minum obat apa2. Cerita dong sampe lahirannya gimana teh. Buat motivasi. Makan apa aja dlm keadaan seperti ini. Thanks…

    Reply
    • Kelanjutannya, gigi saya jadi bolong pas udah melahirkan teh. Langsung 2 pula bolongnya. Hiks…
      Makannya harus dipaksa selama hamil kemarin. Begitu pun pas udah lahiran. Makan jadi agak susah karena gigi bolong 2 akibat hamil. Tapiharus makan biar ASInya banyak

      Reply

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.