Ibu Banyak Kegiatan? Jangan Sampai Tumbang, Ya!

Ibu Banyak Kegiatan? Jangan Sampai Tumbang, Ya!

Halo semua. Sudah sekitar sebulan terakhir ini, Akmal (anak pertama saya) masuk sekolah. Baru sekolah TK sih. Nah sejak dia aktif di sekolah, bertambah lagi tugas saya setiap harinya. Ada beberapa tugas baru yang saya lakukan. Diantaranya adalah menyiapkan bekal dan antar jemput Akmal ke sekolah.

Setiap hari, Akmal membawa bekal sekolah yang rada “berat”. Maksudnya isi bekal Akmal adalah karbohidrat, sayuran, dan lauknya. Saya tidak pernah membawakan dia jajan-jajanan gitu karena memang tidak membiasakan makan jajan semacam chiki dan sebagainya. Selain itu, peraturan di sekolah Akmal juga menyarankan bahwa sebaiknya bekal yang dibawa anak adalah makan bukan jajanan.

Jadi anak-anak akan makan bersama setelah selesai kegiatan belajar. Nah bekal yang dimakan oleh anak ini ceritanya sekaligus sebagai makan siang. Hmmm.. makan siang yang terlalu awal sih sebenarnya. Karena anak-anak jam makannya sekitar jam 10.00. Jam makan pagi juga sudah lewat. Ya hitung-hitung sebagai ‘snack’ lah ya walaupun snack nya agak berat. wekekek.

Salah Satu Bekal Akmal ke Sekolah

Baca: Bola-Bola Nasi Bayam dan Telur Gulung Nugget untuk Bekal Sekolah Akmal

Saya pribadi senang sih dengan tugas baru ini. Walaupun saya jadi tambah kegiatan masak-masaknya. Hoho. Pagi hari jadi lebih riweuh dan pakpikpek. Siapin makan pagi buat anak-anak dan ayahnya sekaligus masak buat bekal Akmal dan ayahnya. Sambil masak pagi hari sambil mengontrol Akmal mandi. Diusahakan Akmal mandiri sendiri tiap hari.

Selesai mandi, Akmal akan sarapan. Kalau lagi baik, Akmal mau sarapan sendiri. Kalau lagi agak males, dia minta disuapin. Ini sekalian saya sambil nyuapin Azril.

Sudah selesai siap-siap ini itu, saatnya antar Akmal ke sekolah. Saya pulang lagi ke rumah dan melanjutkan tugas domestik yang tertunda. Dan siangnya jemput lagi Akmal. Begitu setiap hari, Senin – Jumat.

Siang harinya, saya melanjutkan membuatkan order pesanan nama bayi dan usaha. Jika sudah beres, saya lanjut lagi menerjemahkan dokumen pesanan mitra. Tahu-tahu sudah sore dan saya harus segera mematikan komputer karena saya harus menyudahi pekerjaan saya. Saya juga harus beristirahat dan mengajak anak-anak bermain. Kalau pekerjaan dituruti terus menerus, tidak ada habisnya. Sebisa mungkin saya mengontrol pekerjaan agar saya juga bisa rileks, bisa bersosialisasi dan mengerjakan hal lain.

Memiliki aktivitas baru memang membuat saya makin sibuk. Tapi saya juga senang karena semakin sibuk, saya jadi makin pintar mengatur waktu. Terjadwal. Gak ada lagi waktu buat ngegosip atau ngomongin hal yang gak penting.

Tapi ya semoga sih dengan tambah aktivitas, saya bisa mengaturnya dengan baik. Jangan sampai deh tumbang dan sakit. Malah repot nanti kalau saya sakit. Siapa yang akan antar Akmal ke sekolah. Siapa yang mengurusi Azril kalau saya sakit. Duh, makanya jadi ibu kalau bisa jangan sakit.

Memang terkadang saya perlu mengonsumi multivitamin terbaik, untuk menambah kebugaran dan meningkatkan daya tahan tubuh saya. Kalau merasa badan gak enak dikit, pegal-pegal, ngreges, saya langsung minum multivitamin.

Beda banget dengan zaman dulu waktu masih belum punya anak. Kalau badan sakit dikit, biasanya saya langsung tidur dan minum air putih yang banyak. Besoknya langsung sembuh. Kalau sekarang? Hmmm… beda… Harus ditambah multivitamin biar langsung sembuh. Minum air putihnya sih tetap, tapi tidurnya nanti bareng anak-anak tidur. Jangan harap bisa tidur sementara 2 bocah lasak ke sana ke mari.

Ngomong-ngomong tentang multivitamin, saya mau mengabarkan nih ke teman-teman. Barangkali ada yang belum tahu ya. K-Link Indonesia sebagai perusahaan yang peduli terhadap kualitas hidup sehat, awal Agustus 2017 lalu, baru saja meluncurkan produk multivitamin yang bagus untuk anak, orang dewasa dan lansia, K-Vit C plus Teavigo.

Baca: Peresmian Rumah Cantik K-Link di Bandung

Review Vitamin C K-Link

Biasanya, multivitamin hanya mengandung vitamin C sebagai antioksidan yang dikombinasikan dengan kalsium dan vitamin D. Nah sekarang ada terobosan terbaru, K-Link memadukannya dengan Teavigo. Teavigo merupakan salah satu ekstrak teh hijau yang paling murni (world’s purest green tea extract) mengandung Epigallotechin gallate (EGCG) sebesar 94 % di atas kandungan teh hijau yang beredar di pasaran. Bahkan matcha yang biasa ditemukan di restoran Jepang hanya mengandung EGCG sebesar 50%. Informasi saja, EGCG pada teh itu berbeda-beda, ada yang 5%, 10%, 30%, 50%, bahkan 94%. Wah ternyata Teavigo ini lebih tinggi kandungan EGCGnya ya daripada teh hijau.

Selama ini kita mendengar teh hijau bagus untuk jantung, membakar lemak, pencernaan, hingga kulit karena kandungan EGCG. Semakin besar EGCG, semakin tinggi khasiat ekstrak teh hijau. Selama ini jarang sekali ditemui produk suplemen vitamin C yang digabungkan dengan teh hijau. Apalagi dengan teavigo. K-Link Indonesia adalah pioner yang memadukan dua kekuatan super antioksidan tersebut.

Teavigo bebas dari pestisida dan herbisida (tidak mengandung bahan kimiawi) serta kafein. Tidak bisa dipungkiri, dan harus diakui, teh hijau yang beredar di pasaran masih mengandung kafein. Teavigo ini diekstrak yang diracik sedemikian rupa sehingga tinggi EGCG dengan kandungan kafein di bawah 0,1% (secara kuantitatif dianggap 0).

K-Vit C plus Teavigo merupakan multivitamin yang mengandung dua kekuatan antioksidan, yaitu vitamin C dan teavigo. Vitamin C seperti kita ketahui adalah antioksidan yang bagus untuk meningkatkan daya tahan tubuh, melindungi sel-sel kulit dari radikal bebas dan zat berbahaya, meremajakan kulit dan mencegah anemia. Selain itu, K-Vit C Teavigo tak sekedar multivitamin untuk menjaga daya tahan tubuh dan stamina, sekaligus juga berkhasiat untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, mengurangi risiko kanker, memperlambat proses penuaan dan menjaga kesehatan sel saraf.

Saya pribadi dan suami sudah mencoba mengonsumsi K-Vit C plus Teavigo ini. Anak-anak saya (Akmal 4y dan Azril 2y) juga ikutan nyripit. Ada yang tahu nyripit gak? Nyripit itu apa ya, minum sedikit aja dari ujung gelas. Hihihi. Kata mereka asem Bu. Hahaha, saya sih ketawa aja. Ya iyalah asem, namanya juga Vitamin C. Eh ternyata belakangan baru tahu kalau K-Vit C plus Teavigo ini aman untuk dikonsumsi anak-anak. Alhamdulillah, jadi gak perlu khawatir berlebihan ya saat anak-anak ini ikutan nyripit minuman ayah ibunya.

Cara mengonsumsi K-Vit C plus Teavigo ini mudah banget. Cukup larutkan satu tablet K-Vit C plus Teavigo di dalam satu gelas air. Karena Vitamin C itu larut dalam air, maka nanti kita tinggal minum saja larutan Vitamin C tersebut. Seperti minum sirup.

Ohya, warna K-Vit C plus Teavigo ini hijau. Beda dengan larutan Vitamin C lain pada umumnya yang berwarna kuning. Ini tuh hijaunya segar gitu, seperti warna hijau daun muda.

Review Vitamin C K-Link

Rasanya menurut saya segar dan seimbang, tidak terlalu asam dan tidak terlalu manis. Gimana ya, semacam ada campurna antara rasa jeruk dengan tambahan teh hijau atau jeruk asam yang dinetralkan dengan teh hijau. Hehe, bingung ya ngejelasinnya. Cobain sendiri aja lah ya biar tahu gimana rasanya.

Teman-teman, sebagai informasi, K-Vit C plus Teavigo cukup dikonsumsi 1 tablet effervescent 1-2 kali sehari. Tubuh pada tingkatan normal umumnya membutuhkan sebesar 90-100 mg vitamin C. Dalam kondisi sakit kebutuhan vitamin C meningkat menjadi dua kali lipat. Sementara dalam kondisi udara berpolusi, kebutuhan bisa naik 3-4 kali lipat. Sebenarnya kebutuhan tubuh akan vitamin C berkisar 200 mg saja.

Barangkali ada yang kepo mau tau berapa harga dari K-Vit C plus Teavigo ini. Harganya cukup terjangkau kok yaitu Rp 72 ribu (harga distributor) dan Rp 84 ribu (harga konsumen). Dalam satu tube K-Vit C plus Teavigo berisi 10 tablet. Jadi jika dirata-rata harganya Rp 7.200 per tablet.

Untuk teman-teman yang memiliki gangguan fungsi ginjal, sebaiknya jangan berlebihan mengonsumsi K-Vit C plus Teavigo. Dosis serendah mungkin karena proses ekskresinya di ginjal. Misalnya, K-Vit C plus Teavigo dibagi dua atau tiga. K-Vit C plus Teavigo bagus dikonsumsi lansia untuk mencegah penyakit degeneratif karena kandungan antioksidannya cukup tinggi dan mampu mencegah kerusakan radikal bebas.

Khusus  untuk ibu hamil yang memiliki kadar fenilalanin tinggi juga tidak boleh, termasuk bayi berusia dibawah satu tahun. Amannya sih jika mau, harus berkonsultasi dengan dokter dahulu.

Ohya, kalau teman-teman mau beli K-Vit C plus Teavigo, bisa beli di website K-Link ini. Dapatkan potongan 20% jika teman-teman mendaftar sebagai membernya. Cara pendaftarannya bisa coba di link ini. Selain itu, ada program free ongkir untuk setiap pembelian produk K-Link dalam rangka ultah ke 15 K-Link Indonesia. Promo free ongkir ini hanya sampai 30 November 2017 loh. Yuk, manfaatkan!

Baiklah teman-teman. Sekian ya curhat saya tentang aktivitas baru saya yang sekarang mulai menguras tenaga. Semoga saya tetap sehat dan stamina terjaga supaya masih bisa masakin bekal buat Akmal dan antar jemput dia ke sekolah. Sehat-sehat ya dan selamat berkarya, semuanyaaa!


Sponsored post, please read disclosure



10 thoughts on “Ibu Banyak Kegiatan? Jangan Sampai Tumbang, Ya!”

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.